Sedot Lemak (Liposuction) - Jenis, Prosedur, dan Efek Sampingnya
Kecantikan

Sedot Lemak (Liposuction) - Jenis, Prosedur, dan Efek Sampingnya

20 Oktober 2025 5 menit waktu baca
Sedot lemak adalah

Sedot lemak atau liposuction adalah prosedur yang dilakukan untuk menghilangkan lemak yang tidak diinginkan di bagian tubuh tertentu. Prosedur ini sering kali dilakukan dengan tujuan mendapatkan bentuk tubuh yang ideal.

 

Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui prosedur sedot lemak atau liposuction secara lengkap, termasuk efek samping atau risiko yang dapat terjadi.

 

Apa itu Sedot Lemak?

 

Liposuction atau sedot lemak adalah prosedur medis yang dapat menghilangkan sel-sel lemak (adiposit) secara permanen di bagian tubuh tertentu agar pasien mendapatkan bentuk tubuh ideal. Pasien umumnya melakukan liposuction untuk membuang lemak berlebih di perut, paha, dagu, pipi, leher, lengan atas, betis, atau bokong.

 

Perlu diketahui bahwa dalam prosedur ini, lemak yang dihilangkan bukanlah lemak visceral (lemak yang berada di sekitar organ dalam), melainkan lemak perifer (lemak yang berada di bawah kulit). Karena itu, liposuction bukanlah metode yang disarankan untuk menurunkan berat badan atau mengatasi obesitas.

 

Biasanya, liposuction dapat menjadi alternatif bila upaya diet dan olahraga tidak cukup efektif dalam menghilangkan lemak yang tidak diinginkan. Prosedur ini juga cocok bagi orang yang memiliki banyak lemak di bagian tubuh tertentu yang memiliki berat badan stabil.

 

Jenis-Jenis Sedot Lemak

 

Secara umum, prosedur liposuction dilakukan dengan menggunakan selang tipis yang terhubung ke alat penghisap. Terdapat beberapa teknik liposuction yang bisa dipilih. Berikut adalah beberapa jenis prosedur sedot lemak atau liposuction.

 

1. Ultrasound-Assisted Liposuction (UAL)

 

Teknik pertama yang biasa digunakan dalam liposuction adalah UAL atau ultrasound-assisted liposuction. Teknik ini menggunakan energi gelombang suara dengan intensitas tinggi. Tujuan dari UAL adalah memecah tumpukan lemak agar mencair sehingga memudahkan lemak untuk disedot keluar.

 

2. Tumescent Liposuction

 

Tumescent liposuction adalah teknik liposuction yang menggunakan larutan tumescent. Larutan tersebut merupakan campuran dari air garam (saline), lidocaine, dan epinephrine. Pada prosedur ini, larutan tumescent disuntikkan ke lemak yang akan disedot untuk memudahkan penyedotan lemak sekaligus mengurangi nyeri dan perdarahan.

 

3. Suction-Assisted Liposuction

 

Suction-assisted liposuction adalah teknik liposuction yang bisa dibilang cukup tradisional. Prosedur ini menggunakan vakum untuk menghilangkan lemak yang tidak diinginkan dari bagian tubuh tertentu.

 

4. Vibration Amplification of Sound Energy at Resonance (VASER)

 

Liposuction dengan teknik VASER dilakukan dengan menggunakan alat berbentuk tabung kecil berbahan stainless steel (cannula) dengan alur dan gelombang ultrasonik agar lebih mudah untuk memecah dan menghilangkan sel-sel lemak dan lemak dari tubuh. VASER adalah salah satu jenis terbaru dari UAL.

 

5. Laser-Assisted Liposuction (LAL)

 

Prosedur laser-assisted liposuction atau LAL menggunakan sinar laser yang kuat pada tabung kecil yang fleksibel (fiber) untuk memecah dan mencairkan lemak. Dengan begitu, lemak akan lebih mudah disedot keluar. Teknik ini hanya memerlukan sayatan kecil di kulit, sehingga dapat meminimalkan risiko rusaknya jaringan di sekitarnya.

 

6. Powers-Assisted Liposuction (PAL)

 

Teknik powers-assisted liposuction (PAL) menggunakan selang khusus yang dapat menghancurkan lemak dengan getaran cepat. Salah satu kelebihan teknik PAL adalah sayatan yang dibuat cukup kecil, sehingga kecil kemungkinan untuk dapat menyebabkan kerusakan jaringan di sekitarnya. 

 

Prosedur ini biasanya dipilih jika terdapat banyak lemak yang perlu dihilangkan atau jika pasien sudah pernah menjalani liposuction sebelumnya.

 

Manfaat Sedot Lemak

 

Manfaat utama dari prosedur liposuction adalah untuk menurunkan jumlah sel-sel lemak sehingga bentuk tubuh kembali ideal. Perubahan bentuk tubuh setelah menjalani prosedur liposuction biasanya bersifat permanen, dengan catatan selama berat badan tidak mengalami kenaikan atau penurunan secara signifikan.

 

Selain untuk alasan kecantikan atau penampilan, liposuction juga dapat dimanfaatkan untuk menangani beberapa kondisi medis, seperti lipoma (benjolan lemak di bawah kulit), pseudogynecomastia (pembesaran payudara pada pria), Madelung’s disease (penyakit langka pada metabolisme atau penyimpanan lemak), atau axillary hyperhidrosis (keringat berlebihan di ketiak).

 

Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Sedot Lemak?

 

Sebelum menjalani liposuction, pastikan bahwa Anda dalam kondisi sehat. Pasien yang dapat dikategorikan sehat setidaknya harus memenuhi beberapa syarat berikut ini:

 

  • Berat badan setidaknya berada dalam 30% dari berat badan ideal.

  • Memiliki kulit kencang dan elastis.

  • Tidak memiliki masalah kesehatan yang dapat mempersulit tindakan operasi, seperti memiliki gangguan pada aliran darah, penyakit jantung, diabetes, atau sistem kekebalan tubuh yang lemah.

  • Tidak merokok.

 

Selain itu, terdapat beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum menjalani sedot lemak karena dapat menyebabkan prosedur ini tidak berhasil, bahkan berisiko buruk pada kesehatan secara keseluruhan. Sejumlah faktor tersebut antara lain:

 

  • Memiliki berat badan kurang.

  • Memiliki indeks massa tubuh lebih dari 25.

  • Memiliki masalah kesehatan yang serius dan dapat mempersulit penyembuhan.

  • Memiliki kondisi kulit yang tidak sehat.

 

Perlu diingat juga bahwa liposuction tidak dapat memperbaiki kulit yang kendur setelah pembuangan lemak. Jika menginginkan perawatan untuk mengatasi kulit kendur, sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan rekomendasi treatment tambahan yang tepat.

 

Prosedur Sedot Lemak

 

Prosedur sedot lemak bisa berbeda-beda, tergantung dari teknik yang digunakan. Namun, secara umum, pasien akan mendapatkan suntikan bius lokal atau umum (bius total). Setelah dibius, prosedur akan dilanjutkan dengan memecahkan dan mencairkan lemak menggunakan laser, larutan tumescent, atau gelombang suara.

 

Setelah itu, dokter akan membuat sayatan kecil untuk memasukkan alat sedot lemak (cannula) ke dalam area lemak di antara kulit dan otot. Lalu, lemak berlebih tersebut akan dibuang dengan pipa penghisap atau jarum suntik besar. Setelah prosedur selesai, dokter akan menutup sayatan tersebut dengan jahitan.

 

Prosedur sedot lemak umumnya memakan waktu selama 1–3 jam, kemudian pasien diharuskan menjalani rawat inap selama 1 malam. Sementara itu, waktu yang dibutuhkan untuk pulih sepenuhnya adalah kurang lebih 6 bulan. Selama masa pemulihan, pasien dianjurkan untuk menjalani kontrol secara rutin.

 

Setelah menjalani prosedur sedot lemak, dokter akan memasang korset elastis di bagian tubuh yang disedot lemaknya. Tujuannya adalah untuk mengurangi bengkak dan memar, serta mempertahankan bentuk tubuh.

 

Efek Samping Sedot Lemak

 

Pascaprosedur sedot lemak, pasien mungkin akan merasakan beberapa efek samping, seperti kesemutan, nyeri, mati rasa, memar, atau bengkak di bagian tubuh tempat prosedur tersebut dilakukan. Namun, kondisi ini biasanya akan pulih dalam waktu 3 minggu. Dokter biasanya juga meresepkan obat antiradang dan antibiotik guna mencegah infeksi.

 

Sementara itu, beberapa komplikasi serius yang mungkin timbul akibat prosedur sedot lemak adalah sebagai berikut:

 

  • Infeksi bakteri.

  • Alergi obat bius.

  • Perdarahan.

  • Permukaan kulit tidak rata.

  • Kerusakan saraf, otot, pembuluh darah, atau organ dalam.

  • Emboli lemak (fat embolism), kondisi terlepasnya lemak yang dapat menyumbat pembuluh darah.

  • Syok hipovolemik (kondisi darurat akibat hilangnya cairan tubuh).

  • Terbentuknya kantung berisi cairan di bawah kulit.

 

Jika Anda mengalami penurunan kepercayaan diri karena bentuk tubuh yang kurang ideal, Anda bisa mengunjungi Klinik Dermatologi yang berada di Siloam Hospitals TB Simatupang untuk berkonsultasi dengan dokter terkait pelaksanaan prosedur liposuction yang aman dan sesuai dengan kondisi tubuh.

 

Klinik Dermatologi di Siloam Hospitals TB Simatupang juga telah dilengkapi dengan ahli dermatologi berpengalaman serta fasilitas medis berteknologi canggih sehingga dapat memberikan perawatan kulit lebih optimal dan komprehensif untuk Anda. Mari jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam.

 

Aplikasi My Siloam

Dokter Kami
dr-susianah-sarbana

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Susianah Sarbana

Kedokteran Umum

Dokter Umum


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-i-wayan-murtana-putra

Kunjungi Rumah Sakit

dr. I Wayan Murtana Putra

Kedokteran Umum

Dokter Umum


Siloam Hospitals Denpasar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-inanto-widjaja

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Inanto Widjaja

Kedokteran Umum

Dokter Umum


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail