Kesehatan Tubuh
Alergi Debu: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Table of Contents
Alergi debu adalah jenis alergi yang dipicu oleh berbagai partikel di dalam debu. Pasalnya, debu terbentuk dari kumpulan kotoran, sel kulit mati, dan berbagai zat asing yang dapat memicu alergi pada beberapa orang.
Alergi debu biasanya ditandai dengan bersin, hidung tersumbat, dan mata berair ketika sedang terpapar debu. Mari simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang penyebab, gejala, dan cara mengatasi alergi debu.
Mengenal Alergi Debu
Alergi debu merupakan salah satu jenis alergi yang paling sering ditemukan. Alergi ini terjadi karena sistem imun tubuh memunculkan reaksi berlebihan terhadap partikel-partikel asing yang berpotensi menjadi alergen di dalam debu, seperti serangga, jamur, dan sebagainya.
Alergi terhadap debu biasanya ditandai dengan sejumlah masalah pada sistem pernapasan, seperti asma, sesak napas, atau mengi. Kondisi ini dapat dikendalikan dan dicegah kekambuhannya melalui perubahan gaya hidup atau mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter.
Penyebab Alergi Debu
Alergi debu terjadi karena sistem imun keliru menganggap debu sebagai suatu bahaya. Akibatnya, sistem imun tubuh melepaskan antibodi dan senyawa kimia histamin untuk melawan partikel asing dalam debu. Sayangnya, senyawa kimia tersebut dapat memicu reaksi peradangan sehingga timbul gejala alergi, seperti bersin, batuk, sesak napas dan ruam pada kulit.
Debu mengandung berbagai partikel asing yang dapat menjadi alergen bagi sebagian orang. Beberapa partikel asing dalam debu yang dapat memicu alergi adalah sebagai berikut:
Kecoa
Pada lingkungan yang banyak ditempati kecoa, tak jarang debu mengandung air liur, urine, dan kotoran kecoa yang dapat menjadi alergen pada sebagian orang. Maka dari itu, usahakan membersihkan rumah secara berkala untuk membasmi kecoa dan mencegah gejala alergi kambuh.
Tungau debu
Reaksi alergi bisa terjadi ketika feses tungau debu terhirup oleh hidung. Pasalnya, feses tersebut mengandung jenis protein yang dianggap berbahaya oleh sistem imun tubuh.
Spora Jamur
Jamur menggunakan butiran spora untuk berkembang biak, yang mana butiran tersebut sangat ringan sehingga bisa melayang di udara. Sistem imun tubuh akan menganggap spora sebagai suatu ancaman sehingga timbul reaksi berupa bersin, batuk, dan sebagainya.
Bulu Hewan
Debu terkadang mengandung bulu hewan yang menjadi alergen bagi beberapa orang sehingga menyebabkan reaksi alergi. Apabila Anda memiliki alergi dan memelihara hewan-hewan berbulu, pastikan untuk menjaga kebersihan hewan peliharaan secara rutin dan memisahkan kandang hewan di ruangan tersendiri.
Gejala Alergi Debu
Alergi terhadap debu dapat menimbulkan gejala yang ringan hingga berat. Beberapa gejala ringan yang umum dialami adalah sebagai berikut:
- Bersin-bersin.
- Hidung berair, tersumbat, dan terasa gatal.
- Sesak napas.
- Batuk-batuk.
- Mata merah, berair, dan terasa gatal.
- Napas pendek dan berbunyi (mengi).
Gejala-gejala tersebut akan muncul ketika penderita terpapar zat pemicu alergi (alergen). Pada kasus alergi yang parah, gejala yang muncul pun akan lebih berat, seperti bersin dan batuk yang berlangsung lama hingga penderitanya mengalami serangan asma.
Cara Mengobati Alergi Debu
Apakah alergi debu bisa disembuhkan? Pada dasarnya, alergi merupakan kondisi yang tidak dapat hilang ataupun disembuhkan sepenuhnya. Hanya saja, terdapat beberapa upaya untuk meredakan gejalanya dan mencegahnya kambuh kembali.
Cara terbaik untuk menghindari kambuhnya alergi debu adalah dengan menghindari paparan debu. Namun, rasanya sulit untuk menghindari debu karena keberadaannya ada di mana-mana, bahkan di dalam rumah sendiri.
Maka dari itu, dokter biasanya akan meresepkan beberapa obat kepada pasien alergi debu untuk membantu meringankan gejalanya, seperti:
- Pemberian obat-obatan. Beberapa obat yang dapat meredakan gejala alergi debu adalah antihistamin, kortikosteroid, dan dekongestan.
- Imunoterapi. Perawatan ini bertujuan untuk membuat tubuh lebih kebal terhadap debu penyebab alergi. Imunoterapi biasanya menjadi pilihan pengobatan kedua ketika pemberian obat-obatan lain tidak efektif.
- Suntik epinefrin. Suntikan ini biasanya diberikan kepada orang yang memiliki riwayat alergi parah dan berisiko mengalami anafilaksis.
Cara Mencegah Alergi Debu Kambuh
Tidak ada cara menghilangkan alergi debu secara khusus, kondisi ini hanya dapat dicegah dengan menerapkan perubahan gaya hidup, seperti:
- Rutin mencuci peralatan tidur dan perabot kain lainnya, setidaknya seminggu sekali menggunakan air panas.
- Rutin membersihkan dan mengganti gorden, karpet, dan perabot rumah tangga lainnya.
- Membersihkan perabot keras seperti meja, kursi, dan dekorasi rumah, seperti vas bunga atau rak lemari, dengan lap basah untuk mencegah debu beterbangan di udara.
- Menggunakan air purifier HEPA (high-efficiency particulate air filter) untuk menyaring partikel-partikel asing di udara yang dapat menyebabkan alergi.
- Menghindari penggunaan karpet berbulu atau permadani di rumah.
- Menjauhkan hewan peliharaan dari kamar dan memisahkan kandang hewan di luar rumah.
- Menjaga kelembapan ruangan dengan memasang humidifier.
Apabila Anda mengalami gejala-gejala alergi debu yang tak kunjung membaik, sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan penanganan secara tepat.
Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, dan buat janji dengan dokter terkait. Atau, gunakan juga aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter secara online. Mari unduh aplikasinya sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Marsia Rusfianti, SpKK, M.Kes
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Lippo Cikarang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Armina Haramaini, SpKK
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Epi Panjaitan, MSc, SpKK
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini







