7 Makanan untuk Penderita Diare, Lezat dan Aman Dikonsumsi
Kesehatan Tubuh

7 Makanan untuk Penderita Diare, Lezat dan Aman Dikonsumsi

22 Januari 2026 4 menit waktu baca
Makanan untuk penderita diare

 

Diare adalah salah satu gangguan pencernaan yang membuat perut terasa mulas dan frekuensi BAB meningkat. Kondisi ini sering kali membuat penderitanya merasa tidak nyaman. Oleh karena itu, penderita diare disarankan untuk mengonsumsi makanan tertentu guna membantu proses pemulihan.

 

Terdapat beragam makanan dengan sejumlah manfaat bagi sistem pencernaan untuk penderita diare, mulai dari nasi putih dengan serat rendah hingga makanan probiotik yang membantu mengurangi gejala diare. Untuk mengetahui daftar rekomendasi lainnya, simak informasi di bawah ini.

 

Rekomendasi Makanan untuk Penderita Diare

 

Diare adalah gangguan sistem pencernaan yang umumnya disebabkan oleh infeksi akibat mengonsumsi makanan yang kurang terjamin kebersihannya. Cara terbaik untuk mengatasi diare adalah dengan memerhatikan asupan makanan. Berikut beberapa rekomendasi makanan yang dianjurkan saat diare.

 

1. Pisang & Apel

 

Penderita diare umumnya dianjurkan untuk membatasi makanan tinggi serat, seperti buah-buahan. Namun, bukan berarti semua buah harus dihindari. Contoh buah yang boleh dikonsumsi ketika diare adalah pisang dan apel.

 

Pisang dan apel mengandung pektin (serat larut air) yang dapat membantu memadatkan feses. Tak hanya itu, kedua buah tersebut mengandung gula dan karbohidrat untuk membantu menambah stamina yang hilang akibat meningkatnya frekuensi BAB.

 

2. Bubur dan Nasi Putih

 

Makanan tinggi serat dapat memperburuk gejala diare karena memicu penumpukan gas dalam perut. Oleh karena itu, penderita biasanya disarankan untuk menghindari makanan dengan kandungan serat tinggi sementara waktu guna menenangkan usus yang bermasalah.

 

Sebagai alternatif, Anda dapat memperbanyak konsumsi makanan tinggi karbohidrat dan rendah serat, seperti nasi putih. Nasi putih memiliki tekstur halus dan empuk sehingga mudah dicerna oleh usus. Dengan begitu, usus akan lebih tenang karena tidak perlu bekerja keras untuk mengolahnya menjadi glukosa (gula darah). Jika ingin tekstur yang lebih lembut, Anda dapat memilih alternatif lainnya seperti bubur.

 

3. Makanan Berkuah

 

Diare menyebabkan peningkatan frekuensi BAB yang dapat menyebabkan cairan tubuh ikut terkuras. Akibatnya, mungkin saja penderitanya mengalami dehidrasi. Oleh karena itu, pilihlah makanan berkuah, seperti sup ayam yang dapat membantu mencukupi kebutuhan cairan tubuh untuk mencegah dehidrasi.

 

Meski begitu, air putih tetap memiliki peran penting yang tak dapat digantikan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh bagi penderita diare. Oleh karena itu, pastikan untuk minum air putih kurang lebih 2 liter per hari atau setiap selesai BAB guna menggantikan cairan tubuh yang hilang.

 

4. Roti Tawar

 

Untuk mencegah gejala diare yang semakin parah, konsumsi makanan berbumbu kuat secara berlebihan sangat tidak disarankan. Rempah yang terlalu kuat berisiko menyebabkan iritasi pada usus. Oleh sebab itu, makanan yang dikonsumsi penderita diare sebaiknya cenderung hambar, seperti roti tawar. 

 

Selain itu, roti tawar juga memiliki tekstur yang halus sehingga lebih mudah dicerna oleh organ pencernaan. Tak hanya aman untuk usus, rasa hambar pada makanan ini juga akan mencegah timbulnya rasa mual akibat diare sehingga gejala yang dirasakan dapat berkurang.

 

5. Makanan Probiotik

 

Probiotik adalah bakteri baik yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan, seperti lambung dan usus. Oleh karena itu, makanan untuk penderita diare sebaiknya mengandung probiotik untuk membantu mengatasi gejala yang tengah dirasakan.

 

Asupan probiotik juga bermanfaat untuk memperbaiki fungsi usus dalam menyerap cairan. Selain itu, probiotik dapat menggantikan bakteri baik yang hilang karena dikeluarkan bersama kotoran akibat terlalu sering BAB. Beberapa contoh makanan probiotik adalah tempe dan yogurt rendah gula tanpa tambahan perasa.

 

6. Wortel

 

Sama halnya dengan buah, sebagian besar sayuran memiliki kandungan serat yang sangat tinggi. Meski demikian, terdapat beberapa sayuran untuk dikonsumsi oleh penderita diare, salah satunya adalah wortel yang kaya akan gizi dan baik untuk kesehatan sistem pencernaan.

 

Kandungan nutrisi dalam wortel bermanfaat untuk mengembalikan fungsi usus yang sempat memburuk karena diare. Wortel dapat dikonsumsi dengan cara dikukus untuk mempertahankan kandungan nutrisi di dalamnya sehingga tubuh dapat merasakan manfaatnya secara optimal.

 

Sementara itu, beberapa sayuran yang perlu Anda hindari saat diare adalah kembang kol, paprika, dan brokoli karena dapat menyebabkan penumpukan gas pada perut. Selain menjadi sayuran pemicu asam lambung, ketiganya merupakan sayuran tinggi serat sehingga berdampak buruk pada sistem pencernaan yang sedang terganggu.

 

7. Telur

 

Telur adalah salah satu makanan yang boleh dimakan saat diare. Mengonsumsi telur dapat membantu memperlambat pergerakan usus sehingga penderita diare pulih lebih cepat. Penyajian telur yang disarankan adalah dengan cara direbus agar teksturnya lebih halus dan mudah dicerna. 

 

Sekian penjelasan mengenai makanan yang aman dikonsumsi penderita diare. Perlu diingat bahwa informasi di atas disampaikan untuk tujuan edukasi saja dan tidak bisa menggantikan saran perawatan dari tenaga medis profesional. Sebab, setiap orang memiliki kondisi medis yang berbeda-beda.

 

Dapatkan rekomendasi makanan yang sesuai dengan kondisi tubuh dari Dokter Spesialis Gizi Klinik di Siloam Hospitals terdekat. Dengan begitu, Anda dapat memperoleh saran makanan yang dapat dikonsumsi untuk membantu mengatasi gejala diare yang sedang dialami.

 

Anda dapat memesan Paket Catering Sehat dari layanan Siloam at Home. Melalui paket ini, Anda tidak hanya mendapatkan makanan sehat dan bergizi tetapi juga sesi konsultasi dengan ahli gizi dari Siloam Hospitals.

 

Unduh aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan dengan mudah, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter, mengecek jadwal praktik, hingga memantau hasil pemeriksaan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk mempermudah perjalanan kesehatan Anda.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 5

Dokter Kami
dr-lanny-christiawati-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lanny Christiawati, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-samuel-oetoro-spgk

Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)

Gizi Klinik

Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-christopher-andrian-mgizi-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Christopher Andrian, M.Gizi, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail