6 Cara Mengobati Asam Urat Rekomendasi Dokter
Kesehatan Tubuh

6 Cara Mengobati Asam Urat Rekomendasi Dokter

13 Januari 2026 5 menit waktu baca
gejala asam urat

Asam urat (gout) adalah salah satu bentuk radang sendi yang terjadi akibat tingginya kadar asam urat dalam darah. Kondisi ini umumnya menimbulkan nyeri pada area persendian, sehingga sering kali sulit dibedakan dengan rematik yang juga menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada otot maupun sendi. 

 

Selain rasa nyeri, penderita asam urat biasanya merasakan sensasi panas disertai pembengkakan pada sendi. Oleh karena itu, penggunaan obat asam urat sering dibutuhkan untuk membantu meredakan keluhan tersebut. Jika tidak ditangani dengan baik, keluhan ini dapat mengganggu aktivitas harian dan membuat pergerakan menjadi terbatas.

 

Di sisi lain, asam urat umumnya lebih sering dialami oleh pria berusia sekitar 30 tahun, sedangkan pada wanita biasanya muncul saat memasuki masa menopause. Munculnya penyakit ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti keturunan, cedera pada sendi, kebiasaan mengonsumsi minuman manis atau alkohol, penggunaan obat tertentu, serta adanya kondisi medis lain yang mendasari. Mari simak informasi lebih detail seputar asam urat dalam artikel ini.

 

Gejala Umum Asam Urat

 

Tidak dapat disepelekan, gejala-gejala berikut ini bisa saja menjadi tanda seseorang terserang penyakit asam urat. Jika mengalaminya, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat, penanganan termasuk pemberian obat asam urat yang sesuai.

 

1. Nyeri pada Persendian 

 

Gejala yang paling jelas ditandai adalah timbulnya rasa nyeri pada bagian persendian. Rasa nyeri ini diakibatkan oleh kadar asam urat yang terlalu tinggi di dalam darah sehingga menimbulkan penumpukan kristal asam urat. Bagian yang biasanya terserang nyeri yakni pergelangan kaki, pergelangan tangan, jari tangan, lutut, dan siku. 

 

2. Pembengkakan Sendi 

 

Gejala asam urat berikutnya yang sering dialami penderita adalah terjadinya pembengkakan pada sendi atau sinovium. Pembengkakan ini dapat terjadi akibat meningkatnya volume synovial atau cairan pelumas sendi pada saat bagian sendi tersebut terkena asam urat. 

 

3. Rasa Panas pada Persendian 

 

Ketika sendi terserang asam urat dan terjadi peradangan, keluhan yang muncul tidak hanya berupa nyeri dan pembengkakan. Pada kondisi ini, sendi juga sering terasa panas atau hangat saat disentuh, bahkan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman saat digunakan untuk bergerak. 

 

4. Rasa Tidak Nyaman pada Sendi 

 

Sesaat setelah mengalami rasa nyeri, penderita asam urat akan mengalami ketidaknyamanan pada sendi. Hal tersebut dapat berlangsung beberapa hari dan fase lanjutan hingga berminggu-minggu. Jika asam urat kembali kambuh, jangka waktunya akan berlangsung lebih lama dari sebelumnya dan kemungkinan akan menyerang bagian sendi lainnya. 

 

5. Terdapat Benjolan

 

Kondisi ini dapat terjadi apabila penyakit ini tidak segera ditangani secara medis. Benjolan yang terdapat pada persendian ini disebut thopi. Thopi akan menjadi kronis dan keberadaannya permanen. Hal ini tentu saja dapat merusak sendi dan jaringan lunak di sekitarnya serta dapat merusak kulit yang mengelilingi persendian.

 

Cara Mengobati Asam Urat

 

Penyakit asam urat dapat ditangani dengan atau tanpa mengonsumsi obat asam urat. Terdapat berbagai cara alami yang bisa dilakukan untuk mengobati penyakit satu ini. Namun, perlu diingat untuk selalu berkonsultasi ke dokter untuk berbagai gejala yang timbul. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengobati gejala asam urat. 

 

1. Konsumsi Obat Dokter 

 

Konsumsi obat asam urat sesuai dengan resep dokter merupakan cara yang paling umum dan efektif untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah serta mengurangi gejalanya. Lakukan konsultasi dokter untuk mendapatkan resep tepat untuk menangani gejala sakit asam urat.  

 

2. Konsumsi Makanan Tinggi Vitamin C 

 

Makanan yang mengandung vitamin C dapat dikonsumsi untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah. Namun hati-hati, suplemen vitamin C juga tidak boleh dikonsumsi sembarangan apabila terdapat penyakit medis lainnya. Konsultasikan lebih dulu pada dokter mengenai konsumsi vitamin C dan riwayat kesehatan tubuh masing-masing.  

 

3. Perbanyak Minum Air Putih 

 

Banyak minum air putih dapat mengurangi pembengkakan yang terjadi pada sendi akibat asam urat. Selain air putih, penderita dapat pula mengonsumsi cairan bening lainnya seperti kaldu atau teh herbal sebagai obat asam urat. Namun, untuk kadar banyaknya air, sebaiknya tanyakan pada dokter ahli agar dapat disesuaikan dengan kondisi kesehatan tubuh penderita asam urat. 

 

4. Hindari Makanan Tinggi Purin

 

Makanan dengan kandungan purin yang tinggi dapat meningkatkan risiko terkena asam urat. Purin dapat ditemukan pada daging sapi, daging babi, daging rusa, jeroan, ikan sarden, ikan kod, kerang, dan remis. Jenis makanan tersebut merupakan makanan penyebab asam urat. Oleh sebab itu, penderita asam urat perlu mengurangi dan menghindari makanan tersebut agar gejala asam urat tidak semakin parah.

 

5. Olahraga Teratur

 

Olahraga teratur dapat membantu menurunkan kadar asam urat. Aktif berolahraga dan bergerak dapat mengurangi dan meminimalisir gejala asam urat. Namun perlu dicatat, tidak disarankan bagi penderita untuk melakukan olahraga pada saat asam urat sedang menyerang karena hal ini hanya akan menyebabkan keparahan pada sendi. 

 

6. Hindari Stres

 

Stres dapat mengundang berbagai penyakit, termasuk meningkatkan risiko peradangan. Sangat penting bagi para penderita asam urat untuk menjaga diri agar tidak mengalami stres yang bisa memperparah gejala asam urat.

 

Itulah penjelasan seputar asam urat yang perlu dipahami. Perlu diingat, informasi ini bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan pemeriksaan serta saran medis profesional, termasuk dalam menentukan penggunaan obat asam urat yang sesuai dengan keluhan Anda. 

 

Jika Anda merasakan gejala asam urat, seperti nyeri hingga pembengkakan pada sendi yang tak kunjung membaik, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter agar memperoleh diagnosis dan penanganan yang tepat. Dalam hal ini, Anda dapat mengunjungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Reumatologi di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan perawatan sesuai kondisi kesehatan Anda.

 

Perlu diketahui, tahapan pemeriksaan dan pengobatan bisa berbeda di setiap fasilitas kesehatan karena tenaga medis akan menyesuaikannya dengan kondisi masing-masing pasien. 


Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan yang memudahkan Anda, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari dapatkan layanan kesehatan yang lebih praktis dengan mengunduh aplikasi MySiloam sekarang juga!

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 3

Dokter Kami
dr-asdi-predi-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Asdi Predi, SpPD, FINASIM

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Sriwijaya Palembang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail