Berhubungan saat Haid – Ketahui Manfaat dan Risikonya
Pola Hidup Sehat

Berhubungan saat Haid – Ketahui Manfaat dan Risikonya

03 Oktober 2025 4 menit waktu baca
berhubungan saat haid & manfaatnya

Berhubungan saat haid kerap menjadi kontroversi di sebagian besar individu. Sebab, aktivitas seksual saat menstruasi bisa memberikan manfaat maupun risiko tersendiri. Sebetulnya, bolehkah melakukan hubungan intim saat haid? Mari simak ulasan selengkapnya melalui artikel di bawah ini.

 

Bolehkah Berhubungan saat Haid?

 

Dari sisi medis, melakukan hubungan seksual saat haid tidak dilarang, meski terkadang dapat menimbulkan rasa ketidaknyamanan. Yang terpenting, pastikan untuk memahami dan  mempetimbangkan risiko yang bisa terjadi serta mendapatkan persetujuan dari masing-masing pihak terlebih dahulu sebelum berhubungan seksual saat menstruasi.

 

Manfaat Berhubungan saat Haid

 

Seperti yang sempat disinggung sebelumnya, berhubungan saat haid dapat memberikan manfaat dan risiko tersendiri. Adapun sejumlah manfaat yang bisa didapatkan jika melakukan hubungan seksual saat menstruasi adalah sebagai berikut.

 

  • Membantu meredakan nyeri dan kram perut saat haid (dismenore).

  • Mempersingkat periode haid.

  • Meningkatkan gairah seksual wanita karena adanya perubahan hormon selama periode menstruasi.

  • Mengurangi stres.

  • Membantu meredakan migrain yang kerap muncul saat haid.

  • Vagina tidak kering dan telah terlumasi secara alami, sehingga dapat memudahkan proses penetrasi.

 

Risiko Berhubungan saat Haid

 

Di samping manfaatnya, berhubungan saat haid juga memiliki risiko yang perlu dipahami oleh setiap pasangan. Berikut adalah sejumlah risiko yang perlu diperhatikan sebelum melakukan hubungan seksual saat haid.

 

1. Tercium Aroma Kurang Sedap

 

Darah menstruasi sering kali memiliki bau yang tidak sedap. Aroma tidak sedap ini dapat membuat wanita cenderung merasa tidak percaya diri saat melakukan hubungan intim sehingga bisa memengaruhi mood dan menurunkan kualitas aktivitas seksual tersebut.

 

2. Memengaruhi Gairah Seksual Pria

 

Tak hanya membuat wanita merasa tidak percaya diri, darah menstruasi yang berbau tidak sedap juga dapat mengalihkan fokus pria saat melakukan hubungan seksual. Bahkan, hal tersebut juga berisiko menurunkan gairah seksual (libido) pria.

 

3. Posisi Hubungan Seksual Cenderung Terbatas

 

Periode menstruasi juga membuat posisi atau aktivitas pasangan selama melakukan hubungan seksual menjadi lebih terbatas. Misalnya, pasangan cenderung merasa tidak nyaman untuk melakukan seks oral atau menghindari posisi woman on top agar tidak mengotori tempat tidur.

 

4. Mengotori Tempat Tidur

 

Risiko berhubungan saat haid berikutnya adalah dapat mengotori tempat tidur. Ketika berhubungan intim saat haid, akan selalu ada kemungkinan darah haid mengenai seprai tempat tidur atau bahkan tubuh pasangan. Hal ini kerap terjadi saat darah haid sedang mengalir deras, seperti di hari pertama atau kedua menstruasi.

 

5. Menjadi Faktor Risiko Endometriosis

 

Dilansir dari The Journal of Reproductive Medicine, berhubungan saat haid dapat meningkatkan risiko terjadinya endometriosis pada wanita. Endometriosis sendiri merupakan kondisi ketika jaringan endometrium tumbuh di luar rahim. Kondisi tersebut diduga dapat disebabkan oleh peningkatan tekanan intrauterin selama orgasme yang bisa mendorong jaringan endometrium ke bagian luar rahim.

 

6. Meningkatkan Risiko Infeksi Menular Seksual

 

Salah satu risiko berhubungan saat haid yang perlu diwaspadai adalah berpotensi menyebabkan infeksi menular seksual, seperti hepatitis atau HIV/AIDS. Pasalnya, virus penyebab penyakit tersebut dapat menular melalui kontak langsung dengan darah menstruasi yang terkontaminasi.

 

Apakah Berhubungan Badan saat Haid Bisa Hamil?

 

Salah satu hal yang juga kerap menjadi pertanyaan bagi sebagian pasangan adalah peluang terjadinya kehamilan jika berhubungan seksual saat menstruasi. Jika Anda dan pasangan sedang tidak menjalani program hamil, sebaiknya gunakan kondom ketika berhubungan seksual meski saat haid sekalipun.

 

Walau peluangnya cenderung rendah, masih ada kemungkinan untuk hamil jika berhubungan saat haid. Bahkan, apabila siklus menstruasinya cenderung pendek (selama 21–24 hari), peluang terjadinya kehamilan ketika berhubungan saat haid menjadi lebih tinggi.

 

Perlu diingat bahwa sel sperma yang sudah masuk ke dalam rahim bisa tetap hidup dan bertahan hingga 7 hari. Alhasil, jika menstruasi sudah berhenti dalam kurun waktu tersebut, ada kemungkinan ovarium melepaskan sel telur yang sudah matang saat sperma masih di dalam saluran reproduksi wanita, sehingga dapat terjadi proses pembuahan.

 

Itu dia penjelasan dari manfaat serta risiko melakukan hubungan intim saat haid yang penting untuk dipahami. Perlu digarisbawahi, hal yang terpenting untuk diperhatikan saat berhubungan intim adalah saling menjaga kebersihan diri masing-masing dan melakukannya dengan aman.

 

Meski tidak dilarang, alangkah baiknya untuk menunda berhubungan seksual dengan pasangan hingga selesai menstruasi. Namun, jika ingin tetap berhubungan saat haid, pastikan untuk mengomunikasikannya dengan pasangan dan sudah mendapatkan persetujuan dari masing-masing pihak.

 

Penting pula untuk menggunakan pelindung saat berhubungan intim, seperti kondom guna meminimalkan risiko gangguan kesehatan atau penyakit menular seksual yang dapat terjadi ketika berhubungan intim saat haid. Selain itu, Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter Siloam Hospitals terdekat dahulu untuk memperoleh saran terkait aktivitas seksual yang sehat.


Agar lebih praktis, jadwalkan terlebih dahulu pertemuan Anda dengan dokter melalui fitur Cari Dokter atau aplikasi MySiloam. Anda juga dapat memanfaatkan MySiloam untuk memesan paket kesehatan, check in mandiri, hingga konsultasi langsung dengan dokter secara virtual. Mari mudahkan akses layanan kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!

 

Aplikasi My Siloam (1)

Dokter Kami
dr-heru-harsojo-oentoeng-spand

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Heru Harsojo Oentoeng, M.Repro, Sp.And, SubspSPAP(K), FECSM

Andrologi (Reproduksi Pria)

Subspesialis Konsultan Seksologi dan Pengobatan Anti-penuaan


Siloam Hospitals Kebon Jeruk

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-fahmi-b-waisri-spand

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Fahmi B Waisri, SpAnd

Andrologi (Reproduksi Pria)

Spesialis Andrologi


Siloam Sriwijaya Palembang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-hermawan-ludirja-spand

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Hermawan Ludirja, SpAnd

Andrologi (Reproduksi Pria)

Spesialis Andrologi


Siloam Hospitals Kebon Jeruk

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail