Kesehatan Tubuh
Bamboo Spine (Ankylosing Spondylitis) - Penyebab & Gejala

Table of Contents
Ankylosing spondylitis atau bamboo spine adalah salah satu kelainan tulang belakang, lebih tepatnya peradangan kronis yang menyebabkan rasa nyeri dan tertutupnya celah antar ruas tulang belakang sehingga terlihat seperti pohon bambu.
Bamboo spine juga membuat tulang belakang kehilangan kelenturannya sehingga dapat mengubah postur tubuh. Gangguan tulang belakang ini dapat membuat penderitanya memiliki postur bungkuk. Lantas, apa penyebab bamboo spine serta bagaimana mengatasinya? Mari simak ulasan berikut ini!
Apa itu Bamboo Spine (Ankylosing Spondylitis)?
Bamboo spine atau ankylosing spondylitis adalah peradangan yang terjadi pada tulang belakang dan sendi tulang sacroiliac. Peradangan ini menyebabkan menutupnya celah antar ruas tulang belakang sehingga sering kali menimbulkan nyeri.
Normalnya, tulang belakang terdiri atas beberapa ruas tulang dan terhubung melalui bantalan sendi yang lunak. Tetapi pada kasus bamboo spine, celah bantalan tersebut melebur menjadi tulang sehingga tulang belakang kehilangan kelenturannya. Kondisi ini dapat menyebabkan penderitanya mengalami perubahan postur tubuh, seperti menjadi bungkuk.
Penyebab Bamboo Spine
Hingga kini kepastian mengenai penyebab bamboo spine belum diketahui. Namun, terdapat dugaan bahwa kondisi ini berkaitan dengan kelainan gen HLA-B27. Meski begitu, tidak semua orang yang memiliki kelainan gen HLA-B27 pasti terkena penyakit ankylosing spondylitis.
Meski penyebabnya belum diketahui secara pasti, beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena bamboo spine adalah sebagai berikut:
- Berusia remaja atau di atas 30 tahun
- Memiliki keluarga dengan riwayat ankylosing spondylitis
- Berjenis kelamin pria
Gejala Bamboo Spine
Gejala umum yang sering dirasakan oleh penderita bamboo spine adalah nyeri atau kaku di leher, punggung bawah, dada, dan panggul. Rasa nyeri tersebut akan semakin meningkat ketika bangun tidur atau setelah berdiam dalam waktu yang lama.
Gejala nyeri tersebut dapat hilang dan muncul dengan sendirinya dalam waktu-waktu tertentu selama beberapa bulan hingga tahun. Kondisi ini dapat menyebabkan pengidapnya berisiko mengalami kifosis apabila tidak ditangani dengan segera.
Selain rasa nyeri pada bagian-bagian tubuh tertentu, beberapa gejala lain yang dapat dirasakan oleh penderita bamboo spine adalah sebagai berikut:
- Mudah merasa lelah
- Demam
- Peradangan pada jari-jari
- Nyeri di lutut
- Sakit perut hingga diare
- Gangguan penglihatan
- Sulit bernapas
- Kulit terasa gatal, kemerahan, dan bersisik
Segera konsultasikan pada dokter lebih awal apabila Anda merasakan beberapa gejala di atas, terlebih ketika merasakan nyeri yang hilang timbul pada area sekitar tulang belakang dan tidak kunjung membaik.
Diagnosis Bamboo Spine
Untuk menegakkan diagnosis terkait ankylosing spondylitis, dokter akan terlebih dahulu melakukan anamnesis terhadap pasien dengan menanyakan gejala yang dialami serta riwayat kesehatannya.
Kemudian, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik guna mengetahui peradangan pada sendi atau penurunan kelenturan gerak punggung. Adapun beberapa tes penunjang yang akan dijalankan untuk mendiagnosis penyakit bamboo spine adalah sebagai berikut:
- Tes pencitraan dengan rontgen, CT Scan, atau MRI: Untuk memeriksa kondisi tulang belakang atau bagian tulang lainnya.
- Tes darah: Untuk mendeteksi adanya tanda-tanda peradangan yang terjadi pada bagian tubuh tertentu.
- Tes genetik: Untuk memeriksa apakah pasien mempunyai kelainan pada gen HLA-B27.
Komplikasi Bamboo Spine
Bamboo spine adalah kondisi yang memerlukan penanganan dengan segera. Jika tidak, ada beberapa komplikasi yang dapat ditimbulkan oleh penyakit bamboo spine:
- Radang mata (iritis): Kondisi di mana mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya, terasa sakit, dan pandangan menjadi kabur.
- Patah tulang belakang: Bamboo spine berpotensi menyebabkan osteoporosis yang dapat melemahkan tulang sehingga meningkatkan risiko patah tulang.
- Sindrom cauda equina: Rasa nyeri pada bagian bokong dan panggul, sulit berjalan, tungkai melemas, serta inkontinensia urin dan kotoran.
- Gangguan jantung: Bamboo spine dapat menimbulkan peradangan pada pembuluh darah, sehingga berisiko menyebabkan penyakit jantung.
Cara Mengatasi Bamboo Spine
Tidak ada penanganan khusus bagi penderita ankylosing spondylitis. Tetapi dokter akan melakukan beberapa tindakan untuk meredakan sakit, mencegah komplikasi, dan memperbaiki kelainan postur tubuh sehingga pasien dapat beraktivitas secara normal kembali. Adapun beberapa metode penanganan untuk penderita bamboo spine adalah sebagai berikut.
1. Pemberian Obat
Beberapa obat-obatan yang umum diberikan kepada pasien penderita ankylosing spondylitis adalah:
- Obat antiinflamasi nonsteroid
- Obat antidepresan, bertujuan untuk mengurangi rasa nyeri punggung yang kronis
- Obat suntik kortikosteroid
- Disease-modifying anti-rheumatic drugs (DMARD)
2. Fisioterapi
Fisioterapi adalah tindakan rehabilitasi medis yang bertujuan untuk meredakan sakit serta meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan otot pada penderita bamboo spine. Untuk hasil yang maksimal, fisioterapi perlu diiringi dengan olahraga rutin guna membantu memperkuat otot sendi dan melemaskan otot yang kaku.
3. Operasi
Pilihan terakhir untuk penanganan bamboo spine adalah melakukan operasi. Prosedur ini akan dilakukan bila pasien mengalami rasa sakit yang luar biasa serta kerusakan parah pada sendi. Tujuan dari prosedur operasi yaitu mengganti sendi rusak dengan sendi artifisial.
Selain melakukan pengobatan, gejala bamboo spine dapat dikurangi atau dicegah dengan mengatur gaya hidup sehat seperti berolahraga, diet nutrisi, dan istirahat yang cukup.
Apabila Anda mengalami gejala yang berhubungan dengan tulang, segera lakukan pemeriksaan dengan dokter spesialis ortopedi (tulang) di Siloam Hospitals Mampang. Buat janji temu terlebih dahulu melalui call center di 1-500-181 atau melalui aplikasi MySiloam.
Siloam Hospitals Mampang merupakan Pusat Unggulan Ortopedi yang menawarkan diagnosis, perawatan, dan rehabilitasi ahli untuk keluhan pada gangguan tulang, sendi, atau jaringan ikat. Siloam Hospitals Mampang juga telah terkoneksi dengan aplikasi MySiloam sehingga memudahkan Anda untuk membuat janji temu, pemesanan dan pembelian paket medical check up, pengecekan hasil tes serta akses riwayat medis.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed
Ortopedi (Tulang)
Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini







