Ibu dan Anak
Kenali 7 Ciri-Ciri Pubertas Anak Perempuan, Apa Saja?

Table of Contents
Setiap anak, baik itu laki-laki atau perempuan, akan mengalami masa pubertas sebagai bagian dari proses tumbuh kembang. Tetapi, ada perbedaan yang signifikan pada gejala pubertas yang dialami oleh keduanya. Jadi, apa saja tanda-tanda pubertas pada anak perempuan?
Penting bagi orang tua untuk menyadari tanda-tanda pubertas pada anak, karena anak dapat merasa bingung menghadapi perubahan yang terjadi pada tubuh mereka. Dengan mengenali gejala pubertas pada anak, orang tua akan lebih siap untuk memberikan pendidikan dan dukungan yang sesuai.
Mari ketahui lebih lanjut tentang ciri-ciri pubertas anak perempuan dalam artikel berikut ini.
Ciri-Ciri Pubertas Anak Perempuan
Ketika memasuki usia remaja, setiap anak akan mengalami pubertas. Pada umumnya, pubertas pada anak perempuan dimulai antara usia 8 hingga 13 tahun. Pubertas adalah puncak pertumbuhan anak atau pertumbuhan tercepat kedua setelah masa bayi.
Tidak hanya pertumbuhan secara fisik, pubertas juga menyebabkan perkembangan pada organ seksual anak. Pada perempuan, mereka akan mengalami fase menstruasi pertama dan perubahan fisik lainnya.
1. Mengalami Menarche
Ciri-ciri pubertas anak perempuan yang pertama adalah menarche atau menstruasi pertama. Usia rata-rata menarche adalah 12 tahun. Namun, jangan khawatir jika di tahun pertama dan kedua setelah menarche, siklus menstruasi biasanya masih tidak teratur karena hal ini cukup normal.
Di samping menstruasi, pada 6–12 bulan sebelum terjadinya menarche, biasanya anak akan mengalami keputihan tidak berbau. Ketika pertama kali muncul, keputihan tersebut biasanya berwarna putih atau bening.
2. Timbul Jerawat
Jika anak perempuan mengalami masalah jerawat di usia remaja, maka hal ini bisa menjadi salah satu ciri-ciri pubertas anak perempuan. Pasalnya, hormon yang meningkat pada masa pubertas ini dapat menyebabkan kelenjar sebum bekerja lebih aktif sehingga produksi minyak juga meningkat.
Jika peningkatan produksi minyak tersebut disertai dengan penumpukan debu dan sel kulit mati, maka pori-pori wajah akan tersumbat dan menimbulkan munculnya komedo yang dapat berkembang menjadi jerawat. Meski begitu, tingkat keparahan jerawat bisa berbeda-beda, tergantung dari faktor genetik dan tingkat kebersihan anak.
3. Tumbuh Payudara
Hal yang tak terhindarkan dari masa pubertas anak perempuan adalah pertumbuhan payudara. Ciri-ciri pubertas anak perempuan yang satu ini biasanya mulai terlihat pada 2–3 tahun sebelum terjadinya menstruasi pertama.
Pertumbuhan payudara dipicu oleh meningkatnya hormon estrogen, yang prosesnya terjadi secara bertahap. Hal ini dimulai dari munculnya benjolan kecil di bawah puting dengan tekstur lembut namun padat.
Kemudian, akan tumbuh areola atau bagian coklat di sekeliling puting. Areola tersebut akan semakin melebar berbentuk bulat dan menggelap seiring berjalannya waktu. Pada akhirnya, seluruh bagian payudara akan membesar.
4. Tumbuh Rambut di Bagian Tertentu
Salah satu ciri-ciri pubertas anak perempuan yang cukup khas adalah tumbuhnya rambut halus di ketiak dan area kemaluan. Rambut yang tumbuh umumnya cukup tipis, halus, dan lurus. Kemudian, seiring bertambahnya usia, rambut tersebut akan menjadi lebih kasar dan keriting. Tahap ini biasanya muncul paling awal, bahkan sebelum pertumbuhan payudara dimulai.
5. Perubahan Suasana Hati
Perubahan suasana hati pada perempuan remaja cukup wajar terjadi, misalnya dari yang sebelumnya bersemangat tiba-tiba bersedih dalam waktu sangat singkat. Ciri-ciri pubertas pada anak perempuan ini terjadi karena peningkatan hormon estrogen dan hormon progesteron, serta perkembangan bagian otak. Seiring bertambahnya usia dan pendewasaan, emosi tersebut akan semakin stabil.
6. Pertumbuhan Fisik
Ciri fisik pubertas pada anak perempuan ditandai dengan pertumbuhan berat badan dan tinggi badan yang sangat cepat (growth spurt). Hal ini dipengaruhi oleh growth hormone (hormon pertumbuhan) yang dihasilkan oleh kelenjar pituitari di otak.
7. Bau Badan
Pertumbuhan rambut di ketiak yang disertai dengan meningkatnya produksi keringat di area ketiak, dapat menimbulkan bau badan, terutama jika tidak menjaga kebersihan diri dengan baik. Bau badan muncul akibat bakteri yang bercampur dengan keringat berlebih dari tubuh. Keringat berlebih ini dapat dipengaruhi oleh perubahan hormonal yang terjadi selama masa pubertas.
Bagaimana Cara Menyikapi Pubertas pada Anak Perempuan?
Sebagian besar anak tentu akan merasa bingung bahkan tidak menyukai perubahan yang terjadi pada tubuhnya selama masa pubertas. Itulah sebabnya, dukungan dan edukasi dari keluarga sangat dibutuhkan dalam hal ini.
Orang tua atau orang-orang terdekat perlu lebih memahami perasaan anak perempuan. Bila perlu, berikan pengertian bahwa perubahan yang mereka alami merupakan hal yang wajar dan terjadi pada semua orang ketika mereka beranjak dewasa.
Berikan pemahaman kepada anak mengenai cara merawat diri ketika memasuki masa pubertas, seperti cara menggunakan deodoran, cara menjaga kebersihan selama menstruasi, dan hal-hal lainnya.
Mulainya masa pubertas pada setiap anak perempuan memang berbeda-beda. Namun, jika ciri-ciri pubertas anak perempuan muncul sebelum anak berusia 8 tahun atau bahkan tidak muncul sama sekali setelah usianya menginjak 15 tahun, sebaiknya segera konsultasikan hal tersebut dengan dokter.
Jangan ragu mengunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk berkonsultasi dan mendapatkan penanganan yang tepat dari dokter. Gunakan fitur Cari Dokter untuk membuat janji temu dengan dokter terkait atau unduh aplikasi MySiloam untuk dapat mengakses semua fitur kesehatan yang Anda butuhkan dengan mudah dan cepat. Mari jaga kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Sriwijaya Palembang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Ifo Faujiah Sihite, M.Ked (Ped), SpA
Pediatrik (Anak)
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
Siloam Hospitals Jambi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Anggun Kusumasari, SpA, MSc, AIFO-K
Pediatrik (Anak)
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
Siloam Hospitals Balikpapan
Tersedia :
Tersedia hari ini







