9 Cara Memperbanyak ASI yang Bisa Dicoba Ibu Menyusui
Ibu dan Anak

9 Cara Memperbanyak ASI yang Bisa Dicoba Ibu Menyusui

08 September 2025 5 menit waktu baca
cara memperbanyak asi

Table of Contents

Produksi ASI yang lancar akan sangat membantu ibu di masa menyusui. Sayangnya, tak jarang ibu mengalami ASI seret atau hanya keluar sedikit sehingga tidak bisa memberikan jumlah ASI secara optimal kepada bayi. Lalu, bagaimana cara memperbanyak ASI?

 

Jika Anda termasuk salah satu ibu yang mengalami masalah ini, ada beberapa cara memperbanyak ASI yang bisa dicoba. Mari simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

 

Cara Memperbanyak ASI

 

ASI eksklusif adalah pemberian ASI tanpa tambahan makanan atau minuman lain (kecuali obat) bagi bayi hingga usianya genap enam bulan. ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi terutama di usia 6 bulan pertama. Namun, volume ASI yang keluar terkadang tidak stabil atau seret yang membuat ibu khawatir.

 

Beberapa faktor penyebab ASI seret tersebut di antaranya perasaan stres, baby blues, atau postpartum depression. Meski begitu, ibu sebetulnya tak perlu terlalu khawatir karena ada beberapa cara memperbanyak ASI yang bisa ibu coba di rumah. Apa saja itu? Berikut masing-masing penjelasannya.

 

1. Rutin Memompa ASI

 

Usai menyusui si kecil, payudara ibu biasanya masih terasa kencang dan keras karena terdapat sisa ASI di dalamnya. Sebaiknya ibu segera mengosongkannya menggunakan pompa ASI dan menyimpannya di dalam lemari pendingin dengan suhu yang pas agar tetap awet untuk jadwal menyusui selanjutnya. Aktivitas ini diketahui dapat memperbanyak ASI karena payudara yang kosong dapat memicu produksi ASI tetap berjalan.

 

2. Lebih Sering Menyusui

 

Pada beberapa minggu di awal kelahiran bayi, jadwal pemberian ASI bisanya belum teratur. Meski begitu, ibu dapat memberikan ASI kapan pun bayi membutuhkannya. Ibu disarankan memberi ASI setidaknya 2–3 jam sekali atau 8–12 kali dalam sehari.

 

Semakin sering ibu memberikan ASI, maka produksinya juga akan bertambah. Hal ini karena menyusui lebih sering dapat meningkatkan pelepasan hormon prolaktin yang bekerja merangsang produksi ASI pada ibu.

 

3. Pastikan Lingkungan Sudah Nyaman

 

Selama masa menyusui, ibu disarankan untuk mengelola perasaan cemas, stres, atau depresi dengan baik. Berbagai masalah psikologis tersebut diketahui dapat memengaruhi produksi ASI. Karenanya, usahakan ibu menciptakan lingkungan tenang dan santai agar tubuh lebih nyaman saat menyusui.

 

Apabila ibu tengah mengalami stres, coba lakukan sejumlah aktivitas atau hobby yang dirasa dapat meningkatkan mood seperti melukis, perawatan ke salon, hingga meditasi. Selain memicu perasaan senang, hal ini juga efektif sebagai cara memperlancar ASI.

 

4. Menggunakan Kedua Sisi Payudara

 

Cara agar ASI melimpah berikutnya adalah dengan membiarkan bayi menyusui secara bergantian di kedua payudara. Biarkan bayi menyusu di payudara sebelah kanan hingga berhenti dengan sendirinya kemudian gantikan dengan payudara sebelah kiri. Rangsangan atau stimulasi pada kedua payudara dapat membantu menambah produksi ASI.

 

5. Memperhatikan Perlekatan Bayi

 

Apabila ASI yang keluar selama bayi menyusu tidak terlalu banyak, maka ada kemungkinan perlekatan bayi kurang tepat. Perlekatan (latch on) adalah menempatkan mulut bayi dengan puting susu di posisi yang tepat. Tak hanya memperlancar ASI, latch on yang tepat pun akan meminimalkan munculnya luka atau nyeri pada puting ibu.

 

6. Memastikan Nutrisi Ibu Terpenuhi

 

Salah satu cara memperbanyak ASI berikutnya adalah memastikan kebutuhan nutrisi ibu telah terpenuhi setiap hari. Sejumlah makanan yang disarankan bagi ibu menyusui yaitu asupan yang kaya akan vitamin dan mineral, seperti buah-buahan, sayuran hijau, telur, ikan, ayam, hingga daging. Selain itu, ibu juga harus rutin mengonsumsi air putih kurang lebih dua liter per hari untuk mencegah terjadinya dehidrasi.

 

7. Mengonsumsi Makanan Pelancar ASI

 

Ibu juga bisa memenuhi kebutuhan nutrisinya dengan mengonsumsi beberapa makanan pelancar ASI berikut:

 

  • Bawang putih, karena mengandung senyawa galactagogue yang dapat meningkatkan produksi ASI.
  • Oatmeal, karena memiliki kandungan zat besi yang tinggi, kandungan zat besi diketahui dapat memicu produksi ASI.
  • Sayuran, seperti wortel, bayam, brokoli, dan ubi, karena sayuran tersebut mengandung vitamin, zat besi, kalsium, hingga folat yang dapat melengkapi nutrisi dalam ASI.
  • Biji wijen, karena mengandung mineral kalsium yang tinggi sehingga bermanfaat memperbanyak ASI dan menunjang pertumbuhan tulang serta gigi bayi.
  • Makanan lain yang mengandung protein, seperti kacang, susu almond, telur, dan daging rendah lemak.

 

8. Melakukan Pijat Laktasi

 

Pijat laktasi merupakan salah satu ASI booster yang dapat membantu memperbanyak produksi ASI, terutama jika terdapat sumbatan pada payudara. Gerakan pada pijat laktasi dapat merangsang produksi hormon oksitosin yang berperan dalam proses pengeluaran ASI.

 

Pijat laktasi dilakukan dengan memijat bagian payudara secara lembut, kemudian berlanjut ke tengkuk, punggung, bahu, dan pinggang. Pijatan ini dapat membuat otot menjadi rileks serta memperlancar sirkulasi darah dan kerja hormon oksitosin.

 

9. Istirahat yang Cukup

 

Untuk menjaga kestabilan produksi ASI, ibu disarankan untuk beristirahat dengan cukup dan mengurangi kegiatan di luar rumah atau menghindari aktivitas berat agar tidak lelah berlebihan. Habiskanlah lebih banyak waktu bersantai bersama bayi dan hindari kebiasaan kurang baik seperti mengonsumsi minuman beralkohol dan rokok karena berpotensi menyebabkan ASI seret.

 

Itu dia beberapa cara memperbanyak ASI yang bisa ibu lakukan di rumah dengan mudah. Apabila Anda membutuhkan layanan kehamilan, persalinan, hingga pasca persalinan yang lengkap, Anda dapat langsung mengunjungi NEST yang terdapat di Siloam Hospitals TB Simatupang.

 

Bersama NEST, Anda akan mendapatkan layanan lengkap dan fasilitas mutakhir yang didukung oleh tim dokter multidisiplin, seperti spesialis kandungan dan kebidanan, anak, anestesi, gizi klinis, konsultan laktasi, serta bidan dan tenaga medis profesional lainnya untuk memberikan pengalaman persalinan yang aman, nyaman, dan tak terlupakan.

 

Jika Anda memiliki keluhan lain terkait kesehatan tubuh selama masa kehamilan, segera kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan medis secara tepat dari dokter kandungan.

 

Anda pun dapat menggunakan fitur Telekonsultasi untuk memudahkan Anda berkonsultasi langsung secara virtual dengan dokter terkait. Atau download aplikasi MySiloam untuk dapat mengakses semua fitur kesehatan yang Anda butuhkan dengan mudah dan cepat. Mari unduh aplikasinya sekarang dan jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 2

Dokter Kami
dr-lenny-khosal-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lenny Khosal, M.Kes, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-tia-indriana-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Tia Indriana, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-danny-wiguna-spog

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Danny Wiguna, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Yogyakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail