Pola Hidup Sehat
Ini 9 Fungsi Protein yang Penting bagi Kesehatan Tubuh

Table of Contents
Protein adalah nutrisi penting yang diperlukan oleh tubuh. Fungsi protein bagi tubuh adalah sebagai sumber energi dan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Apabila seseorang kekurangan protein akan meningkatkan risiko terkena penyakit dan infeksi.
Selain itu, gejala seperti mudah lelah dan kerontokan rambut juga dapat terjadi ketika kadar protein dalam tubuh terlalu rendah. Mari simak apa saja fungsi protein bagi tubuh melalui ulasan berikut ini.
Apa itu Protein?
Protein adalah molekul yang dapat ditemukan di setiap sel-sel tubuh yang berfungsi untuk menjaga fungsi, bentuk, serta cara kerja jaringan tubuh. Protein terbuat dari ratusan hingga ribuan senyawa kecil yang disebut asam amino. Di mana terdapat 20 asam amino yang saling mengikat dan membentuk protein untuk membentuk dan memelihara fungsi sel tubuh.
Itulah alasan mengapa kebutuhan protein harian perlu dipenuhi dengan baik. Salah satu caranya yakni dengan mengonsumsi makanan tinggi protein seperti kacang-kacangan (protein nabati) dan ikan (protein hewani).
Mengenal Fungsi Protein bagi Tubuh
Fungsi protein yang paling utama adalah menyusun struktur jaringan dan sel dalam tubuh. Namun, apakah fungsi protein terbatas pada hal itu saja? Tidak. Berikut adalah penjelasan mengenai masing-masing fungsi protein bagi tubuh.
1. Sumber Energi
Selain karbohidrat dan lemak, protein juga menjadi salah satu sumber energi bagi tubuh. Pada dasarnya, tubuh akan menggunakan energi dari karbohidrat dan lemak, namun ketika tubuh tidak mendapatkan asupan keduanya selama 18–48 jam, maka tubuh akan memecah protein yang tersimpan sebagai asam amino menjadi energi tambahan. Proses ini biasanya terjadi ketika Anda sedang berolahraga atau puasa.
2. Membangun dan Memelihara Jaringan Tubuh
Protein adalah nutrisi yang berperan besar dalam menyusun hampir semua sel tubuh, termasuk tulang, otot, paru-paru, rambut, hingga kulit. Protein juga berfungsi memelihara atau memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.
Normalnya, kebutuhan protein yang dibutuhkan untuk membangun dan memelihara jaringan tubuh akan selalu sama per harinya. Akan tetapi, terdapat beberapa kondisi yang terkadang menyebabkan tubuh memerlukan lebih banyak protein, misalnya ibu hamil, menyusui, atau menderita penyakit tertentu.
3. Mempercepat Reaksi Kimia
Enzim merupakan salah satu jenis protein yang berfungsi mempercepat ribuan reaksi kimia, baik dari dalam maupun luar sel tubuh. Fungsi protein yang satu ini didukung oleh kombinasi molekul dalam sel yang dinamakan substrat.
Sejumlah enzim juga membutuhkan molekul lain, seperti vitamin dan mineral, untuk menjalankan reaksi kimia. Beberapa proses yang bergantung pada enzim adalah pencernaan makanan, pembekuan darah, kontraksi otot, dan produksi energi.
4. Mengirim Sinyal ke Tubuh
Selain dalam bentuk enzim, protein juga dapat berupa hormon yang berfungsi mengirimkan sinyal dan mengendalikan proses biologis antara sel, jaringan, dan organ. Misalnya, hormon insulin mengirim sinyal kepada sel-sel tubuh agar menyerap gula ke dalam sel otot dan liver.
5. Membentuk Antibodi
Fungsi protein selanjutnya adalah membentuk antibodi pada sistem kekebalan tubuh. Antibodi merupakan komponen penting dalam tubuh yang berfungsi melawan virus, bakteri, dan benda asing lainnya yang dapat menyebabkan infeksi. Journal Osman AH, 2016 yang dipublikasi pada Journal of Nutrition and Food Sciences menunjukkan bahwa kekurangan protein dapat membuat seseorang lebih mudah terinfeksi virus, seperti influenza dan zika.
6. Membentuk Hemoglobin dan Plasma Darah
Salah satu fungsi protein adalah membantu pembentukan hemoglobin, yaitu komponen darah yang penting untuk mengikat oksigen dan mendistribusikannya ke setiap jaringan tubuh. Namun, fungsi ini hanya bisa terjadi ketika protein bergabung dengan zat besi heme.
Selain itu, protein juga berfungsi untuk membentuk plasma darah. Jenis protein yang membentuk plasma darah adalah globulin dan albumin. Plasma darah sendiri merupakan komponen yang bertugas membawa elektrolit, vitamin, glukosa, dan asam amino ke seluruh tubuh.
7. Menyimpan Nutrisi
Protein juga berfungsi dalam mengangkut nutrisi, seperti vitamin, gula darah, mineral, oksigen, dan kolesterol, ke seluruh aliran darah. Protein juga bermanfaat untuk menyimpan zat gizi, salah satunya adalah ferritin, yaitu jenis protein yang berfungsi menyimpan kebutuhan zat besi dalam tubuh.
8. Menjaga Kekuatan dan Kelenturan Tubuh
Beberapa jenis protein, seperti kolagen, elastin dan keratin, berperan dalam menjaga kekuatan dan kelenturan tubuh. Kolagen berguna menjaga kepadatan tulang, otot, tendon, dan ligamen. Sedangkan elastin dibutuhkan untuk menjaga kelenturan tubuh sehingga dapat digerakkan dengan leluasa.
Sementara itu, keratin bermanfaat untuk menjaga kekuatan kulit, rambut, dan kuku. Apabila Anda mengalami rambut rontok, kulit kering, atau kuku mudah patah, maka bisa jadi salah satu penyebabnya adalah kekurangan protein.
9. Menjaga Keseimbangan Asam Basa dan Cairan Tubuh
Fungsi protein berikutnya adalah menjaga keseimbangan asam basa tubuh. Protein bekerja dengan mengambil atau melepaskan hidrogen sehingga keasaman tubuh tetap seimbang. Selain itu, protein bernama albumin dan globulin juga dapat menyeimbangkan cairan tubuh dengan menarik dan menahan kadar air tetap di dalam darah.
Protein memegang peran penting atas kelangsungan fungsi organ-organ tubuh. Sehingga, pemenuhan kebutuhan protein setiap harinya harus dilakukan dengan tepat. Untuk kemudahan dalam pemenuhan protein harian, Anda dapat memesan Paket Catering Sehat yang disediakan oleh Siloam at Home. Menu makanan dalam paket katering ini akan disesuaikan oleh ahli gizi kami berdasarkan kebutuhan gizi Anda.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)
Gizi Klinik
Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini








