Sexually Transmitted Disease (STD) - Gejala & Penanganannya
Pola Hidup Sehat

Sexually Transmitted Disease (STD) - Gejala & Penanganannya

17 November 2025 4 menit waktu baca
std adalah (sexually transmitted diseases)

Table of Contents

Sexually transmitted diseases atau STD adalah penyakit menular seksual yang dapat terjadi karena adanya kontak langsung dengan cairan tubuh penderitanya.

 

Karena itu, penularan penyakit ini kerap kali terjadi ketika penderitanya melakukan hubungan intim.

 

Ada banyak penyakit yang termasuk ke dalam jenis STD. Salah satu jenis STD adalah penyakit sifilis.

 

Anda bisa mendapatkan informasi mengenai apa itu STD selengkapnya melalui ulasan di bawah ini.

 

Apa itu STD (Sexually Transmitted Diseases)?

 

Sebenarnya, apa itu STD atau sexually transmitted diseases?

 

Jadi, STD adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme, seperti virus, bakteri, parasit, dan sejenisnya.

 

Secara umum, sexually transmitted diseases ini dapat menular karena adanya aktivitas hubungan intim melalui dubur, vagina, maupun mulut antara penderita dengan orang sehat.

 

Namun, penyakit ini tidak hanya ditularkan melalui hubungan intim saja.

 

Ya, STD adalah penyakit yang juga dapat menular apabila ada kontak langsung dengan cairan tubuh penderita STD, seperti menggunakan jarum suntik yang sama dengan penderita maupun transfusi darah.

 

Gejala STD berdasarkan Jenisnya

 

Karena dibedakan menjadi beberapa jenis, gejala STD juga bermacam-macam. Adapun penjelasan dari jenis dan gejala STD adalah sebagai berikut:

 

1. Hepatitis B dan C

 

Salah satu gangguan kesehatan yang termasuk penyakit menular seksual adalah hepatitis B dan C.

 

Penyakit ini disebabkan oleh virus hepatitis. Nantinya, virus tersebut berada di dalam cairan tubuh penderitanya, seperti darah, air liur, dan lain-lain.

 

Karena itulah, apabila virus hepatitis B dan C dalam kondisi aktif, virus ini sangat rentan ditularkan apabila penderitanya melakukan hubungan intim.

 

Hepatitis B dan C dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi, seperti gangguan hati kronis, kanker hati, dan sejenisnya.

 

Beberapa gejala hepatitis B dan C sebagai salah satu jenis STD adalah sebagai berikut:

 

  • Demam
  • Penurunan berat badan secara drastis
  • Nyeri di bagian perut
  • Mual dan muntah
  • Kulit, bagian putih pada bola mata, serta membran mukosa lainnya terlihat menguning
  • Warna feses pucat
  • Warna urine gelap

 

Baca juga: Kenali Gejala, Stadium, dan Cara Pencegahan Kanker Serviks

 

2. Sifilis

 

Jenis penyakit STD berikutnya yaitu sifilis atau raja singa. Sifilis adalah penyakit yang ditandai dengan munculnya luka di sekitar mulut, alat kelamin, serta dubur. 

 

Awalnya, luka tersebut tidak menimbulkan rasa nyeri. Karena itulah, sifilis sering kali tidak terdeteksi sedini mungkin oleh penderitanya.

 

3. Gonore

 

Gonore adalah penyakit STD yang ditandai dengan adanya nanah pada urine.

 

Bakteri yang menyebabkan gonore ini yaitu Neisseria gonorrhoeae.

 

Gonore ini bisa menyebabkan berbagai macam komplikasi, seperti radang panggul, epididimitis pada pria, dan lain sebagainya.

 

Beberapa gejala gonore sebagai salah satu jenis STD adalah sebagai berikut:

 

  • Terdapat nanah pada urine.
  • Terasa nyeri disertai dengan sensasi terbakar saat sedang buang air kecil.
  • Keluarnya cairan berwarna kuning atau hijau dari penis maupun vagina.
  • Keputihan terjadi secara tidak normal (baik dari frekuensi, warna, maupun volume cairan yang keluar) pada wanita.
  • Pada pria, testisnya membengkak dan terasa nyeri.
  • Terasa gatal di area dubur.

 

Baca juga: 5 Penyakit yang Sering Menyerang Sistem Reproduksi Wanita

 

4. Klamidia

 

Klamidia merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi bakteri Chlamydia trachomatis.

 

Beberapa gejala yang muncul ketika seseorang mengalami klamidia adalah sebagai berikut:

 

  • Nyeri di perut bagian bawah.
  • Pada wanita, volume cairan yang keluar ketika keputihan cenderung lebih banyak daripada biasanya. Keputihan tersebut biasanya berwarna kuning serta mengeluarkan bau tidak sedap.
  • Terjadi perdarahan pada organ reproduksi setelah berhubungan intim.
  • Nyeri ketika buang air kecil.
  • Iritasi pada dubur.

 

5. Infeksi HIV/AIDS

 

HIV/AIDS terjadi karena infeksi human immunodeficiency virus yang mengakibatkan sistem kekebalan tubuh penderitanya melemah.

 

Beberapa gejala umum dari infeksi HIV/AIDS yaitu:

 

  • Rentan terserang berbagai macam penyakit.
  • Berat badan turun tanpa sebab.
  • Infeksi jamur.
  • Kelenjar getah bening di area leher, selangkangan, dan ketiak membengkak.
  • Nyeri sendi dan otot.
  • Menderita penyakit diare kronis.

 

6. Infeksi HPV

 

HPV adalah penyakit STD yang diakibatkan oleh infeksi virus human papillomavirus.

 

Ciri-ciri seseorang menderita HPV yaitu muncul kutil pada permukaan kulitnya, seperti di alat kelamin, telapak kaki, lengan, wajah, dan lain sebagainya.

 

Selain itu, virus HPV ini juga dapat menjadi salah satu penyebab kanker serviks pada wanita.

 

Penanganan STD

 

Dalam menangani STD, dokter biasanya akan melakukan beberapa tindakan medis untuk pasiennya, seperti:

 

  • Pemberian antibiotik: antibiotik akan diberikan pada penderita STD yang dikarenakan infeksi bakteri, seperti sifilis, gonore, dan klamidia. 
  • Pemberian antivirus: antivirus diberikan pada penderita STD yang dikarenakan infeksi virus, seperti hepatitis B dan C serta HPV.
  • Pemberian ARV (antiretroviral): ARV diberikan khusus untuk penderita penyakit HIV/AIDS agar menghambat perkembangan virus serta mencegah terjadinya pelemahan sistem imunitas oleh virus HIV.

 

Jadi, sexually transmitted diseases atau STD adalah penyakit yang dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderitanya, seperti berhubungan intim.

 

Untuk mencegah terjadinya risiko penularan penyakit seksual tersebut, Anda disarankan untuk melakukan pemeriksaan medis terutama sebelum menikah.

 

Maka dari itu, Siloam Hospitals menyediakan paket medical check-up - Skrining Pranikah agar calon pengantin dapat terjaga kesehatannya.

 

Selain skrining penyakit menular, paket Skrining Pranikah dari Siloam Hospitals juga turut memeriksa kesehatan tubuh calon pengantin secara keseluruhan, seperti tes darah dan fisik.

 

Jadi, tunggu apalagi? Segera lakukan pemesanan paket medical check-up melalui aplikasi MySiloam atau call center di 1-500-181.


Baca juga: 3 Cara Utama Cegah Kanker Serviks

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 2

Dokter Kami
dr-heru-harsojo-oentoeng-spand

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Heru Harsojo Oentoeng, M.Repro, Sp.And, SubspSPAP(K), FECSM

Andrologi (Reproduksi Pria)

Subspesialis Konsultan Seksologi dan Pengobatan Anti-penuaan


Siloam Hospitals Kebon Jeruk

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-fahmi-b-waisri-spand

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Fahmi B Waisri, SpAnd

Andrologi (Reproduksi Pria)

Spesialis Andrologi


Siloam Sriwijaya Palembang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-hermawan-ludirja-spand

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Hermawan Ludirja, SpAnd

Andrologi (Reproduksi Pria)

Spesialis Andrologi


Siloam Hospitals Kebon Jeruk

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail