Ibu dan Anak
Ventrikulomegali Janin, Kondisi yang Membuat Kepala Bayi Membesar

Table of Contents
Ventrikulomegali janin adalah kondisi yang ditandai dengan membesarnya ventrikel atau ruang berisi cairan (cerebrospinal fluid) di kepala janin. Kondisi ini biasanya diketahui saat dokter melakukan USG prenatal, tepatnya di trimester kedua atau pada minggu ke-15. Lantas, apakah kondisi ini dapat membahayakan kesehatan bayi setelah lahir? Mari simak informasi mengenai ventrikulomegali selengkapnya di bawah ini.
Apa itu Ventrikulomegali Janin?
Fetal Ventriculomegaly atau ventrikulomegali janin adalah ruang berisi cairan di otak janin (ventrikel) yang membesar karena cerebrospinal fluid (CSF) terperangkap di dalamnya. Sebagai catatan, CSF adalah cairan yang berada di sekitar otak dan sumsum tulang belakang. Kondisi ini terjadi pada dua per 1000 kelahiran hidup dan dianggap sebagai salah satu kelainan janin paling umum yang terdeteksi pada ultrasonografi selama trimester kedua.
Pada kondisi normal, CSF akan mengalir dan bersirkulasi di sekitar otak dan sumsum tulang belakang sebelum akhirnya diserap kembali. Namun, adanya gangguan pada aliran CSF dapat menyebabkan penumpukan CSF sehingga terjadi ventrikulomegali.
Tingkat penumpukan cairan akan diperiksa oleh dokter melalui pengujian tambahan setelah USG prenatal. Pada kebanyakan kasus ventrikulomegali, janin dapat terlahir dalam keadaan sehat. Ventrikel yang membesar akan berhenti tumbuh atau kembali ke ukuran semestinya.
Istilah hidrosefalus dan ventrikulomegali sering digunakan secara bergantian. Namun, istilah hidrosefalus lebih sering digunakan untuk menggambarkan melebarnya sistem ventrikel karena peningkatan tekanan CSF yang disebabkan karena adanya obstruksi atau penyumbatan.
Penyebab Ventrikulomegali Janin
Ventrikulomegali janin bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Di antaranya, terdapat sejumlah faktor utama yang menyebabkan kondisi ini, yaitu:
-
Cacat pada perkembangan otak.
-
Rusak atau hilangnya jaringan otak.
-
Penyumbatan atau ketidakseimbangan yang mengakibatkan CSF tidak bisa bergerak bebas dan diserap secara alami.
-
Cedera atau masalah lain yang memengaruhi perkembangan otak janin.
Di luar faktor-faktor tersebut, ventrikulomegali janin mungkin terjadi tanpa adanya penyebab yang pasti. Kondisi ini terjadi secara tiba-tiba dan tidak diwariskan oleh kedua orang tua maupun dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Namun, beberapa faktor risiko berikut bisa meningkatkan kemungkinan janin terkena ventrikulomegali:
-
Agenesis of the corpus callosum (ACC).
-
Kelainan kromosom, seperti sindrom Down.
-
Infeksi pada ibu hamil, seperti cytomegalovirus (CMV) atau sifilis.
Gejala Ventrikulomegali Janin
Janin dengan ventrikulomegali janin ringan biasanya tidak menunjukkan gejala apa pun. Jika kondisinya berat, bayi mungkin menunjukkan tanda-tanda hidrosefalus segera setelah lahir. Gejala tersebut meliputi:
-
Ukuran kepala lebih besar dari biasanya.
-
Kesulitan melihat ke atas saat kepala menghadap ke depan.
-
Ubun-ubun yang menonjol.
-
Rasa mengantuk yang parah.
-
Kelelahan yang ekstrem.
-
Muntah.
-
Kejang tanpa penyebab yang pasti.
-
Bayi sulit menerima makanan.
Diagnosis Ventrikulomegali Janin
Ventrikulomegali janin umumnya didiagnosis selama pemindaian anatomi janin rutin pada usia kehamilan 18–22 minggu atau di akhir kehamilan. Dokter biasanya mengukur bagian-bagian tertentu dari otak janin selama USG prenatal. Ukuran otak yang tidak normal mengindikasikan ventrikulomegali. Selain USG, dokter bisa merekomendasikan sejumlah tes lain, seperti:
-
MRI: Mengetahui gambar otak janin dan mengamati ventrikel janin secara terperinci.
-
Amniosentesis: Memasukkan jarum tipis ke dalam kantung ketuban dan menguji sejumlah cairan yang didapatkan untuk memeriksa infeksi, seperti CMV.
-
Tes pencitraan tambahan setelah bayi lahir: Untuk memastikan apakah bayi menderita hidrosefalus dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.
-
Pemeriksaan genetik: Pemeriksaan genetik dilakukan untuk mengevaluasi kelainan struktural pada janin.
Tingkat keparahan ventrikulomegali janin didasarkan pada pengukuran ventrikel. Pada otak janin yang normal, ventrikel memiliki lebar sekitar 10 mm. Klasifikasi ventrikulomegali janin berdasarkan diagnosis dibagi menjadi tiga, yaitu:
-
Ringan: Ventrikel berukuran 10–12 mm.
-
Sedang: Ventrikel berukuran 13–15 mm.
-
Berat: Lebar ventrikel lebih dari 15 mm.
Pengobatan Ventrikulomegali Janin
Prosedur penanganan ventrikulomegali dilakukan setelah bayi dilahirkan. Hal ini biasanya diperlukan ketika bayi menunjukkan tanda-tanda hidrosefalus. Apabila ditemukan cairan yang tidak aman di ventrikel bayi setelah USG atau MRI, dokter dapat merekomendasikan pembedahan otak untuk mengurangi jumlah cairan yang terperangkap di dalam ventrikel. Terdapat dua pilihan pembedahan otak yang umumnya direkomendasikan, yaitu:
-
Pemasangan shunt untuk mengalirkan kelebihan CSF ke area lain di tubuh bayi, seperti perut.
-
Endoscopic third ventriculostomy (ETV) yang dilakukan dengan endoskopi di bagian atas kepala bayi untuk menciptakan jalur pengaliran CSF di dalam dan di sekitar otak bayi.
Ventrikel pada janin yang terkena ventrikulomegali dapat mengecil dengan sendirinya setelah lahir. Namun, apabila ukurannya tidak kunjung mengecil, dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan lebih lanjut. Apabila USG prenatal Anda menunjukkan ventrikulomegali, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Siloam Hospitals terdekat akan merekomendasikan penanganan sesuai dengan diagnosis janin.
Setiap ibu hamil akan menjalani prosedur pemeriksaan dan menerima penanganan yang sesuai dengan kondisi medisnya. Dokter akan merekomendasikan serangkaian tes untuk menentukan pengobatan di fasilitas kesehatan yang tersedia di masing-masing rumah sakit sehingga tahapannya mungkin berbeda di satu lokasi dan lainnya.
Untuk menjadwalkan konsultasi dengan dokter secara lebih mudah, Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam. Aplikasi ini dilengkapi dengan sejumlah fitur, di antaranya fitur untuk membuat janji temu dengan dokter hingga mengecek hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk memanfaatkan berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Sumber
Cleveland Clinic. Ventriculomegaly. Diakses pada 2024 | Boston Children’s Hospital. Ventriculomegaly. Diakses pada 2024 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Lenny Khosal, M.Kes, SpOG
Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)
Spesialis Obstetri dan Ginekologi
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Tia Indriana, SpOG
Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)
Spesialis Obstetri dan Ginekologi
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Danny Wiguna, SpOG
Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)
Spesialis Obstetri dan Ginekologi
Siloam Hospitals Yogyakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini






