Ibu dan Anak
Mengenal Tahapan Pertumbuhan Gigi Bayi dan Anak, Sudah Tahu?

Table of Contents
Pada dasarnya, pertumbuhan gigi bayi telah dimulai sejak masih di dalam kandungan. Namun, gigi pada janin ini biasanya belum muncul dan masih tersembunyi di dalam gusi. Lantas, bagaimana tahapan yang akan berlangsung hingga gigi pada bayi dan anak dapat tumbuh dengan sempurna?
Untuk mengetahui tahapan pertumbuhan gigi bayi dan anak-anak selengkapnya, Anda dapat menyimak ulasan berikut ini.
Jenis-Jenis Gigi yang Tumbuh Pada Bayi dan Anak-Anak
Sebelum mengenal tahapan pertumbuhan gigi buah hati, penting untuk memahami jenis-jenis gigi pada bayi dan anak-anak terlebih dahulu. Adapun beberapa jenis gigi yang tumbuh pada bayi dan anak-anak adalah sebagai berikut:
-
Gigi seri: Gigi depan yang terletak pada rahang bawah dan atas untuk menggigit makanan. Umumnya, gigi seri atas dan bawah akan tumbuh dalam waktu yang berdekatan.
-
Gigi taring: Gigi yang memiliki ujung lancip dan terletak mengapit gigi seri di rahang bawah dan atas. Gigi ini berfungsi untuk memotong dan mengoyak makanan.
-
Gigi geraham depan (gigi premolar): Berfungsi untuk menghancurkan dan menghaluskan makanan.
-
Gigi geraham belakang (gigi molar): Gigi yang berukuran lebih besar dari gigi geraham depan dan juga berfungsi untuk menghaluskan makanan.
Tahapan Pertumbuhan Gigi Bayi dan Anak-Anak
Utamanya, pertumbuhan gigi pada anak dapat dibagi menjadi dua tahap, yaitu fase bayi dan fase anak-anak. Berikut masing-masing penjelasannya.
Fase Pertumbuhan Gigi Bayi
Kapan gigi bayi tumbuh? Sebetulnya, pertumbuhan gigi bayi cenderung berbeda-beda pada setiap individu. Namun, fase pertumbuhan gigi bayi yang umum terjadi adalah sebagai berikut:
1. Usia 5 Bulan
Pertumbuhan gigi bayi biasanya akan dimulai pada usia 5 bulan. Namun, tanda-tanda pertumbuhan gigi bayi, seperti gusi kemerahan dan membengkak, mungkin saja terlihat pada usia yang lebih dini, yaitu sekitar 4 bulan. Tak jarang pula pertumbuhan gigi bayi ini cenderung mulai lebih lambat dari biasanya, seperti pada usia 6–7 bulan.
2. Usia 6–10 Bulan
Pada usia 6 bulan, dua gigi seri depan pada rahang bawah bayi akan mulai muncul secara bersamaan. Lalu, setelah menginjak usia 7–10 bulan, dua gigi seri depan pada rahang atas bayi juga mulai tumbuh.
Namun, sebagian besar bayi mungkin akan mengalami pertumbuhan dua gigi seri depan di rahang atasnya pada usia 8–12 bulan. Pada usia tersebut, orang tua sudah dapat memberikan makanan yang bertekstur lebih padat untuk si kecil guna melatih kemampuan untuk mengunyah makanan.
3. Usia 9–16 Bulan
Fase pertumbuhan gigi bayi selanjutnya dimulai pada usia 9–16 bulan. Pada fase ini, dua gigi seri samping (pada rahang atas dan bawah) yang mengapit sepasang gigi seri depan akan mulai tumbuh. Pada fase ini, terutama saat usia bayi menjelang 12 bulan, merupakan waktu yang tepat untuk melakukan kontrol pertama ke dokter gigi.
Fase Pertumbuhan Gigi Anak
Setelah bayi menginjak usia di atas 1 tahun dan pertumbuhan gigi serinya sudah lengkap, gigi di bagian tengah dan belakang akan mulai muncul. Adapun penjelasan lengkap mengenai tahapan pertumbuhan gigi anak adalah sebagai berikut:
1. Usia 13–19 Bulan
Ketika si kecil sudah berusia 13–19 bulan, gigi premolar pertama pada rahang atas dan bawah akan mulai tumbuh dalam waktu yang berdekatan. Selain itu, pada fase ini, produksi air liur di dalam rongga mulut anak juga cenderung meningkat.
2. Usia 17–23 Bulan
Memasuki usia 17–23 bulan, gigi taring anak akan mulai muncul pada rahang atas maupun rahang bawah. Hal ini menandakan bahwa si kecil sudah siap mengonsumsi makanan padat.
Di samping itu, tahapan pertumbuhan gigi taring pada anak juga bisa menyebabkan munculnya gigi gingsul. Kondisi tersebut dapat terjadi karena gigi geraham depan sudah muncul terlebih dahulu sehingga membuat gigi taring tidak mendapatkan ruang tumbuh yang cukup dan akhirnya tumbuh keluar dari tempatnya.
3. Usia 23–33 Bulan
Pertumbuhan gigi anak akan dilanjutkan pada usia 23–33 bulan. Pada fase ini, gigi geraham kedua akan mulai tumbuh di pangkal gusi bawah dan atas.
4. Usia 2–3 Tahun
Setelah berusia 2–3 tahun, anak biasanya telah memiliki gigi susu yang berjumlah lengkap yaitu, sebanyak 20 gigi dengan 10 gigi pada rahang atas dan 10 gigi pada rahang bawah. Susunan gigi susu ini akan terus bertahan sampai anak berusia 6–7 tahun sebelum tergantikan oleh gigi permanen.
Ketika anak sudah memiliki gigi permanen, ajarkan anak untuk rajin menyikat gigi sebanyak dua kali sehari untuk menjaga kebersihan rongga mulut dan mencegah kerusakan gigi.
Kenapa Gigi Anak Tidak Tumbuh Tepat Waktu?
Tak jarang dari orang tua yang merasa khawatir ketika menemukan pertumbuhan gigi pada si kecil tidak sama dengan anak seusianya. Pada dasarnya, terdapat beberapa kondisi yang bisa memengaruhi pertumbuhan gigi pada anak, yaitu:
-
Faktor genetik.
-
Jenis kelamin. Pertumbuhan gigi pada anak perempuan cenderung lebih cepat jika dibandingkan dengan anak laki-laki.
-
Konsumsi kalsium pada ibu saat masa kehamilan.
-
Bayi mengidap kekurangan nutrisi (malnutrisi).
-
Orang tua cenderung kurang merangsang pertumbuhan gigi bayi, seperti jarang memberikan makanan bertekstur lebih padat atau tidak menggunakan teether dengan tepat.
Perlu diketahui, jika keterlambatan pertumbuhan gigi ini terjadi pada anak berusia di bawah 1 tahun, maka masih tergolong normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun, apabila gigi pada si kecil tidak tumbuh meski telah berusia di atas 1 tahun, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis anak dan/atau dokter spesialis kesehatan gigi anak sesegera mungkin guna memperoleh diagnosis serta tindakan medis yang tepat.
Tips Perawatan Gigi Bayi dan Anak-Anak
Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk merawat dan menjaga kesehatan gigi pada bayi dan anak-anak, di antaranya adalah:
-
Bersihkan gigi dan gusi bayi menggunakan kain kasa steril minimal 2–3 kali sehari.
-
Gunakan sikat gigi yang tepat. Pilihlah sikat gigi bayi yang memiliki kepala sikat berukuran kecil, bulu sikat lembut, dan pegangan yang besar.
-
Hindari memberikan empeng atau dot bayi pada saat bayi tidur. Sebab, hal ini berisiko memicu pertumbuhan bakteri di dalam mulut bayi yang bisa menyebabkan gigi berlubang (karies gigi).
-
Berikan air mineral secara rutin untuk membantu membersihkan sisa-sisa makanan pada rongga mulut si kecil.
-
Bersihkan dot bayi secara rutin.
-
Rutin kunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gigi si kecil.
Itulah ulasan mengenai tahapan pertumbuhan gigi bayi dan anak-anak yang penting untuk diketahui oleh orang tua. Namun, jika si kecil menunjukkan gangguan pertumbuhan gigi yang memengaruhi kemampuan berbicara dan mengunyah, segera kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk memperoleh tindakan yang tepat dari dokter terkait.
Untuk mencari informasi jadwal dan reservasi pertemuan dengan dokter, Anda dapat memanfaatkan fitur Cari Dokter atau menggunakan MySiloam Apps yang bisa diunduh secara gratis melalui smartphone Anda. Download aplikasinya sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Sriwijaya Palembang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Ifo Faujiah Sihite, M.Ked (Ped), SpA
Pediatrik (Anak)
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
Siloam Hospitals Jambi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Anggun Kusumasari, SpA, MSc, AIFO-K
Pediatrik (Anak)
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
Siloam Hospitals Balikpapan
Tersedia :
Tersedia hari ini







