Kesehatan Tubuh
Mengenal Tingkat Kepadatan Tulang Normal dan Cara Menjaganya

Table of Contents
Bone density atau kepadatan tulang adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kepadatan mineral yang terkandung di dalam tulang, seperti kalsium, fosfor, dan mineral lainnya.
Pada dasarnya, kepadatan tulang merupakan parameter yang penting untuk diperhatikan guna mendeteksi berbagai risiko gangguan tulang, salah satunya adalah osteoporosis.
Dengan menjaga tingkat kepadatan tulang normal sebaik mungkin, risiko pengeroposan tulang yang dapat memengaruhi kualitas hidup pun akan menurun. Sebetulnya, berapa tingkat kepadatan tulang normal manusia dan bagaimana cara mengetahuinya? Mari temukan jawabannya dalam ulasan berikut ini.
Apa itu Kepadatan Tulang (Bone Density)?
Kepadatan tulang mengacu pada kerapatan dan kekuatan tulang yang terdiri dari kalsium, fosfor, magnesium, dan berbagai jenis mineral lainnya. Kalsium sendiri merupakan salah satu jenis mineral yang menyusun sekitar 99% dari kepadatan tulang.
Semakin tinggi tingkat kepadatan tulang, semakin rendah pula risiko patah tulang atau gangguan tulang lainnya. Pada dasarnya, tingkat kepadatan tulang setiap individu akan menurun seiring dengan pertambahan usia. Semakin rendah tingkat kepadatan tulang, semakin tinggi risiko seseorang mengalami pengeroposan tulang (osteoporosis).
Maka dari itu, penting bagi setiap individu, terutama pada wanita yang sudah menopause dan individu dengan usia lanjut untuk melakukan pemeriksaan kepadatan tulang secara berkala.
Cara Mengetahui Tingkat Kepadatan Tulang
Bone mineral densitometry (BMD) merupakan salah satu prosedur pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk memeriksa tingkat kepadatan tulang. Tes kepadatan tulang ini memanfaatkan teknologi sinar-X untuk mengukur kadar kalsium dan mineral lain yang terdapat di dalam tulang, terutama tulang pergelangan tangan, tulang belakang, dan tulang panggul.
Secara umum, terdapat dua jenis prosedur bone mineral densitometry yang kerap dilakukan untuk mengukur tingkat kepadatan tulang, yaitu central DXA dan peripheral DXA.
-
Central DXA (dual energy X-ray absorptiometry): Prosedur untuk mengukur tingkat kepadatan tulang pada tulang panggul dan tulang belakang. Melalui prosedur ini, dokter akan meminta pasien untuk berbaring di ranjang khusus, lalu alat radiasi akan melewati tubuh pasien selama prosedur pemeriksaan berlangsung.
-
Peripheral DXA: Prosedur pemeriksaan untuk mengukur tingkat kepadatan tulang pada pergelangan tangan, jari-jari, serta tumit kaki.
Berapa Tingkat Kepadatan Tulang Normal?
Hasil pemeriksaan bone mineral densitometry biasanya akan menunjukkan tingkat kepadatan tulang berdasarkan dua indikator, yaitu skor T (T score) dan skor Z (score Z). Skor T merupakan nilai yang menunjukkan apakah tingkat kepadatan tulang pasien berada di atas atau di bawah rata-rata. Mekanisme kerja skor T adalah dengan membandingkan kepadatan tulang pasien terhadap kepadatan tulang dewasa muda berjenis kelamin sama yang sehat.
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah penjelasan mengenai hasil pemeriksaan skor T melalui bone mineral densitometry.
-
Skor T di atas -1 menandakan tingkat kepadatan tulang normal.
-
Skor T di antara -1 dan -2,5 menjadi indikasi adanya osteopenia, yaitu kondisi ketika tingkat kepadatan tulang berada di bawah normal dan berisiko berkembang menjadi osteoporosis.
-
Skor T di bawah -2,5 menjadi indikasi adanya osteoporosis.
Sementara itu, skor Z adalah nilai yang membandingkan kepadatan tulang pasien dengan tingkat kepadatan tulang normal pada orang sehat dengan usia, jenis kelamin, tinggi, dan ras yang sama dengan pasien.
Jika skor Z pasien menunjukkan nilai signifikan yang lebih tinggi atau lebih rendah dari rata-rata, dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab dari kondisi tersebut.
Tips Menjaga Kepadatan Tulang
Sebagai upaya menghindari risiko osteoporosis, penting bagi setiap individu untuk menjaga kepadatan tulang sebaik mungkin. Adapun sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk menjaga tingkat kepadatan tulang normal adalah sebagai berikut.
1. Mengonsumsi Makanan dan Minuman Tinggi Kalsium
Cara menjaga kepadatan tulang normal yang pertama adalah dengan mengonsumsi makanan dan minuman tinggi kalsium, seperti susu, yoghurt, keju, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan makanan laut. Pasalnya, kalsium memiliki peran yang sangat penting untuk membangun dan menjaga struktur kepadatan tulang dan gigi.
2. Memenuhi Asupan Vitamin D Tubuh
Selain kalsium, vitamin D juga menjadi salah satu nutrisi penting yang diperlukan untuk menjaga kekuatan dan kepadatan tulang. Vitamin ini berfungsi untuk membantu tubuh dalam menyerap kalsium dan membangun kepadatan tulang.
Untuk mencukupi asupannya, terdapat beberapa jenis makanan tinggi vitamin D yang baik dikonsumsi sebagai menu makanan sehari-hari, seperti ikan, susu, yoghurt, dan keju. Selain itu, penting pula untuk rutin berjemur di bawah sinar matahari pagi guna mengoptimalkan proses sintesis vitamin D dalam tubuh.
Namun, sebelum berjemur di bawah sinar matahari, pastikan untuk mengaplikasikan sunscreen di seluruh permukaan kulit terlebih dahulu, terutama bagian kulit yang akan terpapar oleh sinar matahari secara langsung guna menghindari risiko berbagai masalah kulit, termasuk kanker kulit.
3. Rutin Berolahraga
Rutin berolahraga juga menjadi salah satu cara menjaga kepadatan tulang yang penting untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan dengan rutin berolahraga minimal 30 menit per hari dapat memicu proses pembentukan tulang serta memperkuat otot dan sendi. Dengan latihan beban dan melakukan aktivitas secara rutin, proses pengeroposan tulang akibat degenerasi pun dapat diperlambat.
4. Menghindari Rokok dan Minuman Beralkohol
Kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan merupakan gaya hidup tidak sehat yang perlu dihindari sesegera mungkin. Hal ini dikarenakan rokok dan alkohol dapat menghambat penyerapan nutrisi penting seperti kalsium dan magnesium yang diperlukan untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang.
Demikian informasi lengkap mengenai tingkat kepadatan tulang normal serta cara tepat untuk menjaganya. Jika Anda ingin mengetahui tingkat kepadatan tulang normal secara komprehensif, jangan ragu untuk memesan paket Densitometri Kepadatan Tulang melalui aplikasi MySiloam.
Selain itu, Anda juga dapat mengunjungi Siloam Hospitals Mampang yang menjadi pusat unggulan dalam menangani gangguan tulang, jaringan ikat, atau sendi. Siloam Hospitals Mampang dilengkapi dengan tim ahli ortopedi berpengalaman dan fasilitas medis modern yang dapat memberikan perawatan serta terapi rehabilitasi secara komprehensif.
Gunakan fitur Cari Dokter untuk memudahkan Anda dalam mencari informasi terkait jadwal praktik, booking, dan buat janji temu dengan dokter pilihan. Mari nikmati kemudahan akses layanan kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Anna Celesta Nastasia Nalley, Sp.Rad, R.I(K)
Radiologi
Subspesialis Intervensional
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Pedis / Rontgen Kaki
Rontgen / X-Ray
Rp335.000
TERPOPULER
Ankle / Rontgen Pergelangan Kaki
Rontgen / X-Ray
Rp289.000
TERPOPULER
Pelvis AP / Rontgen Panggul
Rontgen / X-Ray, Tulang/ Ortopedi
Rp226.000
TERPOPULER
Antebrachii / Rontgen Lengan Bawah
Rontgen / X-Ray
Rp347.000
MRI Tulang Belakang Tengah/Punggung/Spine Thoracic (Non Kontras)
MRI / MRA
Rp2.870.000
TERPOPULER
1.5T MRI LUMBAL NON CONTRAST
MRI / MRA, Tulang/ Ortopedi
Rp2.870.000
TERPOPULER
BMD 3 POSISI
Tulang/ Ortopedi
Rp657.000







