Kesehatan Tubuh
Kapan Gejala Palpitasi Jantung Harus Diwaspadai? Ini Tandanya

Table of Contents
Detak jantung yang terlalu cepat atau terasa kencang terkadang dapat menimbulkan ketidaknyamanan, bahkan bisa menyebabkan kekhawatiran. Kondisi yang disebut palpitasi jantung ini umumnya tidak mengindikasikan masalah serius. Namun, palpitasi jantung yang disertai dengan gejala-gejala tertentu perlu menjadi perhatian. Lantas, apa saja yang membuat palpitasi jantung berbahaya? Mari simak penjelasannya di bawah ini.
Apakah Palpitasi Jantung Berbahaya?
Palpitasi jantung adalah detak jantung yang cepat dan tidak beraturan. Kondisi ini bisa dirasakan di area dada, namun sensasinya dapat menjalar ke leher atau tenggorokan. Meskipun umumnya tidak tergolong sebagai kondisi yang membahayakan, palpitasi jantung dalam keadaan tertentu tidak boleh dianggap remeh.
Palpitasi merupakan salah satu keluhan yang paling umum dialami pasien yang datang ke unit gawat darurat, penyedia layanan kesehatan primer, atau dokter spesialis jantung. Dalam sebuah penelitian, diperkirakan sekitar 16% pasien yang datang ke penyedia layanan kesehatan primer menyampaikan keluhan palpitasi.
Istilah palpitasi didefinisikan sebagai detak jantung yang tidak normal, cepat, atau tidak teratur. Palpitasi merupakan gejala sensorik dan sering digambarkan sebagai detak jantung yang terputus-putus, dada yang berdebar cepat, atau sensasi berdebar di dada atau leher.
Meskipun penyebab palpitasi umumnya tidak mengkhawatirkan, namun palpitasi bisa menjadi kondisi yang mengancam jiwa. Konsultasi ke dokter diperlukan apabila Anda merasakan palpitasi jantung disertai dengan gejala berikut:
-
Nyeri dada.
-
Sesak napas.
-
Pingsan atau penurunan kesadaran.
-
Pusing berputar yang parah.
-
Palpitasi berulang kali terjadi atau memburuk seiring waktu.
-
Jantung berdebar berlangsung beberapa menit atau lebih.
-
Terdapat riwayat keluarga dengan masalah jantung.
Kapan Gejala Palpitasi Jantung Harus Diwaspadai?
Seperti yang disebutkan sebelumnya, palpitasi jantung umumnya tidak membahayakan. Namun, ada kalanya palpitasi jantung memerlukan penanganan medis segera, terlebih jika disertai dengan beberapa kondisi berikut ini:
A. Denyut Jantung Tinggi
Ketika terjadi palpitasi jantung, segera periksa detak jantung dengan merasakan denyut nadi menggunakan alat pemantau jantung atau jam tangan pintar (smartwatch). Denyut jantung yang lebih tinggi dari 100 denyut per menit yang tidak disebabkan oleh kegiatan olahraga/kegiatan fisik berat maupun riwayat konsumsi kafein sebelumnya yang disertai dengan gejala yang telah disebutkan di atas dapat menandakan aritmia. Kondisi ini membutuhkan penanganan medis.
B. Berlangsung Lama
Palpitasi jantung yang normal biasanya berlangsung dalam waktu singkat. Apabila kondisi ini terjadi lebih dari beberapa menit, misalnya satu jam atau lebih, diperlukan evaluasi lebih lanjut. Meskipun tidak disertai gejala lain, palpitasi jantung yang berlangsung lama dapat mengindikasikan masalah yang serius.
C. Berusia Lanjut
Pada orang berusia 60 atau 70 tahun, palpitasi jantung bisa mengindikasikan masalah medis yang serius. Kondisi ini utamanya berlaku bagi seseorang yang tidak memiliki riwayat atau pernah mengalami palpitasi jantung sebelumnya. Salah satu kemungkinan penyebab gejala ini adalah atrial fibrilasi. Jenis aritmia ini dapat menyebabkan stroke dan komplikasi lainnya apabila tidak ditangani.
D. Disertai Gejala Lainnya
Detak jantung tidak beraturan yang berlangsung lama bisa disebabkan oleh aritmia. Beberapa gejala yang perlu diperhatikan ketika terjadi palpitasi jantung adalah nyeri dada, tekanan darah rendah (hipotensi), penurunan kesadaran atau pingsan, gagal, syok, dan tanda gagal jantung. Agar tidak berpotensi fatal, hubungi rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan darurat.
Kapan Gejala Palpitasi Jantung Dikatakan Tidak Berbahaya?
Palpitasi jantung biasanya tidak berujung pada kondisi yang serius. Pada umumnya, palpitasi jantung bahkan tidak membutuhkan penanganan karena dapat hilang dengan sendirinya. Berikut adalah beberapa gejala palpitasi jantung yang tidak berbahaya:
-
Jarang terjadi.
-
Palpitasi disebabkan oleh riwayat konsumsi kafein, seperti dari kopi, minuman berenergi, dan obat-obatan mengandung kafein.
-
Berlangsung dalam waktu singkat.
-
Tidak berkaitan dengan kondisi jantung atau riwayat keluarga yang memiliki masalah jantung.
-
Tidak disertai dengan gejala berbahaya lainnya seperti penurunan kesadaran, syok, nyeri dada, hipotensi, atau tanda gagal jantung akut.
Kapan Harus ke Dokter?
Palpitasi jantung yang ringan bisa diatasi dengan mengubah gaya hidup, seperti mengurangi konsumsi kopi berkafein tinggi dan mengelola stres. Namun, segera konsultasikan kondisi dengan dokter apabila jantung berdebar menyebabkan rasa sakit.
Dokter dapat mengetahui penyebabnya dengan melakukan anamnesis (wawancara medis) untuk mengetahui riwayat medis pasien serta keluarga secara terperinci. Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan tanda vital (tekanan darah, laju nadi, laju pernapasan, suhu tubuh) serta memeriksa jantung dengan menggunakan stetoskop. Dokter juga akan merekomendasikan elektrokardiogram (EKG) untuk melihat gambaran irama jantung.
Palpitasi jantung umumnya bukanlah kondisi yang mengkhawatirkan sehingga tidak diperlukan penanganan medis. Akan tetapi, kondisinya bisa mengindikasikan masalah yang lebih serius apabila disertai dengan gejala lainnya. Jika Anda merasa palpitasi jantung menyebabkan ketidaknyamanan dan berlangsung lama, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.
Dokter akan menegakkan pemeriksaan sesuai dengan kondisi setiap pasien untuk menentukan perawatan yang tepat. Selain itu, dokter akan memastikan proses diagnosis dan pengobatan disesuaikan dengan ketersediaan fasilitas yang tersedia di masing-masing rumah sakit sehingga urutan pelaksanaannya bisa berbeda-beda di satu lokasi dan lainnya.
Agar konsultasi dengan dokter menjadi lebih mudah, Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam. Aplikasi ini dapat membantu Anda melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga mendapatkan hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh MySiloam sekarang dan manfaatkan berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Sumber
MedicalNewsToday. When Should A Person Seek Medical Help for Heart Palpitations?. Diakses pada 2024 | Cleveland Clinic. When To Worry About Heart Palpitations. Diakses pada 2024 | NCBI. Palpitation. Diakses pada 2024 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC
Kardiologi (Jantung)
Subspesialis Kardiologi Intervensi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Skrining Premium Kesehatan Jantung
Skrining Jantung
13 Service/Item
Rp5.400.000
TERPOPULER
Paket Spesial Skrining Jantung
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp1.200.000
TERPOPULER
Jantung Kuat
Skrining Jantung
2 Service/Item
Rp499.000
TERPOPULER
Jantung Sehat
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp999.000
TERPOPULER
Jantung Prima
Skrining Jantung
7 Service/Item
Rp1.399.000






