Bolehkah Olahraga setelah Sahur? Ini Ulasan Lengkapnya
Pola Hidup Sehat

Bolehkah Olahraga setelah Sahur? Ini Ulasan Lengkapnya

22 Agustus 2024 4 menit waktu baca
 olahraga setelah sahur

Olahraga merupakan aktivitas fisik yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Karena itu, setiap individu dianjurkan untuk berolahraga secara rutin, termasuk saat sedang berpuasa. Beberapa orang mungkin akan bertanya-tanya, selama bulan puasa, bolehkah olahraga setelah sahur? Untuk mengetahui jawabannya, mari simak artikel berikut ini sampai tuntas.

 

Bolehkah Olahraga setelah Sahur?

 

Pada dasarnya, sangat penting untuk memperhatikan waktu olahraga yang tepat saat puasa agar terhindar dari risiko dehidrasi yang bisa memengaruhi kesehatan tubuh. Secara umum, waktu yang disarankan untuk berolahraga saat puasa adalah sebelum sahur, sebelum berbuka puasa, setelah berbuka puasa, dan sebelum tidur. Lantas, bagaimana dengan olahraga setelah sahur? Apakah diperbolehkan?

 

Sebetulnya, olahraga setelah sahur kurang disarankan karena bisa menyebabkan tubuh terasa lemas saat memasuki siang hari, terutama jika kebutuhan cairan tubuh masih belum tercukupi dengan baik pada malam harinya.

 

Meski demikian, boleh saja jika ingin olahraga setelah sahur, namun pilihlah latihan fisik yang berintensitas rendah, seperti yoga atau jalan kaki selama beberapa menit. Sebab, olahraga intensitas rendah tidak membutuhkan energi dalam jumlah banyak, sehingga dapat mencegah risiko tubuh terasa lemas pada siang harinya.

 

Selain itu, saat sahur, penuhi juga kebutuhan nutrisi dan cairan tubuh dengan baik agar bisa mendapatkan energi yang cukup untuk berolahraga. Anda juga disarankan untuk menunggu setidaknya satu jam setelah makan sahur sebelum melakukan olahraga ringan. Hal ini dilakukan untuk memberi waktu bagi tubuh dalam mencerna makanan serta menghindari risiko terjadinya gangguan pencernaan.

 

Tips Olahraga saat Puasa

 

Terdapat beberapa tips yang perlu diperhatikan agar tubuh tetap kuat dan bugar untuk berolahraga saat puasa. Beberapa tips tersebut, di antaranya mencukupi asupan nutrisi tubuh saat sahur dan berbuka, memilih jenis olahraga yang tepat, hingga mengenali kondisi tubuh sebaik mungkin. Berikut penjelasan selengkapnya.

 

1. Mencukupi Asupan Nutrisi Tubuh saat Sahur dan Berbuka Puasa

 

Tips olahraga saat puasa yang pertama adalah mencukupi asupan nutrisi tubuh saat sahur dan berbuka puasa dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang. Pastikan menu makanan yang dikonsumsi mengandung karbohidrat, protein, lemak, dan serat sesuai dengan porsinya.

 

Anda juga disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti kacang-kacangan, nasi merah, dan sayuran, karena dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama.

 

2. Memperbanyak Minum Air Putih saat Sahur dan Berbuka Puasa

 

Tak hanya asupan makanan, penting pula untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan memperbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka agar terhindar dari risiko dehidrasi selama berolahraga di bulan puasa. Dalam hal ini, Anda bisa memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan melakukan metode 2-4-2, yaitu:

 

  • Minum 2 gelas air putih saat berbuka puasa.

  • 4 gelas air putih pada malam hari.

  • 2 gelas air putih saat sahur.

 

Selain itu, hindari konsumsi minuman berkafein, seperti teh, kopi, dan soda karena jenis minuman tersebut bersifat diuretik sehingga dapat membuat seseorang lebih sering buang air kecil. Hal tersebut akhirnya bisa menyebabkan seseorang mengalami  dehidrasi saat puasa.

 

3. Memilih Jenis Olahraga yang Tepat 

 

Saat berpuasa, disarankan untuk memilih jenis olahraga intensitas rendah hingga sedang agar tidak menyebabkan tubuh terlalu lemas selama menunggu waktu berbuka. Beberapa jenis olahraga saat puasa yang disarankan adalah berjalan kaki, bersepeda santai, yoga, pilates, tai chi, dan lain sebagainya.

 

Perlu diketahui bahwa olahraga intensitas ringan juga dapat membantu meningkatkan kebugaran sekaligus meredakan stres. Olahraga tersebut bisa dilakukan selama kurang lebih 30 menit sebanyak 3–5 kali seminggu. Durasi 30 menit tersebut dapat dibagi menjadi 10 menit sebanyak 3 kali dalam sehari.

 

4. Istirahat yang Cukup

 

Kurang tidur dapat membuat tubuh terasa lemas dan kurang berenergi di esok harinya. Hal ini tentu bisa memengaruhi kemampuan tubuh untuk olahraga saat sedang berpuasa. Maka dari itu, pastikan Anda beristirahat dan tidur yang cukup pada malam hari agar tubuh tetap dalam keadaan fit saat berolahraga di bulan puasa.

 

5. Mengenali Kondisi Tubuh

 

Salah satu tips olahraga saat puasa yang tidak kalah penting adalah mengenali kondisi tubuh secara keseluruhan. Jika tubuh terasa lelah dan kurang bertenaga, disarankan untuk tidak berolahraga terlebih dahulu saat sedang berpuasa.

 

Namun, apabila ingin tetap berolahraga, waktu yang disarankan adalah 1–2 jam setelah berbuka puasa. Sebab, di waktu tersebut, tubuh sudah kembali mendapatkan asupan energi yang cukup untuk berolahraga.


Di samping itu, jika ingin mengetahui saran olahraga yang tepat selama berpuasa, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan Dokter Umum dari Siloam Hospitals. Anda pun dapat menggunakan aplikasi MySiloam untuk memudahkan akses layanan kesehatan dari Siloam Hospitals, seperti mencari informasi jadwal praktik, membuat janji temu, hingga check in secara online.

 

Aplikasi My Siloam

Dokter Kami
dr-susianah-sarbana

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Susianah Sarbana

Kedokteran Umum

Dokter Umum


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-i-wayan-murtana-putra

Kunjungi Rumah Sakit

dr. I Wayan Murtana Putra

Kedokteran Umum

Dokter Umum


Siloam Hospitals Denpasar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-inanto-widjaja

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Inanto Widjaja

Kedokteran Umum

Dokter Umum


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail