Genu Valgum (Kaki X) - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Genu Valgum (Kaki X) - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

23 April 2025 4 menit waktu baca
genu valgum

Knocked knees, kaki X, atau genu valgum adalah kelainan bentuk tungkai yang membuat kedua lutut hampir atau saling bersentuhan sehingga menyerupai huruf X. Kondisi ini biasanya memerlukan penanganan medis dari dokter jika telah membuat penderita kesulitan untuk berdiri atau berjalan. Mari pahami lebih lanjut mengenai apa itu genu valgum melalui artikel berikut ini.

 

Apa itu Genu Valgum?

 

Seperti yang telah dijelaskan, genu valgum adalah kelainan pada tungkai dengan bentuk menyerupai huruf X karena kedua lutut saling bersentuhan, sedangkan pergelangan kaki terbuka dengan arah yang saling berlawanan. Kondisi ini biasanya terjadi pada anak-anak, terutama anak perempuan, namun tidak menutup kemungkinan juga dialami oleh orang dewasa.

 

Genu valgum adalah kondisi yang tidak bisa dicegah, namun dampaknya bisa diminimalkan. Fisioterapi dan latihan fisik rutin merupakan prosedur perawatan yang kerap dilakukan untuk menangani kondisi ini.

 

Penyebab Genu Valgum

 

Knocked knees cenderung umum terjadi dan merupakan salah satu permasalahan dalam proses pertumbuhan anak. Karena itu, kondisi ini biasanya terlihat paling jelas ketika anak berusia 4 tahun dan bisa membaik setelah memasuki usia 6–7 tahun. Kaki X juga diduga berkaitan dengan faktor genetik atau diturunkan dari keluarga.

 

Di sisi lain, jika knocked knees baru muncul atau semakin memburuk setelah anak berusia diatas 4 tahun, maka hal tersebut bisa disebabkan oleh kondisi medis tertentu, seperti:

 

 

Gejala Genu Valgum

 

Seperti yang telah disebutkan di atas, gejala utama genu valgum adalah bentuk kaki yang menyerupai huruf X. Dalam kebanyakan kasus, kondisi ini cenderung tidak berbahaya karena tidak menimbulkan keluhan lain dan akan membaik seiring berjalannya waktu. Namun, segera kunjungi dokter apabila kaki X juga disertai dengan faktor atau tanda-tanda lainnya seperti berikut:

 

  • Hanya terjadi pada satu kaki.

  • Terjadi pada anak berusia di bawah 2 tahun atau di atas 7 tahun.

  • Disertai dengan beberapa gejala lain, seperti kaku sendi, nyeri lutut, dan jalan pincang.

  • Kaki X semakin parah atau baru muncul saat dewasa.

  • Jarak antara kedua kaki menjadi lebih panjang, yaitu lebih dari 8 cm saat berdiri.

 

Diagnosis Genu Valgum

 

Dalam menegakkan diagnosis genu valgum, dokter terlebih dahulu akan menanyakan keluhan serta riwayat kesehatan pasien dan keluarga. Lalu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dengan mengarahkan pasien untuk berdiri dan berjalan guna mengevaluasi kondisi kaki pasien secara keseluruhan.

 

Jika diperlukan, dokter akan merekomendasikan pasien untuk menjalani sejumlah pemeriksaan tambahan, seperti sinar-X, MRI, dan tes darah. Hal ini diperlukan untuk mengetahui faktor penyebab yang mendasari kondisi knocked knees.

 

Pengobatan Genu Valgum

 

Apabila knocked knees tidak kunjung membaik, dokter dapat melakukan sejumlah tindakan medis untuk menangani kondisi ini. Secara umum, pengobatan kaki X akan disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Namun, beberapa prosedur yang kerap dilakukan untuk mengobati genu valgum adalah sebagai berikut:

 

1. Pemberian Obat-obatan

 

Pada dasarnya, dokter dapat memberikan obat-obatan atau suplemen tertentu untuk menangani penyakit yang menyebabkan terjadinya genu valgum. Misalnya, apabila penyebab kaki X adalah rakitis, dokter dapat memberikan suplemen vitamin D dan kalsium kepada pasien.

 

2. Penggunaan Alat Bantu

 

Jika kaki X menyebabkan panjang kaki pasien menjadi tidak sama, dokter mungkin akan menyarankan pasien untuk menggunakan alat bantu, seperti menambahkan sol khusus pada sepatu. Penggunaan sol sepatu tambahan tersebut juga dapat membantu meminimalkan risiko terjadinya gangguan muskuloskeletal.

 

Selain itu, pada pasien anak-anak berusia 8 tahun, dokter juga dapat menyarankan penggunaan brace untuk mereposisi dan membantu mengoptimalkan proses pertumbuhan tulangnya.

 

3. Penurunan Berat Badan

 

Perlu diketahui bahwa berat badan berlebih atau obesitas dapat menambah tekanan pada lutut dan memperburuk genu valgum. Karena itu, apabila pasien mengalami obesitas, dokter akan membuat perencanaan program diet untuk menurunkan berat badan yang sehat.

 

4. Fisioterapi

 

Fisioterapi adalah terapi yang kerap dianjurkan untuk menangani genu valgum pada remaja dan orang dewasa. Tujuannya adalah untuk memperkuat otot dan tulang di sekitar lutut. Selain itu, fisioterapi juga dapat membantu meminimalkan risiko terjadinya kerusakan karena adanya tekanan pada persendian.

 

5. Tindakan Operasi

 

Pada kasus yang lebih parah, genu valgum dapat ditangani dengan tindakan operasi. Melalui tindakan ini, dokter dapat memasukkan pelat logam kecil ke dalam lutut untuk membantu mengarahkan pertumbuhan tulang kaki agar kembali lurus. Jika genu valgum telah menyebabkan kerusakan lutut, dokter juga dapat melakukan operasi penggantian lutut. Operasi tersebut biasanya dilakukan untuk menangani pasien dewasa.

 

Meski umumnya tidak berbahaya dan bisa membaik seiring dengan pertambahan usia, genu valgum tetap memerlukan penanganan medis yang tepat, terlebih jika dialami di luar usia normal terjadinya genu valgum (<2 tahun atau >7 tahun), agar tidak berdampak pada proses pertumbuhan si kecil. Maka dari itu, jangan ragu untuk berdiskusi dengan Dokter Spesialis Ortopedi (Tulang) di Siloam Hospitals jika si kecil menunjukkan gejala-gejala seperti ulasan di atas.

 

Untuk membantu mengoptimalkan pemulihan kaki X pada anak remaja dan orang dewasa, Anda juga bisa memesan paket Fisioterapi dari layanan Siloam at Home. Dengan memesan paket ini, Anda dapat memperoleh layanan kesehatan secara praktis, karena ahli medis kamilah yang akan mengunjungi rumah Anda.

 

Siloam at Home

 

Dokter Kami
dr-made-o-mahendra-spot-mbiomed

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed

Ortopedi (Tulang)

Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-su-djie-to-rante-m-biomed-spot

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-henry-tanzil-spotk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail