Berbagai Metode Pengobatan Diseksi Aorta
Kesehatan Tubuh

Berbagai Metode Pengobatan Diseksi Aorta

02 Mei 2025 4 menit waktu baca
Pengobatan diseksi aorta

Diseksi aorta adalah kondisi robeknya salah satu lapisan pada pembuluh darah besar yang biasa disebut pembuluh darah aorta, sehingga menyebabkan darah mengalir di antara lapisan dinding aorta dan memisahkannya. Kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa jika tidak segera mendapatkan pengobatan diseksi aorta.

 

Karena itu, penting untuk mengetahui berbagai metode pengobatan diseksi aorta dalam menangani kondisi ini. Simak penjelasan selengkapnya dalam artikel berikut.

 

A. Prosedur Minimal Invasif

Terdapat dua prosedur minimal invasif utama untuk penanganan diseksi aorta, yakni EVAR (Endovascular Aneurysm Repair) dan TEVAR (Thoracic Endovascular Aneurysm Repair). Keduanya melibatkan penggunaan teknologi endovaskular untuk memperbaiki robekan (diseksi) atau pelebaran (aneurisma) pada aorta. Berikut penjelasannya.

 

  1. Endovascular Aneurysm Repair

EVAR adalah prosedur bedah endovaskular yang dapat digunakan untuk mengobati diseksi aorta dan aneurisma aorta abdomen. Prosedur ini melibatkan pemasukan kateter yang dilengkapi dengan stent graft melalui arteri di pangkal paha pasien. 

 

Stent graft tersebut ditempatkan dalam aorta untuk menggantikan, melapisi, dan memperkuat area diseksi atau aneurisma yang melemah. Proses ini membantu mencegah pecahnya aneurisma serta menutup robekan, sehingga mengurangi risiko komplikasi.

 

  1. Thoracic Endovascular Aneurysm Repair

Selain digunakan untuk mengobati diseksi aorta, TEVAR dapat digunakan untuk mengobati aneurisma aorta toraks, yaitu pelebaran atau pembengkakan pada aorta bagian dada. Prosedur ini serupa dengan EVAR, namun stent graft ditempatkan di area toraks, tepat di atas diafragma. 

 

Penempatan stent graft ini membantu mengisolasi dan memperkuat bagian aneurisma, serta mencegah pecah atau robekan lebih lanjut.

 

Keunggulan dan Kelemahan Prosedur Minimal Invasif EVAR dan TEVAR

Keunggulan utama dari EVAR dan TEVAR adalah prosedur ini dilakukan dengan minimal invasif, sehingga masa penyembuhan lebih cepat, risiko infeksi lebih rendah, dan waktu pemulihan lebih singkat bagi pasien.

 

Namun, EVAR dan TEVAR tidak cocok dilakukan untuk semua pasien dengan diseksi atau aneurisma aorta. Pasalnya, setiap kasus akan dievaluasi oleh tim medis untuk menentukan kelayakan intervensi endovaskular berdasarkan ukuran dan karakteristik aneurisma, serta faktor-faktor lain seperti riwayat medis dan kondisi kesehatan keseluruhan pasien.

 

Faktor Penentu EVAR dan TEVAR

 

  • Ukuran aneurisma: Aneurisma dengan ukuran tertentu lebih cocok untuk prosedur endovaskular dibandingkan pembedahan terbuka.

  • Pemenuhan kriteria: Diseksi aorta harus memenuhi kriteria EVAR/TEVAR.

  • Kondisi kesehatan umum: Kondisi kesehatan pasien dan fungsi jantung, paru-paru, ginjal, serta organ lainnya dapat memengaruhi kelayakan pasien untuk menjalani EVAR atau TEVAR.

  • Anatomi vaskular: Struktur anatomi aorta dan arteri akan dievaluasi, karena sangat penting untuk penempatan alat stent yang efektif.

  • Riwayat medis: Riwayat operasi sebelumnya atau kondisi medis kronis dapat memengaruhi keputusan dan risiko tindakan.

  • Kualifikasi medis: Pasien harus memenuhi kualifikasi medis tertentu, yang mungkin memerlukan tes tambahan atau evaluasi lanjutan.

 

Semua faktor ini akan dievaluasi dengan cermat oleh tim medis sebelum memutuskan apakah EVAR atau TEVAR adalah pilihan yang tepat.

 

B. Prosedur Operasi Bentall

Diseksi aorta dan aneurisma aorta juga dapat diatasi melalui operasi jantung terbuka yang disebut operasi Bentall. Operasi Bentall adalah prosedur dengan tingkat kesulitan tinggi untuk mengganti katup aorta dan bagian aorta yang melemah atau mengalami aneurisma.

 

Proses operasi Bentall melibatkan:

 

1. Pemotongan aorta: Membuat sayatan pada aorta untuk mengakses katup aorta dan bagian yang perlu diganti.

2. Pengangkatan katup aorta: Mengangkat katup aorta yang rusak.

3. Pemasangan katup buatan: Mengganti katup aorta dengan katup buatan atau prostetik.

4. Pemasangan graft aorta: Menempatkan dan menjahit graft sintetis untuk menggantikan bagian aorta yang lemah atau aneurisma.

 

Keunggulan dan Kelemahan Prosedur Operasi Bentall

Keunggulan utama operasi Bentall adalah dapat mengembalikan fungsi normal aorta dan katup aorta, serta mencegah pecahnya aneurisma dan komplikasi serius lainnya. Dengan memperbaiki masalah serius pada aorta dan katup aorta, operasi ini memberikan kualitas hidup yang lebih baik dalam jangka panjang bagi pasien.

 

Meskipun memiliki sejumlah manfaat, prosedur ini juga tidak lepas dari kelemahan yang perlu dipertimbangkan. Operasi Bentall memiliki risiko komplikasi seperti infeksi, perdarahan, dan gangguan irama jantung.

 

Selain itu, setelah operasi, pasien memerlukan pemulihan intensif dan pemantauan ketat oleh tim medis. Terapi pemulihan melibatkan manajemen nyeri, pengawasan tekanan darah, rehabilitasi fisik, diet seimbang, dan penggunaan obat-obatan untuk mencegah pembekuan darah dan mengontrol tekanan darah.

 

Selain operasi Bentall, terdapat juga prosedur penggantian aorta lainnya seperti Hemiarch dan Total Arch jika katup aorta dinilai masih baik. Tentunya penentuan prosedur yang diberikan bagi pasien akan bergantung pada kondisi medis pasien berdasarkan penegakan diagnosis oleh dokter.

 

Penting untuk diketahui bahwa penanganan kondisi diseksi aorta di atas tidak mewakili penanganan secara spesifik. Untuk itu, konsultasikan kondisi Anda dengan Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan penanganan jantung yang tepat untuk Anda.

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi diseksi aorta dapat berbeda bergantung pada fasilitas kesehatan dan ketersediaan tenaga medis masing-masing rumah sakit. Dokter dan tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien. 

 

Untuk penanganan lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi Siloam Hospitals Lippo Village yang mampu menangani kasus pembuluh darah aorta secara optimal, baik melalui tindakan minimal invasif maupun operasi jantung terbuka. 


Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda #BersamaSiloam.

 

Aplikasi My Siloam

 

Dokter Kami
dr-dicky-aligheri-wartono-spbtkv

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Dicky Aligheri Wartono, Sp. BTKV (K), PhD, FIHA, FICA

Bedah Toraks Kardiovaskular

Spesialis Bedah Toraks, Kardiak dan Vaskular


Siloam Hospitals Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail