Apa itu Tumor? Ini Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Apa itu Tumor? Ini Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

18 Juni 2025 5 menit waktu baca
(Rework) tumor adalah

Tumor adalah benjolan abnormal yang muncul akibat adanya pertumbuhan sel-sel secara berlebihan di dalam tubuh. Benjolan ini dapat tumbuh pada bagian tubuh mana pun, seperti pada jaringan kulit ataupun organ dalam tubuh. Kenali apa itu tumor, penyebab, gejala, diagnosis, hingga metode pengobatannya melalui pembahasan berikut ini.

 

Apa itu Tumor?

 

Tumor adalah suatu benjolan atau sekelompok sel-sel tidak normal dengan konsistensi padat yang bisa terbentuk di bagian mana saja dari tubuh. Benjolan ini terjadi karena adanya perubahan pertumbuhan sel-sel di dalam tubuh yang berlangsung sangat cepat.

 

Tumor atau neoplasma sering kali dikaitkan dengan kanker. Meski memiliki kemiripan, terdapat perbedaan tumor dan kanker yang bisa dilihat dari keganasannya. Tumor adalah benjolan abnormal yang bisa bersifat jinak, ganas, ataupun prakanker. Tumor jinak biasanya tumbuh lebih lambat dan cenderung tidak menyebar ke jaringan lainnya sehingga tidak membahayakan jiwa. Berdasarkan lokasi pertumbuhannya, tumor jinak dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Adenoma (polip): Jaringan abnormal bertangkai yang sering kali tersusun atas sel epitel.
  • Fibroid uteri juga dikenal sebagai mioma uteri atau leiomioma: Merupakan tumor jinak yang berasal dari pertumbuhan otot polos dan jaringan ikat pada bagian luar ataupun bagian dalam dari dinding rahim.
  • Hemangioma: Tumor jinak yang terbentuk karena terdapat pertumbuhan pembuluh darah abnormal.
  • Lipoma: Tumor jinak yang terbentuk dari jaringan lemak di bawah kulit.
  • Papiloma: Biasa disebut kutil, merupakan tumor jinak yang biasanya muncul karena infeksi HPV.
  • Osteoma: Tumor jinak pada tulang. 
  • Meningioma dan Schwannoma: Tumor jinak pada otak. 

 

Di sisi lain, kanker adalah jenis tumor yang bersifat ganas yang dapat berkembang dengan sangat cepat, dapat kambuh kembali setelah diberikan penanganan, dan bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga berpotensi mengancam jiwa. Beberapa jenis kanker atau tumor ganas yang umum terjadi adalah sebagai berikut:

  • Karsinoma: Tumor ganas yang berkembang dari sel-sel epitel (sel-sel yang menutupi atau melapisi permukaan luar atau dalam organ tubuh).
  • Sarkoma: Tumor ganas yang berkembang pada tulang atau jaringan penghubung, seperti saraf, tulang rawan, atau lemak.
  • Germ cell tumor (tumor sel germinal): Kanker yang terbentuk dari sel yang memproduksi sel telur atau sel sperma sehingga lebih sering ditemukan pada organ reproduksi.
  • Blastoma: Tumor ganas yang terbentuk dari sel yang berkembang (sel prekursor / pendahulu / embrionik) sehingga lebih umum terjadi pada anak-anak.

 

Yang terakhir adalah jenis tumor prakanker. Tumor prakanker adalah jenis tumor yang belum menjadi kanker, namun berpotensi berkembang menjadi sebuah kanker apabila tidak segera ditangani. Beberapa jenis tumor prakanker yang umum ditemui adalah sebagai berikut:

  • Actinic keratosis, yaitu jenis tumor prakanker pada kulit.
  • Cervical dysplasia.
  • Polip kolon.
  • Karsinoma duktal in situ (DCIS), yaitu jenis tumor prakanker pada payudara.

 

Penyebab Tumor

 

Tumor adalah kondisi ketika terdapat ketidakseimbangan jumlah sel baru yang tumbuh dengan jumlah sel lama yang mati. Hal ini bisa terjadi apabila sel baru tumbuh secara berlebihan atau sel lama yang seharusnya sudah mati masih tetap hidup. Belum diketahui secara pasti apa penyebab ketidakseimbangan pertumbuhan sel tersebut. Namun, sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya tumor adalah:

  • Pola hidup tidak sehat, seperti kebiasaan merokok, mengonsumsi makanan tinggi lemak, dan mengonsumsi alkohol berlebih.
  • Terpapar sinar ultraviolet dari cahaya matahari secara terus-menerus.
  • Infeksi virus atau bakteri tertentu, seperti HPV, virus hepatitis, H.pylori, dan lain-lain.
  • Terpapar bahan kimia yang bersifat karsinogenik.
  • Obesitas.
  • Penggunaan obat-obatan imunosupresan. 
  • Kelainan genetik, seperti mutasi gen BRCA. 
  • Riwayat keluarga dengan penyakit kanker. 
  • Paparan sinar radiasi seperti dari foto Rontgen atau CT Scan yang berlebihan.
  • Paparan bahan kimia tertentu seperti asbes atau benzena.

 

Gejala Tumor

 

Gejala tumor cenderung bervariasi tergantung dengan tingkat keganasan serta bagian tubuh yang terdampak. Namun, sejumlah gejala umum dari tumor adalah sebagai berikut:

  • Terdapat benjolan atau suatu massa pada bagian tubuh yang terdampak.
  • Memar atau perdarahan tanpa penyebab yang jelas.
  • Kelelahan.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Penurunan berat badan yang signifikan.
  • Berkeringat di malam hari.
  • Kehilangan fungsi motorik dan sensorik.
  • Nyeri pada area yang terdampak.

 

Diagnosis Tumor

 

Sebelum menegakkan diagnosis, dokter dapat melakukan anamnesis (wawancara medis) serta pemeriksaan fisik untuk mengetahui riwayat penyakit serta keluhan yang dialami oleh pasien. Selain itu, jika tumor tidak terlihat atau teraba di luar tubuh melalui pemeriksaan fisik, maka pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan untuk mengonfirmasi diagnosis tumor adalah sebagai berikut:

 

Pengobatan Tumor

 

Sebelum menentukan metode pengobatan yang tepat, dokter akan mengamati ciri-ciri tumor, lokasi pertumbuhan, serta tingkat keganasan tumor tersebut. Jika tumor bersifat jinak, berukuran kecil, dan tidak bergejala, tindakan medis mungkin saja tidak diperlukan dan pasien hanya disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

 

Namun, apabila tumor bersifat ganas dan berisiko menekan pembuluh darah, saraf, ataupun mengganggu fungsi organ dalam tubuh, maka terdapat beberapa tindakan medis yang dapat dilakukan dokter untuk menangani kondisi tersebut, di antaranya:

 

1. Operasi

 

Salah satu prosedur medis yang umum dilakukan untuk menangani tumor adalah operasi. Tindakan ini bertujuan untuk mengangkat tumor yang berukuran besar dan berisiko menekan pembuluh darah serta saraf dan organ-organ sekitarnya. Prosedur operasi untuk mengangkat tumor dapat dilakukan melalui dua metode, yaitu menggunakan sinar laser atau prosedur pembedahan.

 

2. Imunoterapi

 

Imunoterapi adalah metode pengobatan yang bertujuan untuk mendorong kerja sistem imun tubuh agar dapat menghambat dan melawan perkembangan sel kanker di dalam tubuh.

 

3. Radioterapi

 

Radioterapi adalah metode pengobatan yang menggunakan teknologi radiasi untuk menghambat pertumbuhan tumor ganas di dalam tubuh. Pengobatan ini dapat dilakukan sebelum operasi untuk mengecilkan ukuran tumor agar lebih mudah diangkat serta mengurangi risiko perdarahan selama operasi. 

 

Selain itu, radioterapi juga bisa digunakan untuk membersihkan sisa-sisa tumor ganas yang tidak dapat diangkat melalui operasi agar tidak kembali menyerang atau terjadi kekambuhan.

 

4. Kemoterapi

 

Kemoterapi adalah tindakan medis yang digunakan untuk menghambat pertumbuhan serta membunuh tumor ganas (sel kanker) dengan memasukkan obat-obatan melalui intravena, suntikan, secara oral, ataupun secara topikal.

 

5. Terapi Target (Targeted Therapy)

 

Terapi target merupakan salah satu metode pengobatan yang secara khusus menargetkan sel kanker ganas menggunakan obat atau zat lainnya. Terapi ini bekerja dengan mengubah protein di dalam sel tumor ganas agar dapat mati secara perlahan. Selain itu, terapi ini juga dapat memblokir sinyal kimia dari otak yang memengaruhi pertumbuhan kanker di dalam tubuh.

 

Penting untuk diketahui bahwa penyebab serta gejala yang disebutkan di atas tidak spesifik mewakili kondisi tumor secara spesifik. Artinya, penyebab atau gejala tersebut bisa serupa dengan kondisi medis atau penyakit lainnya. Oleh karenanya, sangat penting untuk memperoleh diagnosis yang tepat dan akurat dengan mengunjungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat.

 

Sebagai informasi, tahap pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kanker dapat berbeda tergantung pada fasilitas kesehatan masing-masing rumah sakit. Tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien.

 

Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 3

message

ArticleDetail