Kesehatan Tubuh
Artritis Gout - Penyebab, Gejala, Pengobatan & Pencegahan

Table of Contents
Artritis gout adalah jenis artritis (radang sendi) yang disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat di dalam sendi. Asam urat (uric acid) adalah senyawa kimia yang biasanya terbentuk ketika tubuh memecah zat purin dalam makanan yang kita makan.
Ketika kadar uric acid dalam darah terlalu tinggi, akan terjadi pembentukan kristal di dalam sendi yang menyebabkan peradangan dan rasa nyeri hebat. Artritis gout sendiri biasanya menyerang sendi jari kaki, lutut, dan pergelangan kaki.
Mari ketahui lebih jauh tentang penyebab, gejala, pengobatan, dan pencegahan artritis gout melalui artikel di bawah ini.
Apa itu Artritis Gout?
Artritis gout adalah peradangan pada sendi yang disebabkan oleh meningkatnya kadar asam urat (uric acid) dalam tubuh. Penyakit ini cukup umum terjadi dan dapat menimbulkan nyeri pada persendian, kemerahan, hingga pembengkakan.
Artritis sering terjadi pada bagian jempol kaki. Meski begitu, kondisi ini juga bisa menyerang lutut, pergelangan kaki, tangan dan pergelangan tangan, serta siku. Artritis juga bisa terjadi pada tulang belakang, namun kondisi ini cukup jarang.
Artritis gout biasanya berlangsung selama 1–2 minggu. Namun, kondisi ini juga dapat berlangsung lebih lama dan menyebabkan gejala yang lebih parah. Bahkan, artritis gout yang terjadi secara terus-menerus dapat berujung menjadi gout kronis dan berpotensi merusak persendian.
Penyebab Artritis Gout
Penyebab utama artritis gout adalah meningkatnya kadar uric acid dalam darah. Sebenarnya, tubuh memproduksi uric acid secara alami dengan memecah purin atau zat dalam tubuh yang dihasilkan oleh asupan makanan.
Normalnya, asam urat tersebut akan dikeluarkan oleh tubuh melalui feses dan urine. Akan tetapi, jika kadar asam urat berlebihan, maka akan terjadi penumpukan, sehingga terbentuk kristal yang menimbulkan peradangan.
Faktor Risiko Artritis Gout
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami artritis gout adalah sebagai berikut:
- Pertambahan usia.
- Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit artritis gout.
- Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti aspirin atau obat diuretik.
- Kelebihan berat badan atau obesitas.
- Baru mengalami cedera atau menjalani operasi.
- Menderita kondisi medis tertentu, seperti diabetes, penyakit jantung, dan hipertensi.
Di samping itu, beberapa hal yang dapat meningkatkan kadar uric acid dalam darah adalah pola makan tidak sehat dan mengonsumsi makanan yang mengandung purin secara berlebihan. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua orang dengan uric acid tinggi akan terkena artritis gout.
Gejala Artritis Gout
Artritis gout dapat menimbulkan rasa nyeri hebat secara tiba-tiba dan seringnya terjadi saat malam hari. Selain itu, beberapa gejala yang juga dialami oleh penderita artritis gout adalah:
- Rasa nyeri yang berkelanjutan pada sendi.
- Kemerahan pada sendi yang terdampak.
- Pembengkakan sendi.
- Kekakuan sendi.
- Merasakan sensasi seperti terbakar pada sendi.
- Sendi terasa lunak saat ditekan.
Penegakan Diagnosis Artritis Gout
Sebelum menegakkan diagnosis, dokter akan melakukan anamnesis terkait gejala yang dialami pasien. Kemudian, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik untuk melihat apakah terdapat pembengkakan dan nyeri pada sendi. Dokter juga akan melakukan beberapa tes penunjang untuk membantu menegakkan diagnosis, seperti:
- Tes darah: Untuk mengukur kadar asam urat dalam darah.
- Tes pencitraan dengan sinar X, USG, atau MRI: Untuk melihat gambaran sendi secara lebih jelas.
- Tes aspirasi: Untuk mengambil cairan dari sendi menggunakan jarum. Setelahnya, tim medis akan menggunakan mikroskop untuk mencari kristal asam urat atau mengidentifikasi masalah lainnya, seperti infeksi atau jenis kristal lainnya.
Penegakan diagnosis artritis gout terbagi menjadi tiga golongan, di antaranya:
- Artritis gout stadium akut: Pada kondisi ini, penderita tidak merasakan adanya gejala serius. Namun, biasanya akan merasa nyeri yang hebat saat bangun tidur. Gejala lainnya adalah pembengkakan, rasa hangat, dan kemerahan pada sendi serta demam, menggigil, dan kelelahan.
- Artritis gout stadium interkritikal: Kondisi ini ditandai dengan berlangsungnya periode asimptomatik (tanpa gejala) pada sendi, lanjutan dari stadium akut. Namun, akan ditemukan kristal asam urat ketika penderita menjalani tes aspirasi sendi.
- Artritis gout stadium kronik: Pada kondisi ini, telah terbentuk benjolan akibat kristal (tophi) dan nyeri yang dirasakan setiap saat.
Pengobatan Artritis Gout
Artritis gout adalah kondisi yang memerlukan pengobatan sejak dini. Dengan begitu, kerusakan sendi bisa dicegah. Terapi artritis gout umumnya dilakukan dengan pemberian obat-obatan, seperti obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), kolkisin, dan kortikosteroid. Tujuan pengobatan artritis gout adalah mencegah kekambuhan di masa depan, mengatasi nyeri dan peradangan, serta menghindari komplikasi.
Komplikasi Artritis Gout
Apabila berlangsung terlalu lama dan tidak segera ditangani, beberapa komplikasi yang bisa terjadi akibat artritis gout adalah sebagai berikut:
- Tophi, yaitu benjolan di kulit akibat penumpukan kristal-kristal di bawah permukaan kulit.
- Kerusakan sendi.
- Batu ginjal yang disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat di ginjal.
- Gagal ginjal, akibat dari batu ginjal yang semakin membesar.
Pencegahan Artritis Gout
Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya artritis gout adalah sebagai berikut:
- Menjaga berat badan ideal.
- Mencukupi kebutuhan cairan tubuh agar terhindar dari dehidrasi.
- Berolahraga secara rutin.
- Menerapkan pola makan sehat.
Sebagai langkah pencegahan lebih lanjut, Anda dapat melakukan pemeriksaan asam urat secara berkala melalui Paket MCU Homecare Sehat dari Siloam Hospitals. Paket ini sudah termasuk pemeriksaan asam urat, darah, HbA1c, dan kolesterol.
Apabila mengalami gejala seperti nyeri pada sendi, jangan ragu untuk mengunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan penanganan secara tepat dari dokter kami.
Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, dan buat janji dengan dokter terkait. Atau, unduh aplikasi MySiloam untuk dapat mengakses semua fitur kesehatan yang Anda butuhkan dengan mudah dan cepat. Mari unduh aplikasinya sekarang dan jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed
Ortopedi (Tulang)
Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini







