Kesehatan Mental
Pahami Cara Mengatasi Fobia secara Mandiri dan Medis

Table of Contents
Fobia adalah kondisi di mana seseorang mengalami rasa takut yang berlebihan terhadap suatu objek, situasi, atau aktivitas tertentu. Kondisi ini termasuk ke dalam gangguan kecemasan. Apabila dibiarkan begitu saja, kondisi ini berisiko mengganggu kehidupan penderitanya. Maka dari itu, dibutuhkan pemahaman mengenai cara mengatasi fobia agar penderita bisa menjalankan hidupnya dengan normal.
Namun, apakah fobia bisa disembuhkan? Perlu diketahui, sebagian besar jenis fobia bisa disembuhkan, tetapi tidak ada satu cara pasti yang bisa mengatasi semua jenis fobia. Jadi, mari simak informasi tentang cara mengatasi fobia selengkapnya di bawah ini.
Bagaimana Cara Mengatasi Fobia?
Fobia bisa diatasi dengan melatih diri sendiri untuk berani menghadapi objek maupun situasi yang memicu rasa takut. Selain itu, seseorang yang memiliki fobia juga bisa memperoleh bantuan dari tenaga medis profesional apabila perasaan takut berlebih tersebut telah mengganggu kehidupan sehari-hari. Berikut penjelasannya.
Cara Mengatasi Fobia secara Mandiri
Fobia tidak bisa dihilangkan dalam sekejap. Diperlukan proses yang tidak singkat dan konsistensi agar rasa takut berlebih tersebut bisa hilang sepenuhnya. Adapun beberapa cara yang bisa dicoba secara mandiri untuk mengatasi fobia adalah sebagai berikut:
1. Menghadapi Fobia itu Sendiri
Fobia dapat dipicu oleh berbagai faktor, baik berupa objek atau situasi tertentu. Alih-alih menghindarinya, cobalah untuk menghadapinya secara perlahan-lahan. Paparan terhadap sumber fobia secara konstan dapat membantu meredakan rasa cemas dan takut berlebihan, sehingga seiring waktu penderita fobia bisa terlatih menjadi lebih percaya diri dalam menghadapi ketakutannya.
Dengan kendali diri yang kuat, rasa takut yang berlebihan pun akan dapat diatasi. Sebagai contoh, melihat gambar atau video laut dalam secara konstan dapat membantu mengatasi fobia air yang dalam.
Jika sudah terbiasa, maka penderita fobia bisa mencoba untuk pergi langsung ke laut ditemani orang terdekat. Lalu, cobalah untuk berendam di air laut yang dangkal terlebih dahulu, atau di pinggir pantai. Kemudian, jika merasa sudah lebih percaya diri, cobalah untuk berenang ke air laut yang lebih dalam secara perlahan-lahan.
2. Menenangkan Pikiran dengan Relaksasi
Jika rasa takut berlebih tersebut tak kunjung hilang, bahkan setelah menjauhi pemicunya, maka cobalah beberapa langkah relaksasi berikut untuk menenangkan pikiran dan meredakan fobia:
-
Duduk atau berdiri dengan tegak. Posisikan satu tangan di atas dada dan satu tangan lainnya di atas perut.
-
Tarik napas dalam secara perlahan melalui hidung selama empat detik.
-
Tahan napas selama tujuh detik.
-
Buang napas melalui mulut pada hitungan kedelapan.
-
Tarik napas kembali dan ulangi langkah-langkah tersebut hingga pikiran menjadi lebih tenang.
3. Mencoba Berpikir Positif
Fobia bisa membuat seseorang merasa sangat ketakutan. Hal tersebut pun sering kali memunculkan pikiran negatif yang terkadang berlebihan dan tidak rasional. Misalnya, rasa takut terhadap buah melon membuat penderitanya bereaksi histeris ketika melihat buah tersebut. Padahal buah melon sendiri tidak dapat mencelakai seseorang.
Untuk membantu mengatasinya, penderita dapat mencoba mengekspos diri secara perlahan dengan melihat gambar-gambar yang lebih positif tentang buah melon.
Cara Mengatasi Fobia dengan Bantuan Medis
Untuk mengatasi fobia, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan berdasarkan pengawasan dan saran dari dokter seperti:
1. Terapi Psikologis
Fobia bisa diatasi melalui terapi psikologis yang berkaitan dengan pengendalian perasaan, perilaku, dan pola pikiran. Berikut jenis-jenis terapi psikologis yang biasa disarankan oleh dokter:
-
Terapi eksposur: Membantu mengubah cara pikir pengidap fobia terhadap objek atau kondisi yang ditakuti. Sebagai contoh, seseorang yang memiliki fobia terhadap badut (coulrophobia) diminta untuk melihat foto badut. Kemudian dokter akan meminta pengidap untuk mendeskripsikan perasaan yang muncul saat melihat gambar tersebut.
-
Terapi perilaku kognitif (CBT): Membantu pengidap fobia menghadapi suatu objek atau situasi yang ditakuti dengan mengendalikan pikiran dan emosi. Hal ini dilakukan agar pengidap fobia mampu mengatasi rasa ketakutan dan kecemasan berlebihan yang dipicu oleh objek atau situasi tersebut.
2. Obat yang Diresepkan oleh Dokter
Meskipun obat-obatan tidak disarankan dalam pengobatan fobia, dokter tetap dapat memberikan beberapa obat untuk mengatasi gejala fobia berat yang sudah mengganggu kehidupan sehari-hari penderitanya seperti kecemasan (anxiety). Namun, perlu diketahui bahwa obat-obatan yang diresepkan akan berbeda tergantung dengan kondisi pengidap fobia. Adapun beberapa macam obat yang biasanya diberikan adalah antidepresan, obat penenang, dan beta blocker.
Antidepresan
Antidepresan sering diresepkan untuk membantu mengurangi rasa cemas bagi penderita fobia sosial (gangguan kecemasan sosial) atau gangguan panik (panic disorder). Beberapa obat antidepresan yang biasanya diberikan adalah escitalopram, sertraline, dan paroxetine. Namun, perlu dipahami bahwa konsumsi obat antidepresan harus sesuai anjuran dokter.
Adapun efek samping yang dapat ditimbulkan dari obat-obatan tersebut antara lain sakit perut, mual, sakit kepala, insomnia, dan gangguan fungsi seksual.
Obat Penenang
Dokter juga dapat meresepkan obat penenang untuk meringankan kondisi anxiety yang dialami pengidap fobia. Obat-obatan seperti valium biasanya diberikan dengan dosis rendah. Sementara itu, konsumsi obat penenang seperti benzodiazepine akan dihentikan secara bertahap untuk menghindari withdrawal syndrome.
Beta Blocker
Beta blocker umumnya digunakan untuk mengatasi masalah pada jantung dan tekanan darah tinggi (hipertensi). Beta blocker juga bisa digunakan untuk mengurangi gejala kecemasan seperti palpitasi jantung. Obat ini berfungsi untuk melambatkan detak jantung dan mengurangi tekanan darah. Adapun efek samping yang bisa muncul akibat konsumsi beta blocker yaitu sakit perut, kelelahan, dan kesulitan tidur (insomnia).
Demikian pembahasan seputar cara mengatasi fobia, baik secara mandiri maupun secara medis. Pastikan untuk mengunjungi Siloam Hospitals terdekat apabila Anda atau orang terdekat mengalami fobia yang butuh ditangani dengan segera.
Perlu diingat, gangguan mental tidak boleh dikesampingkan begitu saja, dan sudah sepatutnya memperoleh penanganan dengan segera. Untuk itu, manfaatkan pula fitur Telekonsultasi yang tersedia di aplikasi MySiloam.
Fitur Telekonsultasi memungkinkan pasien untuk berkonsultasi dengan dokter secara virtual dari mana saja dan kapan saja. Melalui fitur ini juga, dokter dapat meresepkan obat-obatan sesuai dengan kondisi pasien yang dapat diambil secara mandiri (self pick up) maupun diantar ke rumah. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang dan jaga kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Lippo Cikarang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Jambi
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
MENTAL - Skrining Mental health (MMPI)
Lainnya
2 Service/Item
Rp880.000
TERPOPULER
Paket Siloam Ruby
Skrining Umum
21 Service/Item
Rp1.000.000
TERPOPULER
Paket Siloam Silver
Skrining Umum
22 Service/Item
Rp1.900.000
TERPOPULER
Paket Siloam Pearl
Skrining Umum
31 Service/Item
Rp4.300.000
TERPOPULER
Brain Check Up
Penawaran Spesial, Skrining Stroke
19 Service/Item
Rp9.000.000







