Apa Itu Holter Jantung? Ini Tujuan dan Prosedurnya
Kesehatan Tubuh

Apa Itu Holter Jantung? Ini Tujuan dan Prosedurnya

20 April 2026 5 menit waktu baca
holter jantung

 

Holter jantung adalah jenis pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) portabel yang dilakukan dengan memasang alat portabel khusus di dada pasien untuk mendeteksi aktivitas listrik jantung selama suatu periode waktu, antara 24 jam hingga 1–2 minggu. Pemeriksaan ini juga dapat membantu tenaga medis mendiagnosis jenis aritmia yang dialami pasien. Simak artikel berikut untuk mengenal apa itu Holter jantung, tujuan, hingga prosedur pemasangannya.

 

Apa Itu Holter Jantung (Holter Monitor)?

 

Holter jantung atau Holter monitor adalah perangkat elektrokardiogram (EKG) portabel yang dioperasikan menggunakan baterai untuk memeriksa aktivitas jantung pasien selama 24–48 jam atau lebih. Perangkat ini ditemukan pada tahun 1950-an oleh Dr. Norman J. Holter, seorang ahli kimia, fisikawan, dan biofisika asal Amerika Serikat.

 

“Holter jantung ditujukan untuk memantau irama jantung secara kontinu baik saat sedang beristirahat maupun beraktivitas guna mendeteksi gangguan irama jantung yang terselubung dan menilai karakteristik aritmia yang timbul. Pemeriksaan ini biasanya disarankan untuk mengevaluasi keluhan jantung berdebar, pusing, atau pingsan tanpa sebab yang jelas.”

 dr. Leonardo Paskah Suciadi, SpJP, FIHA, FAPSC, FESC, FHFA

 

Perangkat ini berupa elektroda yang dapat ditempelkan di area dada pasien dan disambungkan ke baterai serta mesin perekamnya, baik menggunakan kabel sederhana maupun nirkabel. Selama mengenakan Holter monitor, pasien tetap bisa dan dianjurkan untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasanya. Namun, apabila menggunakan jenis Holter dengan kabel, pasien sebaiknya tidak mandi atau berenang.

 

Tujuan Pemeriksaan Holter Jantung

 

Pada dasarnya, tujuan utama dilakukannya pemeriksaan Holter monitor adalah untuk memeriksa aktivitas listrik jantung pasien dalam jangka waktu yang lebih lama dibandingkan dengan EKG biasa. Pasalnya, gejala beberapa gangguan jantung, seperti aritmia, bisa hilang dan muncul secara berkala, sehingga mungkin saja tidak terdeteksi saat seseorang sedang melakukan pemeriksaan EKG di satu waktu. 

 

Dengan melakukan pemeriksaan Holter jantung, dokter dapat memantau aktivitas listrik jantung pasien dari waktu ke waktu, serta kaitannya dengan aktivitas harian pasien, termasuk saat sedang tidur. Di samping itu, Holter jantung juga dapat membantu dokter menentukan beberapa hal, seperti:

 

  • Penyebab yang mendasari gejala jantung berdebar (palpitasi), pingsan, pusing, dan sebagainya pada pasien.

  • Jenis gangguan irama jantung (aritmia), seperti bradikardia (denyut lambat), ekstrasistol, fibrilasi atrium, dan sebagainya.

  • Efektivitas dari terapi aritmia yang dijalani pasien.

 

Indikasi Dibutuhkannya Pemeriksaan Holter Jantung

 

Secara umum, pemeriksaan Holter monitor dapat dilakukan jika pasien mengalami beberapa kondisi berikut ini:

 

  • Mengalami gejala-gejala yang dicurigai sebagai tanda aritmia, seperti jantung berdebar dan pusing yang tidak diketahui penyebab pastinya.

  • Pingsan atau hampir pingsan tanpa penyebab yang jelas.

  • Menderita penyakit jantung tertentu yang dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan irama jantung (aritmia).

  • Memantau keberhasilan dan keamanan terapi farmakologis atau non-farmakologis penyakit jantung.

  • Menganalisis fungsi alat pacu jantung yang telah dipasang

  • Mengevaluasi prognosis penyakit.

  • Menentukan risiko kematian jantung mendadak.

 

Sebelum melakukan pemeriksaan Holter monitor, pasien biasanya akan menjalani pemeriksaan elektrokardiogram terlebih dahulu. Seperti yang telah dijelaskan, Holter monitor dapat menunjukkan gangguan irama jantung yang tidak terdeteksi oleh EKG.

 

Prosedur Pemasangan Holter Jantung

 

Tidak ada persiapan khusus yang perlu dilakukan oleh pasien sebelum menjalani prosedur pemasangan Holter jantung. Namun, apabila yang akan dipasang merupakan Holter jantung dengan kabel, dokter mungkin akan menyarankan pasien untuk mandi dan membersihkan tubuh terlebih dahulu sebelum mengenakan perangkat ini. Pasalnya, Holter monitor tidak dapat dilepas selama proses perekaman dan tetap harus dalam keadaan kering.

 

Adapun langkah-langkah pemasangan Holter jantung yang akan dilakukan oleh dokter, di antaranya sebagai berikut:

 

  • Mengarahkan pasien untuk melepaskan seluruh perhiasan dan pakaian yang digunakan dari pinggang ke atas. Kemudian, pasien juga dapat mengenakan kain atau gaun khusus dan hanya memperlihatkan bagian kulit di area dada yang dibutuhkan dalam prosedur ini.

  • Mencukur rambut yang ada di area dada pasien jika diperlukan. 

  • Memasang elektroda pada permukaan dada dan perut pasien.

  • Holter monitor akan dihubungkan ke elektroda menggunakan kabel.

  • Holter monitor akan dimasukkan ke dalam tas atau kantong khusus yang bisa dikenakan di bahu, leher, atau pinggang.

  • Apabila menggunakan alat Holter nirkabel, maka pemasangan alat lebih praktis karena hanya berupa penempelan alat ke elektroda di dada tanpa adanya perangkat fisik lainnya.

 

Selanjutnya, dokter akan menjelaskan kepada pasien mengenai perawatan Holter monitor selama mengenakannya. Pasien juga disarankan untuk mencatat jam saat melakukan aktivitas harian utama (terutama waktu tidur dan olahraga), serta apabila terdapat gejala-gejala yang muncul seperti yang dikeluhkan sebelumnya. Pada dasarnya, pasien bisa beraktivitas seperti biasa, namun harus menghindari beberapa hal berikut ini:

 

  • Mandi atau berenang pada pemasangan jenis Holter dengan kabel. Pastikan Holter monitor tetap dalam keadaan kering.

  • Melakukan pemeriksaan rontgen dada.

  • Berada di area yang bertegangan listrik tinggi, detektor logam, atau magnet besar.

 

Pemeriksaan Holter monitor sangat aman dan tidak menimbulkan rasa sakit atau bahkan sensasi tersetrum. Namun, karena elektroda ditempelkan dengan selotip atau perekat, sebagian orang mungkin akan mengalami iritasi kulit ringan. 

 

Pascaprosedur Pemeriksaan Holter Jantung

 

Setelah selesai menjalani pemeriksaan Holter, pasien dapat mengembalikan perangkat tersebut ke pihak rumah sakit. Data yang terekam di alat akan dipindahkan ke perangkat komputer untuk dianalisis secara saksama oleh dokter. Apabila hasil Holter telah selesai dievaluasi, maka pasien akan diinformasikan untuk dapat melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter yang bersangkutan.

 

Nantinya, data dari perangkat Holter jantung akan disesuaikan dengan catatan pasien guna membantu dokter menegakkan diagnosis. Hasil pemeriksaan ini umumnya bisa didapatkan pasien dalam kurun waktu 1–2 minggu setelah pemeriksaan.

 

Demikian penjelasan mengenai Holter monitor yang penting untuk dipahami. Perlu diingat bahwa informasi ini hanya bertujuan untuk edukasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan konsultasi langsung dengan tenaga medis profesional. 

 

Setiap orang bisa memiliki kondisi, gejala, serta risiko yang berbeda. Maka dari itu, apabila mengalami gangguan jantung, kunjungi Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan evaluasi, diagnosis, dan penanganan yang tepat.

 

Sebagai informasi, setiap tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang dilakukan oleh tenaga medis profesional akan disesuaikan dengan ketersediaan fasilitas medis sehingga mungkin saja berbeda di masing-masing rumah sakit. Namun, tenaga medis profesional akan merencanakan seluruh prosedur medis tersebut sesuai dengan kondisi kesehatan spesifik pasien.


Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan yang memudahkan Anda, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI. Holter Monitoring: Apakah Sama dengan Elektrokardiogram (EKG)?. Diakses pada 2024 | American Heart Association. Holter Monitor. Diakses pada 2024 | Cleveland Clinic. Holter Monitor. Diakses pada 2024 | Mayo Clinic. Holter Monitor. Diakses pada 2024 | John Hopkins Medicine. Holter Monitor. Diakses pada 2024 | National Center for Biotechnology Information (NCBI). Article on Cardiology. Diakses pada 2024 | American Heart Association. Holter Monitor. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-leonardo-paskah-suciadi-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Leonardo Paskah Suciadi, SpJP, FIHA, FAPSC, FESC, FHFA

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Kebon Jeruk

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail