Chondromalacia Patella - Penyebab, Gejala, & Penanganannya
Kesehatan Tubuh

Chondromalacia Patella - Penyebab, Gejala, & Penanganannya

20 April 2025 4 menit waktu baca
chondromalacia patella adalah

Chondromalacia patella adalah suatu kondisi ketika terjadi kerusakan atau pelunakan tulang rawan di bagian bawah tempurung lutut. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa nyeri pada area bawah dan di sekitar tempurung lutut. Chondromalacia patella umumnya dialami oleh atlet muda atau orang dewasa tua. Mari simak informasi selengkapnya melalui ulasan di bawah ini.

 

Apa itu Chondromalacia Patella?

 

Seperti yang sudah dijelaskan, chondromalacia patella adalah kerusakan atau pelunakan pada tulang rawan yang terdapat di dalam lutut, tepatnya di bagian bawah tempurung lutut. Sebagai informasi, patella adalah tulang yang umumnya dikenal sebagai tempurung lutut. 

 

Patella terletak di dalam tendon paha depan, yaitu tendon besar di bagian bawah otot paha depan yang kemudian membungkus patella dan masuk ke bagian atas tulang tungkai bawah (tibia). Bagian belakang patella biasanya ditutupi dengan tulang rawan halus yang berfungsi membantu pergerakan patella saat kaki diluruskan.

 

Penyebab Chondromalacia Patella

 

Chondromalacia patella disebabkan oleh iritasi pada bagian bawah tempurung lutut. Hal ini bisa terjadi karena sendi lutut menjadi aus seiring bertambahnya usia atau menderita artritis (radang sendi). Sementara pada orang yang berusia lebih muda, kondisi ini lebih sering terjadi karena cedera akut, seperti terjatuh atau cedera kronis yang berkaitan dengan olahraga yang berlebihan dalam jangka waktu lama (overuse).

 

Di samping itu, chondromalacia patella juga sering dikaitkan dengan ketidakselarasan lutut yang bisa terjadi akibat beberapa hal berikut ini:

 

  • Ketidaksejajaran lutut karena bawaan lahir.

  • Telapak kaki datar (flat foot).

  • Tekanan berulang pada sendi lutut karena berlari atau melompat.

  • Ketidakseimbangan otot adduktor dan abduktor di setiap sisi dalam dan luar paha.

  • Kelemahan otot hamstring dan quadriceps (otot paha bagian belakang dan depan).

  • Cedera langsung pada lutut.

 

Ketidakselarasan lutut dapat menyebabkan patella menggesek tulang paha. Gesekan abnormal ini lambat laun menyebabkan kerusakan pada patella. Di kalangan remaja, chondromalacia patella dapat disebabkan oleh perkembangan tulang dan otot yang tidak merata selama masa pertumbuhan. Hal ini mengakibatkan ketidaksejajaran sementara, namun  di kemudian hari umumnya dapat membaik dengan sendirinya.

 

Ketidakselarasan lutut lebih sering dialami oleh wanita daripada pria, karena wanita cenderung memiliki otot yang lebih lemah sehingga posisi lutut rentan menjadi abnormal. 

 

Gejala Chondromalacia Patella

 

Gejala yang paling umum dari chondromalacia patella adalah nyeri tumpul di bagian bawah atau di sekitar tempurung lutut yang dapat memburuk ketika penderita berjalan menuruni tangga. Rasa nyeri bisa juga muncul saat menaiki tangga atau bangkit dari kursi.

 

Selain itu, kondisi ini juga dapat memicu munculnya sensasi seperti retak dan berbunyi “klik” setiap kali lutut digerakkan, seperti saat menekuk atau meluruskan lutut. Rasa nyeri bisa  memburuk setelah berdiri dari posisi duduk dalam waktu yang lama atau melakukan aktivitas ekstrem yang melibatkan tekanan berlebih pada lutut. Pembengkakan dan peradangan pada tempurung lutut juga sering terjadi.

 

Diagnosis Chondromalacia Patella

 

Umumnya, diagnosis chondromalacia patella ditegakkan berdasarkan gejala yang dialami pasien dan pemeriksaan fisik pada lutut. Dokter akan memeriksa ada atau tidaknya pembengkakan dan nyeri tekan pada lutut, serta ketidakselarasan posisi lutut terhadap paha. Selain itu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik dengan cara memberikan tekanan pada paha yang diluruskan untuk menilai keparahan kondisi lutut pasien.

 

Tes pencitraan biasanya diperlukan dalam beberapa situasi, misalnya untuk mengonfirmasi diagnosis lebih lanjut atau menyingkirkan kemungkinan penyakit lainnya. Misalnya, bila diagnosis klinis tidak jelas atau gejala tidak membaik setelah pengobatan, dokter akan merekomendasikan beberapa tes pencitraan penunjang pada pasien, di antaranya:

 

  • Tes darah dan/atau rontgen lutut, untuk menyingkirkan kemungkinan artritis atau peradangan sendi dan melihat ketidakselarasan pada tulang.

  • MRI, untuk melihat kondisi sendi lutut secara lebih detail dan melihat apakah ada robekan atau kelainan di jaringan lunak lutut.

  • Artroskopi, untuk melihat kondisi tulang rawan.

 

Pengobatan Chondromalacia Patella

 

Tujuan pengobatan chondromalacia patella adalah mengurangi tekanan pada patella dan sendi. Pengobatannya akan disesuaikan dengan tingkat keparahan kondisi, dokter biasanya menyarankan pasien untuk istirahat, kompres es, pembatasan gerakan, dan memberikan obat pereda nyeri nonsteroid sebagai langkah pengobatan awal. Dalam beberapa kasus, penyangga lutut ortopedi mungkin diperlukan untuk menjaga posisi lutut tetap baik.

 

Pasien biasanya juga direkomendasikan untuk menjalani fisioterapi (terapi fisik) guna memperkuat otot dan tulang paha depan serta otot-otot di sekitarnya sehingga lutut lebih terlindungi dari cedera lebih lanjut dan memperbaiki ketidakselarasan tulang patella.

 

Upaya ini akan lebih maksimal jika disertai dengan perubahan gaya hidup yang lebih sehat. Olahraga yang direkomendasikan adalah berenang dan sepeda statis karena keduanya merupakan olahraga yang tidak membebani lutut (non-weight-bearing).

 

Jika pengobatan konservatif tersebut tidak efektif untuk meredakan rasa nyeri, dokter akan merekomendasikan bedah artroskopi. Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan alat khusus untuk menghaluskan permukaan tulang rawan artikular dan membersihkan fragmen yang mungkin menyebabkan sendi tersangkut saat bergerak, serta memotong sebagian ligamen untuk mengurangi tarikan sehingga pasien dapat bergerak lebih leluasa. Selain itu, pembedahan juga berguna untuk implantasi graft kartilago dan merelokasi otot paha. 

 

Setelah menjalani penanganan di atas, pasien juga disarankan menjalani fisioterapi setelah operasi, menjaga berat badan ideal, dan makan makanan bergizi agar lutut tetap sehat serta mencegah timbulnya cedera dan nyeri berulang.  

 

Chondromalacia patella perlu segera ditangani agar tidak menurunkan kualitas hidup penderitanya. Karenanya, Anda perlu melakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Tulang (Ortopedi) di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat. Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga melakukan self check in

 

Aplikasi My Siloam

 

Dokter Kami
dr-made-o-mahendra-spot-mbiomed

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed

Ortopedi (Tulang)

Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-su-djie-to-rante-m-biomed-spot

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-henry-tanzil-spotk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail