Kesehatan Tubuh
Mata Juling (Strabismus), Apakah Dapat Disembuhkan?

Table of Contents
Mata juling (strabismus) adalah kelainan mata yang terjadi akibat adanya gangguan koordinasi pada otot penggerak bola mata. Kondisi tersebut menyebabkan seseorang yang memiliki mata juling tidak mampu fokus pada satu titik. Misalnya seperti mata kanan melihat ke arah depan, sementara mata kiri melihat atas. Lantas, apakah mata juling dapat diobati? Simak penjelasannya pada artikel berikut.
Apa Itu Mata Juling (Strabismus)?
Mata juling atau strabismus adalah kondisi ketika posisi kedua mata tidak sejajar dan bergerak ke arah berbeda. Kondisi ini membuat salah satu mata tampak mengarah ke depan, sementara mata lainnya melihat ke atas, bawah, atau samping. Penyebab umum dari mata juling adalah kontrol mata yang tidak berfungsi dengan benar. Itulah yang menyebabkan mata satu dan lainnya tidak fokus pada satu arah.
Mata juling adalah kondisi yang banyak terjadi pada anak-anak. Sekitar 1 dari 20 anak diketahui menunjukkan gejala strabismus (mata juling). Meski begitu, kasus ini juga umum dialami oleh orang dewasa, namun biasanya disebabkan oleh adanya penyakit atau masalah kesehatan tertentu.
Penyebab Mata Juling
Mata juling adalah kondisi kelainan mata karena adanya gangguan pada otot penggerak bola mata. Meski begitu, belum diketahui secara pasti apa yang mendasari gangguan tersebut. Namun, beberapa faktor di bawah ini diketahui dapat meningkatkan risiko mata juling pada anak-anak, di antaranya:
-
Penderita astigmatisme.
-
Penderita rabun dekat (hipermetropi) dan rabun jauh (miopi).
-
Mengalami lumpuh otak (cerebral palsy).
-
Memiliki keluarga dengan riwayat mata juling.
-
Menderita diabetes.
-
Menderita kanker mata.
-
Mengalami infeksi.
-
Kelainan genetik, seperti sindrom Down.
Sementara itu, bagi orang dewasa, beberapa faktor risiko mata juling adalah sebagai berikut:
-
Penyakit Graves (gangguan autoimun).
-
Cedera pada kepala atau mata.
-
Menderita stroke atau tumor otak.
-
Menderita mata malas (ambliopia).
Jenis-Jenis Mata Juling
Mata juling terbagi menjadi empat jenis berdasarkan arah melihatnya, di antaranya yaitu esotropia (ke arah dalam), ekstropia (ke arah luar), hipertropia (ke arah atas), dan hipotropia (ke arah bawah). Selain dari arah pergerakan mata, mata juling juga dapat dibedakan berdasarkan frekuensi kejadian dan bagian mata yang terdampak. Berikut penjelasannya.
1. Intermittent Exotropia
Intermittent exotropia adalah kondisi yang menyebabkan kedua mata tidak dapat bergerak secara bersamaan sehingga ketika satu mata berfokus pada suatu objek tertentu, mata lainnya akan bergerak ke arah lain dan tampak seperti melihat objek yang berbeda. Jenis mata juling ini dapat terjadi pada semua kalangan usia. Dalam menangani kondisi ini, dokter biasanya akan menyarankan penderita untuk menggunakan kacamata, operasi otot mata, atau latihan mata.
2. Esotropia pada Bayi
Jenis lain dari mata juling adalah esotropia pada bayi atau infantile esotropia. Kondisi ini umumnya ditemukan pada bayi yang berusia di bawah 6 bulan. Esotropia pada bayi ditandai dengan kedua mata yang bergerak ke arah dalam. Pada mulanya, pergerakan ini akan terjadi sesekali, namun seiring berjalannya waktu dapat menjadi permanen.
3. Accommodative Esotropia
Jenis mata juling selanjutnya adalah accommodative esotropia, yaitu kondisi yang paling umum ditemukan, terutama pada anak-anak berusia 2 tahun atau lebih. Kondisi ini umumnya juga terjadi pada seseorang yang mengalami rabun dekat atau hipermetropi.
Accommodative esotropia ditandai dengan satu mata melihat ke depan, sementara mata lainnya bergerak ke arah dalam. Hal tersebut mengakibatkan mata membutuhkan usaha lebih besar untuk bisa melihat benda di dekatnya. Cara mengatasi jenis strabismus yang satu ini bisa dilakukan dengan menggunakan kacamata, namun terkadang juga diperlukan prosedur operasi mata juling pada salah satu otot mata.
Gejala Mata Juling
Gejala utama dari mata juling adalah adanya perbedaan pada pergerakan mata. Biasanya, gejala ini akan terlihat dengan jelas. Tetapi, bukan tidak mungkin bahwa gejala tersebut hanya dirasakan sewaktu-waktu selama beberapa saat dan hilang dengan sendirinya. Tanda-tanda umum ketika seseorang mengalami mata juling adalah sebagai berikut:
-
Kedua mata melihat ke arah yang berbeda.
-
Posisi bola mata tidak sejajar.
-
Penglihatan ganda.
-
Perlu menutup salah satu mata agar dapat berfokus pada satu objek.
-
Pergerakan mata tidak teratur atau terkoordinasi karena tidak bisa bergerak secara bersamaan.
-
Kehilangan penglihatan.
Cara Mengobati Mata Juling
Bagi seseorang yang sedang mengalami kondisi ini, tidak perlu khawatir karena kondisi ini dapat disembuhkan melalui beberapa upaya. Beberapa cara mengatasi mata juling adalah sebagai berikut:
-
Menggunakan kacamata. Penggunaan kacamata adalah salah satu cara mengobati mata juling tanpa operasi. Dengan bantuan kacamata, mata juling dapat lebih fokus pada objek tertentu.
-
Olahraga atau latihan mata. Beberapa olahraga yang disarankan adalah brock string atau push up pencil.
-
Mengonsumsi obat. Obat-obatan yang diberikan untuk mengatasi mata juling adalah obat rileks. Ketika mata lebih rileks, maka penglihatan pengidap akan lebih fokus dan terarah.
-
Operasi mata juling. Operasi adalah cara mengatasi mata juling yang efektif. Operasi ini dapat dilakukan kapan saja dan untuk siapa saja, baik oleh orang dewasa maupun anak-anak. Operasi bertujuan memperbaiki dan meluruskan otot mata.
Perlu dipahami bahwa informasi yang disebutkan pada artikel ini hanya bertujuan untuk edukasi dan tidak dapat menggantikan diagnosis maupun saran perawatan dari tenaga medis profesional. Sejumlah gejala yang dijelaskan di atas tidak secara spesifik mewakili kondisi mata juling dan mungkin mengindikasikan gangguan medis lainnya.
Apabila Anda mengalami gejala serupa, seperti posisi bola mata tidak sejajar, muncul penglihatan ganda, dan merasa pergerakan mata tidak teratur, segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Mata (Oftalmologi) di Siloam Hospitals terdekat untuk memperoleh diagnosis serta penanganan yang tepat.
Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan tindakan medis yang dilakukan di masing-masing rumah sakit mungkin akan berbeda berdasarkan ketersediaan fasilitas medis. Tenaga medis profesional akan memastikan seluruh prosedur medis tersebut telah sesuai dengan kondisi pasien.
Gunakan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang mempermudah perjalanan kesehatan Anda.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini







