7 Cara Mengatasi Sembelit saat Puasa yang Mudah Dilakukan
Kesehatan Tubuh

7 Cara Mengatasi Sembelit saat Puasa yang Mudah Dilakukan

22 Mei 2025 4 menit waktu baca
7 Cara Mengatasi Sembelit saat Puasa yang Mudah Dilakukan

Sembelit adalah gangguan pencernaan berupa penurunan aktivitas usus yang ditandai dengan kesulitan saat buang air besar (BAB). Kondisi ini bisa terjadi kapan saja, termasuk pada saat berpuasa. Lantas, bagaimana cara mengatasi sembelit saat puasa? Mari cari tahu jawabannya melalui artikel di bawah ini.

Penyebab Sembelit saat Puasa

 

Sembelit adalah salah satu jenis gangguan pencernaan yang umum terjadi saat berpuasa. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab sembelit saat puasa, di antaranya:

  • Perubahan pola makan. Selama puasa, pola makan cenderung akan berubah. Bila tidak diperhatikan dengan baik, perubahan pola makan ini berisiko menyebabkan tubuh kekurangan asupan cairan dan serat yang dapat memicu sembelit.
  • Konsumsi makanan tinggi lemak berlebih. Mengonsumsi makanan tinggi lemak berlebih saat sahur dan berbuka puasa dapat memicu sembelit karena jenis makanan tersebut sulit untuk dicerna oleh usus.
  • Gangguan usus. Gangguan usus, seperti radang usus, penyumbatan usus besar atau rektum, hingga masalah saraf di sekitar rektum, turut mengganggu aktivitas usus dalam memproduksi dan mengeluarkan feses.
  • Makan dalam porsi besar dan terlalu cepat. Mengonsumsi makanan dalam porsi besar dan terlalu cepat saat berbuka puasa berisiko menyebabkan gangguan pencernaan karena lambung memerlukan waktu untuk melebur makanan agar dapat diserap oleh tubuh.

 

Cara Mengatasi Sembelit saat Puasa

 

Susah BAB saat puasa dapat membuat penderitanya merasa tidak nyaman yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Jika mengalami sembelit saat puasa, Anda dapat mengatasinya melalui beberapa cara berikut ini:

 

1. Konsumsi Makanan Tinggi Serat

 

Cara agar tidak sembelit saat puasa yang pertama adalah dengan mengonsumsi makanan tinggi serat di kala sahur dan berbuka puasa. Konsumsi serat ini terbilang efektif untuk mencegah maupun mengatasi sembelit saat puasa karena dapat melancarkan saluran pencernaan dalam menyerap serta mengolah makanan. Serat juga mampu melunakkan tekstur feses sehingga akan lebih mudah dikeluarkan dari tubuh.

 

Maka dari itu, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi serat, seperti sayur dan buah, sebanyak 4–5 porsi baik saat sahur maupun berbuka puasa.

 

2. Minum Air Putih yang Cukup

 

Perbanyak minum air putih juga menjadi cara mengatasi sembelit saat puasa yang mudah dilakukan karena mampu menjaga tekstur feses tetap lembut dan mudah dikeluarkan. Tak hanya itu, minum air putih yang cukup juga turut mencegah terjadinya dehidrasi selama berpuasa yang dapat mengganggu proses metabolisme tubuh.

 

Untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh selama berpuasa, Anda dapat mengonsumsi air putih dengan metode 2-4-2, yaitu minum 2 gelas air putih saat berbuka puasa, 4 gelas air putih di malam hari hingga menjelang sahur, dan 2 gelas air di waktu sahur.

 

3. Rutin Berolahraga

 

Meski sedang berpuasa, Anda tetap disarankan untuk melakukan aktivitas fisik dan olahraga secara rutin. Pasalnya, olahraga secara rutin dapat membantu melancarkan sistem pencernaan serta mengatasi susah buang air besar selama berpuasa. Beberapa pilihan olahraga ringan yang dapat Anda lakukan selama berpuasa yaitu jalan kaki, yoga, senam aerobik, dan bersepeda santai.

 

4. Kelola Stres

 

Stres juga dapat mengganggu pergerakan usus dalam memproduksi dan mendorong feses keluar dari tubuh. Oleh karenanya, penting bagi setiap individu untuk mengelola stres sebaik mungkin sebagai cara mengatasi sembelit saat puasa. Selama berpuasa, Anda dapat mengelola stres dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan dan positif, seperti berolahraga, mengikuti kegiatan sosial, serta bermeditasi.

 

5. Hindari Konsumsi Makanan Tinggi Lemak

 

Cara mengatasi sembelit saat puasa selanjutnya yaitu menghindari konsumsi makanan tinggi lemak berlebih saat sahur maupun berbuka puasa. Hal ini dikarenakan makanan tinggi lemak cenderung sulit dicerna oleh tubuh dan dapat memperlambat pergerakan usus dalam mendorong feses menuju rektum.

 

6. Konsumsi Probiotik

 

Mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung probiotik, seperti yogurt, kefir, dan tempe, diketahui efektif dalam mengatasi susah BAB saat puasa. Pasalnya, probiotik mampu menjaga keseimbangan mikroflora di dalam usus yang dapat mengoptimalkan proses pembentukan feses. Selain itu, konsumsi probiotik secara rutin juga turut mencegah peradangan dalam saluran pencernaan serta meningkatkan daya tahan tubuh.

 

7. Hindari Menunda Buang Air Besar

 

Cara mengatasi sembelit saat puasa yang tak kalah penting adalah menghindari kebiasaan menunda buang air besar. Menunda buang air besar membuat tekstur feses menjadi keras sehingga sulit untuk dikeluarkan.

 

Sembelit saat puasa dapat menjadi kondisi yang sangat mengganggu. Jika sudah mencoba beberapa cara di atas namun sembelit tidak kunjung sembuh, Anda disarankan untuk segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam  di Siloam Hospitals terdekat. Gunakan aplikasi MySiloam untuk kemudahan melihat jadwal dokter sekaligus membuat janji temu dengan dokter terkait.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 2

Dokter Kami
dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-juliyanti-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Juliyanti, SpPD, FINASIM

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Kelapa Dua

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail