Ibu dan Anak
Apa itu Ovulasi? Ini Tanda-Tanda dan Cara Mengetahuinya

Table of Contents
Ovulasi adalah proses yang ditandai dengan pelepasan sel telur yang sudah matang dari ovarium (indung telur) ke tuba falopi. Proses ini merupakan hal yang penting untuk diketahui oleh setiap pasangan jika sedang merencanakan program kehamilan. Mari simak informasi lengkap mengenai proses ovulasi melalui artikel berikut ini.
Apa itu Ovulasi?
Ovulation atau ovulasi adalah salah satu tahapan penting yang terjadi di dalam siklus menstruasi wanita. Proses ini terjadi ketika folikel telur pada ovarium pecah dan melepaskan sel telur yang sudah matang ke tuba falopi agar dapat dibuahi oleh sel sperma. Karena itulah, periode ovulasi sangat berkaitan dengan masa subur wanita.
Memahami Proses Terjadinya Ovulasi
Proses ovulasi akan dimulai saat hipotalamus (bagian otak yang berfungsi menghasilkan hormon) melepaskan gonadotropin-releasing hormone (GnRH) yang dapat merangsang kelenjar pituitari untuk memproduksi follicle-stimulating hormone (FSH) dan luteinizing hormone (LH).
Lalu, di antara hari ke-6 hingga hari ke-14 dari siklus menstruasi, hormon FSH tersebut membuat folikel telur di salah satu ovarium matang. Di pertengahan siklus menstruasi (sekitar hari ke-14), akan terjadi peningkatan kadar hormon LH yang menyebabkan ovarium melepaskan sel telur yang sudah matang.
Setelah ovulasi, hormon progesteron akan meningkat untuk membantu rahim sebelum masa kehamilan agar siap jika terjadi proses pembuahan antara sel telur dengan sel sperma. Namun, apabila tidak terjadi proses pembuahan, sel telur yang matang akan hancur disertai dengan meluruhnya dinding rahim yang sudah menebal. Inilah yang disebut sebagai menstruasi.
Tanda-Tanda Ovulasi
Tidak semua wanita akan mengalami gejala tertentu selama masa ovulasi. Bahkan, gejalanya juga dapat berbeda-beda pada setiap individu. Kendati demikian, tanda-tanda yang kerap dialami wanita selama dalam masa ovulasi adalah sebagai berikut.
-
Peningkatan suhu basal tubuh, umumnya meningkat sekitar 0,5 sampai dengan 1 derajat Celcius daripada biasanya.
-
Peningkatan gairah seksual.
-
Nyeri panggul ringan.
-
Nyeri atau kram perut ringan (mittelschmerz).
-
Payudara terasa lembut saat ditekan.
-
Perubahan suasana hati (mood).
-
Perubahan nafsu makan.
-
Serviks atau leher rahim terasa kencang.
Cara Mengetahui Masa Ovulasi
Pada dasarnya, lama waktu terjadinya proses ovulasi pada setiap wanita bisa berbeda-beda. Di samping mengidentifikasi tanda-tandanya, beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui periode ovulasi adalah sebagai berikut.
1. Memeriksa Siklus Menstruasi
Cara pertama yang dapat dilakukan untuk mengetahui masa ovulasi adalah dengan memeriksa siklus menstruasi. Periode ovulasi umumnya terjadi di pertengahan siklus menstruasi. Jika Anda memiliki siklus menstruasi selama 28 hari, kemungkinan besar masa ovulasi akan terjadi pada hari ke-14.
2. Metode Perhitungan Kalender
Metode perhitungan masa ovulasi ini dapat dilakukan dengan cara menganalisis siklus menstruasi yang terjadi selama enam bulan terakhir. Dalam periode tersebut, Anda dapat mengurangi 8 hari pada siklus menstruasi terpendek serta mengurangi 11 hari dari siklus menstruasi terpanjang.
Misalnya, jika selama enam bulan terakhir Anda memiliki siklus menstruasi terpendek selama 20 hari dan terpanjang selama 30 hari, maka masa subur Anda berada di antara hari ke-12 hingga hari ke-19 dari siklus menstruasi.
3. Menggunakan Ovulation Test Kit
Menggunakan ovulation test kit merupakan langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengetahui periode ovulasi secara akurat. Ovulation test kit merupakan alat khusus yang dapat menunjukkan tingkat hormon LH (luteinizing hormone) pada sampel urine.
Sebagai informasi, kadar luteinizing hormone dapat meningkat pada beberapa saat sebelum proses ovulasi. Ovulation test kit yang menunjukkan hasil positif menandakan bahwa Anda akan mengalami proses ovulasi dalam waktu 36 jam ke depan.
Kondisi Medis yang Dapat Memengaruhi Proses Ovulasi
Pada usia produktif, setiap wanita normalnya akan mengalami proses ovulasi di setiap bulannya. Namun, beberapa kondisi yang dapat menghambat atau bahkan membuat seorang wanita berhenti mengalami proses ovulasi adalah:
-
Sedang menyusui.
-
Sedang menggunakan alat kontrasepsi, seperti pil KB, suntik KB, IUD, dan lain sebagainya.
-
Mengalami hiperprolaktinemia, yaitu kondisi ketika kadar hormon prolaktin melebihi batas normal.
-
Mengalami amenorrhea karena kondisi-kondisi tertentu, seperti tingginya kadar lemak di dalam tubuh, stres, atau melakukan aktivitas fisik secara berlebihan.
Dapat disimpulkan, mengenali masa ovulasi adalah salah satu langkah penting dalam merencanakan kehamilan. Jika Anda dan pasangan sedang merencanakan program kehamilan, silakan mengunjungi klinik fertilitas yang terdapat di Siloam Hospitals Lippo Village atau Siloam Hospitals Sriwijaya Palembang.
Melalui klinik fertilitas dari Siloam Hospitals, Anda bisa mendapatkan layanan komprehensif terkait dengan perencanaan program kehamilan yang dilakukan oleh tim dokter multidisiplin dan berpengalaman di bidangnya.
Anda juga dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk melihat informasi jadwal praktik, booking, serta membuat appointment dengan dokter dari mana saja dan kapan saja. Atau, manfaatkan juga aplikasi MySiloam untuk mengakses layanan kesehatan dengan lebih cepat dan mudah. Unduh MySiloam sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda serta keluarga #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Lenny Khosal, M.Kes, SpOG
Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)
Spesialis Obstetri dan Ginekologi
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Tia Indriana, SpOG
Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)
Spesialis Obstetri dan Ginekologi
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Danny Wiguna, SpOG
Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)
Spesialis Obstetri dan Ginekologi
Siloam Hospitals Yogyakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Skrining Pranikah Basic (Wanita)
Skrining Pranikah, Skrining Pria & Wanita
18 Service/Item
Rp8.500.000
TERPOPULER
Skrining Pranikah Advance (Wanita)
Skrining Pranikah, Skrining Pria & Wanita
25 Service/Item
Rp11.000.000
TERPOPULER
Kunjungan Dokter Umum - Homecare
Kunjungan Dokter Umum
Rp650.000
Paket Hidup Sehat 2 - Homecare
Tes Laboratorium & Medical Check Up Homecare
6 Service/Item
Rp875.000
TERPOPULER
Kunjungan Dokter Umum dan Perawat - Homecare
Kunjungan Dokter Umum
Rp1.100.000







