Kesehatan Tubuh
Ini Efek Alkohol pada Jantung, Jangan Anggap Sepele!

Table of Contents
Alkohol kerap dikonsumsi dalam berbagai kesempatan, baik sebagai bagian dari gaya hidup maupun tradisi sosial. Namun, di balik efek relaksasi yang sering dikaitkan dengan alkohol, terdapat dampak signifikan terhadap kesehatan organ tubuh, terutama jantung. Mari simak informasi selengkapnya mengenai efek alkohol pada jantung di bawah ini.
Efek Alkohol pada Jantung
Menurut World Healh Organization (WHO), sekitar 2,3 miliar orang di dunia mengonsumsi alkohol yang sebagian besarnya berasal dari kawasan Eropa. Di Amerika Serikat, minuman beralkohol rata-rata mengandung sekitar 0,6 ons (14 g) alkohol. Namun, secara global, definisi minuman beralkohol berbeda-beda, berkisar antara 8 hingga 20 g.
Penyerapan alkohol terjadi terutama dari usus halus lalu masuk ke aliran darah. Alkohol mudah berdifusi ke organ tubuh dengan aliran darah tinggi dan yang memiliki kandungan air, seperti miokardium (otot jantung) dan otak.
Efek alkohol pada jantung tidak hanya terbatas pada gangguan irama jantung, tetapi juga dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi hingga gagal jantung. Berikut uraian selengkapnya mengenai efek alkohol pada jantung.
1. Efek Alkohol pada Tekanan Darah
Terdapat hubungan antara mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebih secara teratur dengan meningkatnya tekanan darah. Semakin sering dan banyak seseorang minum alkohol, semakin besar risiko terkena hipertensi. Jika hipertensi tidak ditangani, lama-kelamaan dapat menyebabkan penumpukan plak di dinding arteri.
Penumpukan plak tersebut dapat menyumbat aliran darah dan memicu serangan jantung atau stroke. Sementara itu, bagi orang yang sudah memiliki tekanan darah tinggi, mengurangi atau berhenti mengonsumsi alkohol bisa membantu menurunkan atau mengendalikan tekanan darah sehingga risiko komplikasi pun ikut menurun.
Sebuah studi tinjauan sistematis dan meta-analisis tahun 2024 menunjukkan bahwa terdapat hubungan kausal antara konsumsi alkohol dan risiko hipertensi, terutama jika asupan alkohol melebihi 12 g/hari.
Sebuah studi dari Lancet Public Health (2017) menunjukkan, pada jam-jam awal mengonsumsi 1 hingga 2 minuman beralkohol, kadar tekanan darah umumnya tidak terpengaruh. Namun, mengonsumsi ≥3 minuman beralkohol akan menunjukkan efek bifasik pada tekanan darah, yaitu tekanan darah akan menurun hingga 12 jam setelah konsumsi dan meningkat selama 12 hingga 24 jam setelah konsumsi.
2. Efek Alkohol pada Irama Jantung
Alkohol bekerja seperti “obat depresan” yang bisa memperlambat fungsi otak yang mengatur berbagai aktivitas tubuh, termasuk detak jantung dan pernapasan. Artinya, meminum alkohol dalam jumlah banyak sekaligus dapat membuat detak jantung dan pernapasan melambat. Di samping itu, alkohol juga bisa menyebabkan peningkatan detak jantung secara tiba-tiba atau munculnya sensasi jantung berdebar-debar (palpitasi) untuk sementara waktu.
3. Efek Alkohol pada Peningkatan Berat Badan
Sebagai informasi, terdapat banyak minuman beralkohol yang memiliki kandungan kalori cukup tinggi. Apabila kalori dari alkohol dikonsumsi secara rutin dan berlebihan, hal ini dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan obesitas. Kondisi obesitas sendiri meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung dan stroke. Selain itu, banyak minuman beralkohol dengan campuran gula tambahan yang membuat kandungan kalori semakin tinggi.
Dengan kata lain, konsumsi alkohol secara rutin dapat menyulitkan pengendalian berat badan dan menyebabkan peningkatan berat badan. Yang mana, berat badan berlebih sendiri merupakan salah satu faktor risiko utama yang memicu masalah pada jantung.
5. Efek Alkohol pada Penyakit Jantung
Pada seseorang yang sudah didiagnosis penyakit jantung, penting untuk berdiskusi dengan dokter mengenai konsumsi minuman beralkohol. Minum alkohol sering kali menjadi pemicu gangguan irama jantung, seperti atrial fibrilasi. Selain itu, mengonsumsi alkohol bisa memperparah kondisi kardiomiopati (kerusakan otot jantung) yang disebabkan oleh alkohol.
4. Efek Alkohol pada Kesehatan Jantung
Banyak orang percaya bahwa alkohol, terutama red wine, baik untuk kesehatan jantung karena mengandung antioksidan. Faktanya, mengonsumsi red wine atau jenis alkohol lainnya untuk melindungi jantung bukanlah langkah yang tepat karena risikonya bisa lebih besar daripada manfaat yang diduga.
Alih-alih mengonsumsi red wine, antioksidan bisa diperoleh dari makanan lain, seperti buah anggur, blueberry, dan stroberi. Selain itu, melindungi jantung lebih efektif dan aman dilakukan dengan cara berolahraga lebih rutin, menjaga berat badan ideal, serta berhenti merokok.
6. Efek Alkohol Setelah Operasi
Sebelum mulai minum alkohol kembali setelah operasi jantung, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter. Hal ini karena selama di rumah sakit, pasien biasanya diberi obat untuk mengatur tekanan darah. Jika pasien mulai minum alkohol secara rutin setelah pulang, alkohol bisa memengaruhi tekanan darah sehingga dokter mungkin perlu menyesuaikan dosis obat.
Pascaoperasi jantung, banyak pasien mengalami penurunan mood atau perasaan sedih. Namun, mengonsumsi alkohol saat kondisi emosional sedang rentan bisa memperburuk dan memperpanjang perasaan tersebut. Oleh karena itu, sebaiknya menunggu sampai kondisi emosional membaik sebelum kembali mengonsumsi alkohol agar proses pemulihan berjalan lebih baik.
7. Efek Alkohol terhadap Pengobatan Penyakit Jantung
Alkohol dapat membuat beberapa obat menjadi kurang efektif atau menimbulkan efek samping seperti mengantuk. Jika sedang mengonsumsi obat untuk diabetes atau obat pengencer darah (antikoagulan), seperti warfarin, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau apoteker karena alkohol bisa memengaruhi cara kerja obat tersebut.
Adakah Jumlah Asupan Alkohol yang Direkomendasikan?
Menurut Heart Foundation, tidak ada tingkat konsumsi alkohol yang benar-benar aman bagi kesehatan jantung. Bahkan konsumsi satu minuman standar per hari dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi hingga 6%, yang merupakan faktor utama penyakit jantung dan stroke.
Di samping itu, alkohol juga berkaitan erat dengan peningkatan risiko atrial fibrillation, stroke hemoragik, gagal jantung, dan penyakit jantung iskemik. Bagi yang tidak mengonsumsi alkohol, sebaiknya jangan memulai. Namun jika sudah terbiasa mengonsumsinya, mengurangi jumlahnya adalah langkah bijak untuk menjaga kesehatan jantung.
Itulah penjelasan mengenai efek alkohol pada jantung yang penting untuk disadari. Dampak negatif alkohol terhadap jantung bisa muncul secara perlahan dan sering kali tanpa gejala awal yang jelas. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan jantung secara berkala, terutama jika memiliki kebiasaan konsumsi alkohol atau riwayat penyakit kardiovaskular.
Untuk evaluasi dan penanganan lebih lanjut, konsultasikan dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat. Penanganan yang tepat sejak dini dapat membantu mencegah komplikasi serius dan menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang.
Akan lebih baik apabila Anda juga melakukan pemeriksaan jantung secara rutin sebagai langkah deteksi dini adanya penyakit jantung menggunakan paket Skrining Kesehatan Jantung dari Siloam Hospitals yang bisa dipesan melalui aplikasi MySiloam.
Sumber
Heart Foundation. Alcohol and the heart. Diakses pada 2025 | British Heart Foundation. Alcohol and heart disease: what are the risks?. Diakses pada 2025 | AHA ASA Journal. Alcohol Use and Cardiovascular Disease: A Scientific Statement From the American Heart Association. Diakses pada 2025 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC
Kardiologi (Jantung)
Subspesialis Kardiologi Intervensi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Skrining Premium Gagal Jantung
Skrining Jantung
13 Service/Item
Rp6.000.000
TERPOPULER
Paket Spesial Skrining Jantung
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp1.200.000
TERPOPULER
Skrining Jantung Advance
Skrining Jantung
9 Service/Item
Rp2.950.000
TERPOPULER
Jantung Kuat
Skrining Jantung
2 Service/Item
Rp499.000
TERPOPULER
Jantung Sehat
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp999.000






