Apa itu Polio? Ini Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Apa itu Polio? Ini Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

01 Agustus 2025 4 menit waktu baca
Polio adalah

Table of Contents

Poliomyelitis atau lebih dikenal dengan sebutan polio adalah salah satu penyakit yang menyerang sistem saraf dalam tubuh. Ya, polio adalah penyakit yang dapat menimbulkan kelumpuhan permanen pada penderitanya.

 

Penyakit polio disebabkan oleh infeksi virus yang bernama poliovirus. Karena itulah, vaksinasi pada anak penting untuk dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi virus polio tersebut.

 

Di samping itu, sehubungan dengan pemerintah Indonesia yang menetapkan Kejadian Luar Biasa atau KLB polio akhir-akhir ini, Anda tentu perlu tahu kondisi tersebut selengkapnya. Melalui artikel ini, Anda akan mengetahui hal-hal penting mengenai polio secara terperinci.

 

Apa itu Polio?

 

Polio adalah masalah kesehatan yang disebabkan oleh infeksi virus. Virus tersebut nantinya akan merusak sistem saraf tubuh penderitanya sehingga dapat berisiko terjadi kelumpuhan, sulit bernapas, atau bahkan kematian.

 

Virus polio sering kali menjangkiti balita atau anak berusia di bawah 5 tahun, terutama apabila belum melakukan vaksinasi polio. Namun, bukan tidak mungkin polio juga dapat dialami oleh orang dewasa.

 

Penyebab Polio

 

Penyebab polio adalah virus yang memiliki nama serupa, yaitu poliovirus. Virus polio tersebut dapat menyerang manusia melalui rongga mulut serta hidung. Kemudian, virus akan memasuki aliran darah sehingga mengakibatkan kerusakan pada saraf.

 

Penularan polio ini rentan terjadi apabila seseorang melakukan kontak langsung dengan tinja dan cairan tubuh penderitanya. Selain itu, polio juga dapat ditularkan melalui makanan serta minuman yang terkontaminasi virus polio.

 

Di samping itu, ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan seseorang terjangkit penyakit polio. Adapun penjelasan dari beberapa faktor risiko penyakit polio adalah sebagai berikut:

 

  • Belum mendapatkan vaksinasi polio sewaktu kecil
  • Tinggal di daerah yang kurang terjaga kebersihannya dan akses air bersihnya sangat terbatas
  • Menderita penyakit autoimun atau infeksi HIV/AIDS

 

Gejala Polio

 

Polio adalah penyakit yang kerap kali tidak disadari oleh penderitanya karena sering tidak menimbulkan gejala. Walau begitu, tetap ada gejala polio yang perlu diwaspadai. Gejala polio ini terbagi menjadi 2 jenis, yaitu polio paralisis dan non paralisis. Berikut penjelasannya.

 

Polio Non-Paralisis

 

Polio non-paralisis adalah jenis polio bersifat ringan dan cenderung tidak mengakibatkan kelumpuhan. Adapun gejala polio non-paralisis antara lain:

 

  • Mual dan muntah
  • Radang tenggorokan
  • Pusing atau sakit kepala
  • Lemas
  • Leher dan punggung terasa kaku

 

Umumnya, gejala polio non-paralisis ini akan dialami oleh penderitanya dalam kurun waktu 7 sampai 10 hari. Setelah itu, gejala tersebut akan hilang dengan sendirinya.

 

Polio Paralisis

 

Polio paralisis adalah jenis polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan. Biasanya, gejala polio paralisis akan serupa dengan non-paralisis di minggu pertama terinfeksi. Setelah 1 minggu, beberapa gejala dari polio paralisis yang akan muncul yaitu:

 

  • Nyeri otot
  • Otot terasa menegang
  • Lengan dan tungkai terasa sangat lemas
  • Penurunan atau bahkan kehilangan refleks tubuh

 

Pengobatan Polio

 

Pengobatan polio akan dilakukan untuk meredakan gejala serta mencegah terjadinya komplikasi. Adapun beberapa pengobatan polio yang akan dilakukan oleh dokter di antaranya:

 

  • Pemberian obat antibiotik. Pemberian obat antibiotik ini akan diberikan oleh dokter apabila pasien juga mengeluhkan infeksi saluran kemih yang menyertainya.
  • Pemberian obat pereda nyeri.
  • Pemberian obat antispasmodic, yaitu obat yang akan membuat otot tegang menjadi rileks.
  • Fisioterapi untuk membantu mengembalikan fungsi otot yang lumpuh.

 

Cara Mencegah Penyakit Polio

 

Setelah mengenal penyebab dan gejalanya, Anda mungkin akan bertanya-tanya, lantas bagaimana cara mencegah penyakit polio ini?

 

Ya, seperti yang sudah sempat disinggung sebelumnya, penyakit polio ini dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi polio. Vaksin polio tersebut nantinya akan membantu tubuh untuk mengenal virus polio. Dengan begitu, tubuh dapat menciptakan sistem kekebalan tubuh yang mampu melawan virus tersebut.

 

Vaksin polio ini juga dibagi menjadi 2 jenis, yaitu vaksin oral (via mulut) dan injeksi (suntikan). Di mana, vaksin injeksi ini setidaknya diberikan 1 kali, yaitu pada bulan ke-4.

 

Vaksinasi polio ini akan dilakukan pada anak-anak dengan memberikan empat dosis. Adapun ketentuan pemberian dosis vaksinasi polio adalah sebagai berikut:

 

  1. Dosis ke-0 diberikan saat baru lahir sampai 1 bulan
  2. Dosis pertama saat berumur 2 bulan
  3. Dosis kedua saat berumur 3  bulan
  4. Dosis ketiga saat berumur 4-6 bulan
  5. Dosis keempat (booster) saat berumur 18 bulan

 

Seperti itulah penjelasan dari penyakit polio yang sedang ramai dibahas di Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Jadi, polio adalah penyakit yang dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi pada masa kanak-kanak.

 

Untuk itu, Anda dapat melakukan Vaksinasi Polio Anak melalui paket Siloam at Home. Ya, paket Vaksinasi Polio Anak - Siloam at Home ini lebih memudahkan karena petugas kesehatan dari Siloam Hospitals akan mendatangi rumah Anda.

 

Selain mendapatkan injeksi vaksin polio, buah hati Anda juga akan mendapatkan layanan konsultasi dengan dokter spesialis anak yang berpengalaman dari Siloam Hospitals. Dengan begitu, keluhan penyakit yang dialami oleh sang buah hati bisa ditangani secara optimal.

 

Apabila ingin memesan paket Vaksinasi Polio Anak - Siloam at Home, Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam yang dapat diunduh secara gratis pada ponsel Anda. Selain itu, Anda juga bisa memesannya dengan menghubungi call center di 1-500-911.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 4

Dokter Kami
dr-kelvin-yuwanda-spn

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kelvin Yuwanda, SpN, CIPS, AIFO-K

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-jerry-hartawan--sps

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Jerry Hartawan Saputra, SpN, M.Si.Med

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-dorothea-fortuna-meita-caturwulan-sps

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Dorothea Fortuna Meita Caturwulan, M.Kes, Sp.N, F.MIN, CIPS, FIPP

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail