Liver Hemangioma - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Liver Hemangioma - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

22 Mei 2025 5 menit waktu baca
 liver hemangioma

Hepatic hemangioma atau liver hemangioma adalah salah satu jenis tumor jinak pada organ hati yang umum terjadi. Tumor tersebut terdiri dari gumpalan pembuluh darah. Dalam kebanyakan kasus, hepatic hemangioma tidak menimbulkan gejala tertentu. Namun, dokter akan memantau kondisi penderita hepatic hemangioma secara rutin guna menghindari perburukan kondisi. Mari simak informasi selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Apa itu Liver Hemangioma?

Liver hemangioma adalah tumor jinak pada organ hati yang terbentuk dari gumpalan pembuluh darah. Pada dasarnya, hemangioma sendiri merupakan tumor jinak yang umum terjadi pada manusia. Karena berasal dari pembuluh darah, maka kondisi ini dapat terjadi pada area pembuluh darah di tubuh lainnya, termasuk di mata, perut, punggung, dan otak.

 

Sebagian besar kasus liver hemangioma ditemukan ketika seseorang menjalani pemeriksaan untuk kondisi medis lainnya. Orang yang mengalami hemangioma jarang sekali mengeluhkan tanda dan gejala tertentu. Kondisi ini biasanya hanya menimbulkan gejala ketika sudah berukuran sangat besar. Jenis tumor jinak ini umumnya tidak berubah menjadi kanker.

Penyebab Liver Hemangioma

Hingga kini, belum diketahui secara pasti apa penyebab terjadinya hepatic hemangioma. Namun, para ahli meyakini bahwa terdapat beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terjadinya hepatic hemangioma, di antaranya:

 

  • Usia. Hepatic hemangioma dapat dialami oleh berbagai kalangan usia, namun  cenderung lebih sering terdiagnosis pada usia 30–50 tahun.

  • Jenis kelamin. Wanita cenderung lebih berisiko mengalami hepatic hemangioma dibandingkan pria. Hal ini diduga berkaitan dengan lebih tingginya kadar hormon estrogen dalam tubuh wanita.

  • Kehamilan. Wanita hamil, atau yang pernah hamil, cenderung lebih sering mengalami hepatic hemangioma dibandingkan wanita yang belum pernah mengalami masa kehamilan. Hal ini diduga berkaitan dengan peningkatan kadar hormon estrogen selama masa kehamilan.

  • Terapi pengganti hormon. Wanita yang menjalani terapi pengganti hormon untuk mengatasi gejala menopause lebih mungkin mengalami liver hemangioma dibandingkan yang tidak.

Gejala Liver Hemangioma

Dalam kebanyakan kasus, liver hemangioma yang berukuran kecil tidak menimbulkan gejala tertentu. Gejala biasanya muncul ketika ukuran dari tumor jinak ini sudah sangat besar, hingga melebihi 10 cm (giant hemangioma). Adapun beberapa gejala yang bisa muncul, di antaranya:

 

  • Nyeri pada bagian atas perut.

  • Perut terasa penuh atau kembung. 

  • Mual.

  • Muntah.

  • Penurunan nafsu makan.

Diagnosis Liver Hemangioma

Diagnosis liver hemangioma sering terjadi karena ketidaksengajaan. Pasalnya, pasien biasanya baru mengetahui kondisi ini ketika sedang melakukan pemeriksaan kesehatan untuk kondisi medis lainnya. Namun, terdapat beberapa tes yang bisa digunakan untuk membantu mengonfirmasi diagnosis tumor ini, di antaranya:

 

  • Computerized tomography (CT) scan, yaitu kombinasi teknologi komputer dan sinar-X untuk mendapatkan gambaran organ hati.

  • Magnetic resonance imaging (MRI), yaitu pemeriksaan yang menggunakan teknologi magnet dan gelombang radio untuk mendapatkan gambaran organ hati.

  • Scintigraphy, yaitu jenis tes pencitraan yang menggunakan bahan radioaktif untuk mendapatkan gambaran organ hati.

Pengobatan Liver Hemangioma

Pengobatan liver hemangioma cenderung beragam, tergantung pada lokasi dan ukuran tumor, kondisi kesehatan, serta preferensi pasien. Jika tumor berukuran kecil dan tidak menimbulkan gejala tertentu, dokter mungkin hanya akan memantau kondisi kesehatan pasien secara berkala.

 

Namun, apabila telah menimbulkan gejala dan mengganggu kesehatan pasien, terutama apabila tumor membesar dengan cepat dan timbul rasa nyeri yang tidak berkurang dengan obat antinyeri, maka beberapa metode yang kerap digunakan untuk menangani liver hemangioma adalah sebagai berikut:

 

  • Tindakan operasi untuk mengangkat liver hemangioma. Tindakan operasi yang dilakukan tergantung dari ukuran, lokasi, risiko trombosis, dan dimensi tumor. Pilihan operasi yang dapat dilakukan adalah tindakan reseksi segmental, lobektomi, atau enukleasi tumor. 

  • Hepatic artery ligation, yaitu prosedur yang dilakukan dengan mengikat arteri utama yang menyuplai darah ke tumor.

  • Artery embolization, yaitu prosedur yang dilakukan dengan menyuntikkan obat-obatan khusus ke arteri yang menyuplai darah ke tumor. Tujuannya adalah untuk menghambat aliran darah menuju tumor tersebut, sehingga hemangioma bisa menyusut dan berhenti bertumbuh.

  • Radioterapi, yaitu prosedur yang menggunakan menggunakan teknologi radiasi untuk menghancurkan sel-sel tumor.

  • Transplantasi hati, terutama jika metode pengobatan lainnya tidak efektif untuk menangani hepatic hemangioma dan telah terjadi kerusakan pada organ hati.

Risiko Komplikasi Liver Hemangioma

Hepatic hemangioma cenderung jarang menimbulkan komplikasi tertentu. Namun, risiko komplikasi hepatic hemangioma umumnya terjadi pada wanita hamil. Hal ini dikarenakan kadar estrogen wanita yang meningkat pada saat hamil diduga bisa menyebabkan liver hemangioma semakin membesar dan memicu terjadinya berbagai komplikasi. Adapun beberapa risiko komplikasi hepatic hemangioma, di antaranya:

 

  • Kompresi pembuluh darah atau saluran empedu yang menyebabkan edema, trombosis, atau penyakit kuning.

  • Perdarahan internal akibat pecahnya gumpalan pembuluh darah yang membentuk hepatic hemangioma.

  • Terbentuknya pembekuan darah, jaringan parut maupun endapan kalsium akibat proses degenerasi di dalam tumor. 

  • Kerusakan organ hati.

Pencegahan Liver Hemangioma

Karena penyebabnya belum diketahui secara pasti, hepatic hemangioma cenderung sulit dicegah. Namun, mengingat faktor risiko kondisi ini juga berkaitan dengan tingginya kadar estrogen di dalam tubuh, melakukan skrining rutin ketika menggunakan obat hormonal, seperti pil KB, bisa membantu meminimalkan risiko terjadinya hepatic hemangioma. Penting pula untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menjalani terapi hormon estrogen.

 

Perlu diketahui, informasi yang dijelaskan di atas bersifat edukatif dan tidak bisa menggantikan diagnosis maupun saran perawatan dari dokter. Tanda dan gejala yang disebutkan pun tidak secara spesifik mewakili kondisi hepatic hemangioma, sehingga mungkin saja juga terjadi pada kondisi medis lainnya. Oleh karenanya, guna memperoleh diagnosis yang akurat, silakan kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk bertemu dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam berpengalaman.

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan prosedur medis yang dilakukan mungkin akan berbeda di setiap rumah sakit, mengingat hal tersebut perlu disesuaikan dengan fasilitas kesehatan yang ada. Dalam hal ini, tenaga medis profesional akan memastikan prosedur yang dijalankan adalah yang terbaik dan sesuai dengan kondisi kesehatan pasien.

 

Ingin membuat janji temu dengan dokter secara praktis? Praktis, Anda bisa memanfaatkan fitur dalam aplikasi MySiloam yang memungkinkan pasien untuk menemukan informasi jadwal praktik hingga membuat janji temu dengan dokter secara online. Melalui aplikasi ini, Anda juga bisa melakukan konsultasi langsung dengan dokter pilihan dari mana pun dan kapan pun.

Sumber

Mayo Clinic. Liver Hemangioma. Diakses pada 2024 | Cleveland Clinic. Liver Hemangioma. Diakses pada 2024 | Journal of Medicine and Life. Hepatic Hemangioma -Review-. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-rio-hermawan-sprad-k

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rio Hermawan, SpRad (K)

Radiologi

Subspesialis Intervensional


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-sudianto-sprad

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Sudianto, SpRad

Radiologi

Spesialis Radiologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-anna-celesta-nastasia-nalley-sp-rad

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Anna Celesta Nastasia Nalley, Sp.Rad, R.I(K)

Radiologi

Subspesialis Intervensional


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail