Mengenal Nyeri Sendi dan Berbagai Metode Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Mengenal Nyeri Sendi dan Berbagai Metode Pengobatannya

02 September 2025 4 menit waktu baca
mengenal nyeri sendi

 

Nyeri sendi adalah rasa tidak nyaman yang memengaruhi salah satu atau beberapa sendi di tubuh. Sendi merupakan tempat ujung dua atau lebih tulang bertemu, misalnya sendi pinggul, siku, bahu, dan lain-lain. Ada banyak kondisi yang dapat menyebabkan nyeri sendi, salah satu penyebab yang paling umum adalah artritis. Mari simak informasi selengkapnya melalui artikel berikut ini.

 

Apa Itu Nyeri Sendi?

 

Sendi adalah bagian yang memberikan dukungan dan membantu tubuh untuk bergerak. Nyeri sendi dapat terjadi akibat adanya kerusakan, penyakit, ataupun cedera pada sendi. Nyeri sendi bisa memengaruhi bagian tubuh mana pun. Namun, area sendi yang paling sering mengalami nyeri di antaranya:

 

  • Tangan dan kaki.

  • Pinggul.

  • Lutut.

  • Tulang belakang.

 

Nyeri sendi biasanya dapat terasa lebih parah di pagi hari dan membaik ketika penderitanya mulai beraktivitas. Namun, pada sebagian kasus lain, nyeri pada sendi dapat semakin memburuk ketika beraktivitas, tergantung dari penyebab yang mendasari nyeri sendi.

 

Penyebab Nyeri Sendi

 

Nyeri pada sendi adalah suatu kondisi yang umum terjadi, terutama pada orang yang lebih tua. Namun, hingga kini, artritis (radang sendi) masih menjadi penyebab paling sering nyeri pada sendi. Terdapat banyak jenis artritis, namun dua jenis yang paling umum adalah osteoarthritis dan rheumatoid arthritis. Kondisi ini sering menyerang pergelangan tangan, tangan, pinggul, dan lutut.

 

Selain osteoarthritis dan rheumatoid arthritis, nyeri pada sendi juga dapat disebabkan oleh beberapa kondisi berikut ini:

 

 

Gejala Nyeri Sendi

 

Pada dasarnya, nyeri sendi merupakan sebuah gejala yang disebabkan oleh kondisi tertentu. Biasanya, gejala lain yang menyertai nyeri pada sendi adalah sebagai berikut:

 

  • Kekakuan sendi.

  • Pembengkakan pada sendi.

  • Sendi tampak kemerahan dan terasa hangat.

  • Gerakan sendi terbatas.

  • Kelemahan sendi.

  • Mudah lelah.

  • Sendi tidak stabil.

  • Gangguan tidur.

 

Diagnosis Nyeri Sendi

 

Sebelum menegakkan diagnosis nyeri sendi, dokter akan terlebih dahulu melakukan wawancara medis (anamnesis) mengenai gejala dan riwayat kesehatan pasien serta keluarga. Kemudian, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik. Biasanya, dokter memerlukan tes penunjang untuk menentukan penyebab nyeri pada sendi, seperti:

 

  • Rontgen (X-ray).

  • CT scan.

  • MRI.

  • Tes darah, untuk mendeteksi penyakit autoimun dan tanda peradangan.

 

Pengobatan Nyeri Sendi

 

Tergantung dari penyebab dan tingkat keparahannya, pengobatan nyeri sendi bisa dilakukan dengan perawatan mandiri di rumah, obat-obatan, atau operasi. 

 

Pengobatan nyeri sendi secara mandiri:

 

  • Mengompres bagian nyeri dengan bantal pemanas atau es yang dibungkus dengan kain untuk meredakan nyeri. Lakukan upaya ini beberapa kali.

  • Olahraga. Aktivitas fisik dapat membantu mengembalikan kekuatan dan fungsi tubuh. Beberapa olahraga yang direkomendasikan adalah peregangan ringan, berjalan, berenang, atau latihan aerobik (low-impact aerobic).

  • Menurunkan berat badan untuk mengurangi ketegangan pada sendi.

  • Menggunakan obat topikal atau oles, seperti salep atau gel khusus yang digunakan untuk meredakan nyeri.

  • Mengonsumsi suplemen, seperti glukosamin. Namun, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis profesional terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.

 

Alat atau obat-obatan yang biasanya diberikan untuk mengatasi nyeri sendi meliputi:

 

  • Alat bantu pendukung, seperti penyangga, tongkat, atau perangkat ortopedik di sepatu untuk memudahkan gerakan.

  • Terapi fisik (fisioterapi) atau terapi okupasi.

  • Obat antinyeri nonsteroid (OAINS).

  • Antidepresan untuk membantu meningkatkan kualitas tidur.

  • Steroid, sering kali diberikan melalui suntikan.

 

Pengobatan nyeri sendi dengan prosedur operasi

 

Beberapa pilihan prosedur operasi untuk mengatasi nyeri pada sendi akibat kondisi yang kompleks, di antaranya:

 

  • Artroskopi: Prosedur ini dilakukan dengan membuat dua atau tiga sayatan kecil untuk memasukkan artroskop (alat yang tipis dan fleksibel) untuk memperbaiki tulang rawan dan membuang serpihan tulang di dalam atau di dekat sendi.

  • Fusi sendi: Prosedur untuk menyatukan ujung-ujung tulang sehingga sendi tidak lagi utuh. Prosedur ini paling sering digunakan pada tangan, pergelangan kaki, dan tulang belakang.

  • Osteotomi: Prosedur ini dilakukan dengan meluruskan atau membentuk kembali tulang panjang lengan atau kaki untuk mengurangi tekanan pada bagian sendi yang rusak.

  • Penggantian sendi: Jika perawatan lain tidak berhasil, dokter dapat merekomendasikan penggantian sendi. Hal ini biasanya dilakukan ketika tulang rawan yang menjadi bantalan ujung-ujung tulang mulai terkikis. Pada prosedur ini, dokter akan mengangkat sebagian tulang dan menanamkan sendi buatan yang terbuat dari logam atau plastik.

 

Penting untuk dipahami bahwa penyebab dan gejala terkait nyeri sendi di atas tidak bisa dijadikan sebagai acuan utama yang mewakili kondisi tersebut. Bukan tidak mungkin, beberapa gejala yang disebutkan di atas juga terjadi pada kondisi medis lain.

 

Oleh karena itu, penting untuk melakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Orthopaedi di Siloam Hospitals terdekat agar mendapatkan diagnosis yang tepat, terlebih jika Anda mengalami pembengkakan pada bagian tubuh tertentu hingga sulit bergerak.

 

Sebagai informasi, setiap rumah sakit mungkin memiliki tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang tersedia. Namun, tenaga medis profesional akan mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien terlebih dahulu guna menentukan langkah pemeriksaan dan pengobatan yang tepat.


Siloam Hospitals juga menyediakan paket Fisioterapi - Homecare yang bisa Anda pesan secara praktis melalui aplikasi MySiloam. Anda dapat melakukan transaksi di aplikasi MySiloam dari mana saja, kemudian tenaga medis akan datang ke rumah Anda sesuai tanggal janji temu yang sudah dijadwalkan.

Sumber

Cleveland Clinic. Joint Pain. Diakses pada 2024 | Mayo Clinic. Joint Pain. Diakses pada 2024 | WebMD. Joint Pain. Diakses pada 2024 | Healthline. What to Know About Joint Pain. Diakses pada 2024 | Medical news Today. What to Know About Joint Pain. Diakses pada 2024 | StatPearls Publishing. Arthritis. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-made-o-mahendra-spot-mbiomed

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed

Ortopedi (Tulang)

Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-su-djie-to-rante-m-biomed-spot

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-henry-tanzil-spotk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail