Apa itu Eksim? Simak Penyebab, Ciri-ciri, dan Cara Mengobatinya
Kesehatan Tubuh

Apa itu Eksim? Simak Penyebab, Ciri-ciri, dan Cara Mengobatinya

07 Mei 2025 5 menit waktu baca
Penyakit Eksim - Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Eczema, atau yang dikenal dengan eksim, merupakan suatu kondisi peradangan pada kulit yang menimbulkan gatal dan bercak merah. Kondisi ini, yang secara medis disebut sebagai Dermatitis atopik, umumnya lebih sering ditemui pada anak-anak, namun bisa juga terjadi pada orang dewasa.

 

Gejala eksim yang umum terjadi yaitu munculnya ruam gatal di area seperti leher, dada, tangan, lutut, dan lipatan tubuh lainnya seperti siku dan ketiak. Penyebab eksim juga bervariasi, meliputi faktor genetika, keturunan, dan gangguan pada sistem imun. Untuk memahami lebih mendalam tentang eczema, mari simak penjelasan yang disajikan berikut ini.

 

Apa itu Eksim (Eczema)?

 

Kulit merupakan organ terluar manusia yang rentan terpapar oleh berbagai penyakit. Salah satu penyakit kulit yang paling umum terjadi yakni eksim atau dermatitis atopik. Sayangnya, tidak ada obat khusus untuk menyembuhkan eksim. Sehingga, pengobatannya biasanya dilakukan dengan mengendalikan gejala-gejala yang dialami penderita.

 

Dermatitis atopik atau eksim adalah kondisi yang ditandai dengan ruam merah, kulit kering, gatal, dan bersisik. Kondisi ini dapat melemahkan fungsi penghalang kulit (skin barrier) yang bertanggung jawab dalam menjaga kelembapan dan melindungi kulit.

 

Kondisi kulit kering dan bersisik akibat eksim biasanya tidak menimbulkan luka basah, sehingga sering kali disebut dengan eksim kering. Namun, pada kasus serius, kulit akan terasa nyeri saat disentuh atau terdapat lepuhan kecil yang bisa pecah dan mengeluarkan cairan dan membentuk kerak.

 

Meski terasa gatal, penderita eksim tidak disarankan untuk menggaruknya. Pasalnya, menggaruk eksim dapat menyebabkan lapisan kulit rusak dan menimbulkan luka terbuka sebagai jalan masuknya kuman. Akibatnya, luka akan berujung menjadi infeksi. Lantas, apakah eksim menular? Eksim tidak termasuk penyakit menular. Kondisi ini tidak bisa ditularkan dari orang ke orang.

 

Penyebab Eksim

 

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti apa penyebab eksim. Namun, terdapat dugaan bahwa kondisi ini berkaitan dengan faktor genetik atau imunitas seseorang. Berikut masing-masing penjelasannya.

 

1. Mutasi Genetik

 

Faktor pertama yang dapat menyebabkan eksim adalah mutasi genetik pada gen CARD11. Mutasi ini menyebabkan sel imun bernama limfosit T tidak berfungsi dengan baik sehingga sistem imunitas tubuh menjadi terganggu.

 

Mutasi gen FLG juga sering dikaitkan dengan eksim karena menghasilkan filaggrin, yaitu protein yang berfungsi melindungi dan melembapkan lapisan kulit terluar (epidermis). Apabila filaggrin tidak tercukupi, kulit akan menjadi kering sehingga rentan terkena eksim.

 

2. Faktor Keturunan

 

Eksim juga bisa disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan dari keluarga. Pasalnya, eksim adalah salah satu penyakit kulit yang bisa diwariskan secara genetik dalam silsilah keluarga.

 

3. Gangguan Imunitas Tubuh

 

Ketika sistem kekebalan tubuh terlalu aktif atau merespon secara berlebihan saat tubuh terpapar alergen (pemicu alergi) maka dapat memunculkan reaksi peradangan pada kulit. Selain beberapa penyebab umum di atas, sejumlah faktor lain yang dapat menyebabkan eksim adalah:

 

  • Perubahan hormon.

  • Menderita asma.

  • Penggunaan sabun atau bahan kimia yang keras atau iritatif.

  • Bahan pakaian yang tidak nyaman dan bisa memicu iritasi, seperti kain sintetis atau wol.

 

Faktor Risiko Eksim

 

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami eksim adalah sebagai berikut:

 

  • Memiliki kulit kering.

  • Menggaruk kulit terlalu kencang sehingga timbul iritasi.

  • Tubuh berkeringat.

  • Cuaca panas dan perubahan tingkat kelembapan.

  • Paparan asap rokok dan polusi udara.

  • Infeksi bakteri dan virus.

 

Gejala Eksim

 

Gejala eksim pada setiap orang dapat berbeda-beda. Namun, beberapa ciri-ciri eksim umum dari eksim adalah:

 

  • Kulit kering dan gatal-gatal.

  • Bercak merah di area kulit yang gatal.

  • Kulit tampak berkerut.

  • Kulit menjadi sensitif dan bengkak saat digaruk.

  • Kulit menebal, bersisik, dan pecah-pecah.

 

Diagnosis Eksim

 

Eksim sering kali didiagnosis ketika anak-anak. Namun, tak menutup kemungkinan bahwa kondisi ini baru bisa terdeteksi ketika dewasa. Sebelum melakukan diagnosis eksim, dokter akan melakukan tanya jawab terkait gejala dan riwayat kesehatan pasien.

 

Kemudian, untuk membantu menegakkan diagnosis, biasanya dokter menyarankan pasien menjalani beberapa tes penunjang, seperti:

 

  • Tes alergi.

  • Pemeriksaan darah, untuk mendeteksi penyebab ruam pada kulit yang tidak berhubungan dengan eksim.

  • Biopsi kulit, untuk mengetahui jenis eksim yang diderita pasien.

 

Cara Mengobati Eksim

 

Pada dasarnya, eksim adalah kondisi yang tidak dapat disembuhkan. Pengobatan eksim hanya bertujuan untuk meredakan gejalanya. Beberapa cara mengobati eksim yang bisa dilakukan di rumah adalah sebagai berikut.

 

1. Mandi Air Hangat

 

Mandi air hangat akan membantu mengurangi rasa gatal dan iritasi di kulit. Namun, hindari menggunakan air yang terlalu panas karena dapat menyebabkan kulit meradang dan membuat gejala eksim semakin memburuk.

 

2. Mengompres Dingin Area yang Gatal

 

Semua orang pasti memiliki kecenderungan untuk menggaruknya. Namun, hal ini justru tidak disarankan. Menggaruk dapat menimbulkan luka dan iritasi dan berujung infeksi. Untuk meredakan rasa gatal, berikan kompres dingin di area yang gatal.

 

3. Menggunakan Sabun Mandi yang Tepat

 

Sabun yang tidak tepat atau mengandung bahan kimia terlalu keras dapat memperburuk gejala eksim. Penderita eksim juga tidak disarankan menggunakan sabun antiseptik karena bisa menyebabkan kulit semakin kering. Agar lebih aman, pilih produk berlabel hypoallergenic.

 

4. Mengenakan Bahan Pakaian yang Nyaman

 

Penderita eksim disarankan untuk memakai pakaian yang berbahan lembut, sejuk, dan menyerap keringat seperti katun. Bahan katun dapat menyerap keringat dengan baik, sehingga ruam dan gatal bisa diminimalkan.

 

5. Menggunakan Pelembap Khusus

 

Penderita eksim juga dianjurkan untuk menjaga kelembapan kulit dengan menggunakan pelembap khusus secara rutin. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini agar bisa mendapatkan jenis krim yang sesuai.

 

Itulah informasi seputar penyebab, gejala, dan cara mengatasi eksim. Apabila mengalami gejala seperti di atas, jangan ragu mengunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan diagnosis serta penanganan secara tepat.

 

Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk memudahkan akses pelayanan kesehatan di Siloam Hospitals. Fitur tersebut telah dilengkapi dengan informasi mengenai jadwal dokter dan pembuatan janji temu dengan dokter terkait.

 

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan secara mudah dan cepat. Segera miliki aplikasinya sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 3

Dokter Kami
dr-marsia-rusfianti-spkk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Marsia Rusfianti, SpKK, M.Kes

Dermatologi (Kulit)

Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika


Siloam Hospitals Lippo Cikarang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-armina-haramaini-spkk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Armina Haramaini, SpKK

Dermatologi (Kulit)

Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-epi-panjaitan-msc-spkk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Epi Panjaitan, MSc, SpKK

Dermatologi (Kulit)

Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail