Lidah Geografis: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Lidah Geografis: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

05 Juni 2025 3 menit waktu baca
lidah geografis

Geographic tongue atau lidah geografis adalah kondisi yang ditandai dengan munculnya bercak kemerahan pada lapisan atas lidah. Kondisi ini dinamakan geographic tongue karena bercak yang muncul pada lidah memiliki pola menyerupai pulau-pulau yang ada pada peta. Lantas, apa penyebab lidah geografis dan bagaimana cara mengobatinya? Mari temukan informasi selengkapnya dalam artikel berikut ini.

 

Apa itu Lidah Geografis?

 

Lidah geografis, atau dikenal juga dengan benign migratory glossitis, adalah kondisi ketika timbulnya bercak kemerahan berbentuk menyerupai pulau tidak teratur pada permukaan lidah. Bercak kemerahan tersebut sering kali muncul pada bagian atas lidah. Kondisi ini umumnya bersifat jinak dan tidak menyebar ke bagian tubuh lainnya, sehingga cenderung tidak berbahaya.

 

Penyebab Lidah Geografis

 

Hingga kini, belum diketahui secara pasti apa penyebab munculnya geographic tongue. Namun, para ahli menduga bahwa bercak kemerahan ini dapat timbul saat seseorang menderita lichen planus oral, yaitu peradangan pada mulut akibat kelainan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami geographic tongue, di antaranya:

 

  • Memiliki riwayat alergi.

  • Menderita eksim.

  • Menderita psoriasis.

  • Stres berlebih.

  • Gangguan hormon.

  • Menderita diabetes tipe 1.

  • Genetik.

 

Gejala Lidah Geografis

 

Gejala utama lidah geografis adalah munculnya bercak pada lidah atau lesi kemerahan pada permukaan lidah yang berbentuk menyerupai pulau-pulau di peta. Bagian tepi dari lesi ini berupa garis-garis berwarna keabu-abuan atau putih.

 

Pada kondisi normal, permukaan lidah manusia ditutupi oleh papila, yaitu tonjolan kecil yang berfungsi melindungi lidah. Namun, pada orang dengan geographic tongue, jumlah papila di permukaan lidah cenderung lebih sedikit daripada biasanya.

 

Di samping itu, seseorang dengan geographic tongue juga mungkin merasakan sensasi perih, kesemutan, atau terbakar pada lidah, terutama saat mengonsumsi makanan panas, pedas, manis, atau asam.

 

Diagnosis Lidah Geografis

 

Pada tahap awal penegakan diagnosis lidah geografis, dokter akan terlebih dahulu melakukan wawancara medis (anamnesis) untuk mengetahui keluhan dan riwayat kesehatan pasien maupun keluarga. Pemeriksaan fisik juga dapat dilakukan untuk mengamati kondisi mulut dan lidah.

 

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin akan melakukan prosedur biopsi untuk menyingkirkan kemungkinan kondisi medis lain. Prosedur ini dilakukan dengan mengambil sedikit jaringan lidah untuk diperiksa di laboratorium.

 

Pengobatan Lidah Geografis

 

Geographic tongue dapat membaik dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun, jika keluhan yang dialami pasien cukup mengganggu, terdapat beberapa pilihan pengobatan yang bisa digunakan oleh dokter sesuai dengan gejala masing-masing pasien, seperti:

 

  • Pemberian obat kumur yang mengandung antihistamin, terutama jika lidah geografis muncul karena reaksi alergi.

  • Pemberian obat pereda nyeri yang dapat dioleskan secara langsung ke permukaan lidah.

  • Pemberian obat golongan antiinflamasi nonsteroid (OAINS), seperti ibuprofen, aspirin, atau asam mefenamat, untuk membantu meredakan nyeri.

 

Selain itu, dokter juga dapat menyarankan pasien untuk melakukan perawatan mandiri di rumah sebagai upaya mengoptimalkan proses pemulihan lidah geografis. Beberapa perawatan mandiri tersebut, di antaranya:

 

  • Tetap sikat gigi minimal 2 kali sehari. Disarankan memilih pasta gigi khusus untuk gigi dan gusi yang sensitif.

  • Hindari makanan atau minuman yang panas, pedas, asin, dan asam untuk sementara waktu.

  • Tidak merokok.

  • Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang.

 

Pencegahan Lidah Geografis

 

Geographic tongue merupakan kondisi yang cenderung sulit untuk dicegah, mengingat penyebabnya masih belum diketahui secara pasti. Namun, Anda disarankan untuk tetap mengonsumsi makanan bergizi seimbang agar nutrisi yang dibutuhkan tubuh dapat terpenuhi. 

 

Perlu diingat, penyebab dan gejala yang disebutkan di atas tidak secara pasti mewakili kondisi lidah geografis saja, namun juga bisa menjadi tanda dari kondisi medis lain. Maka dari itu, jika mengalami kondisi-kondisi yang dicurigai mengarah pada lidah geografis, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter guna memperoleh diagnosis dan penanganan yang tepat. Dalam hal ini, Anda bisa berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kedokteran Gigi di Siloam Hospitals.

 

Pada dasarnya, tahapan prosedur pemeriksaan dan pengobatan yang dilakukan untuk menangani kondisi ini bisa berbeda pada setiap rumah sakit, tergantung pada fasilitas kesehatan yang tersedia. Namun, tenaga medis profesional akan menentukan tindakan medis yang dilakukan sesuai dengan kondisi tubuh pasien.

 

Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda dalam menemukan informasi jadwal, booking, hingga membuat janji temu dengan dokter pilihan. Aplikasi tersebut juga dilengkapi dengan fitur yang memungkinkan pasien untuk check in mandiri hingga antre secara online. Dengan begitu, Anda tidak perlu menunggu terlalu lama di rumah sakit.

 

Aplikasi My Siloam

Dokter Kami
besar-riyantospkg

Kunjungi Rumah Sakit

drg. Besar Riyanto, SpKG

Kedokteran Gigi

Spesialis Konservasi Gigi Subspesialis Endodontik


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

drg-rudy-spkg

Kunjungi Rumah Sakit

drg. Rudy, SpKG, SH, FISQua, FICD

Kedokteran Gigi

Spesialis Konservasi Gigi Subspesialis Endodontik


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

drg-halida-

Kunjungi Rumah Sakit

drg. Halida

Kedokteran Gigi

Dokter Gigi


Siloam Hospitals Mataram

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail