Kesehatan Tubuh
Perbedaan Tumor dan Kanker, Kenali Penyebab & Jenisnya

Table of Contents
Mengetahui perbedaan antara tumor dan kanker penting untuk memahami kondisi kesehatan yang sering dianggap sama, padahal keduanya memiliki karakteristik berbeda. Pemahaman yang tepat mengenai perbedaan keduanya membantu dalam mengenali gejala, menentukan langkah pemeriksaan, serta memilih penanganan yang sesuai. Simak informasi selengkapnya mengenai perbedaan tumor dan kanker melalui ulasan di bawah ini.
Perbedaan Tumor dan Kanker
Tumor dan kanker sering kali ditandai dengan tumbuhnya benjolan di bagian tertentu. Perlu dipahami bahwa tidak semua benjolan merupakan kanker yang bersifat ganas, namun bisa juga menandakan tumor yang sifatnya jinak. Berikut uraian selengkapnya mengenai perbedaan tumor dan kanker berikut ini.
1. Definisi
Perbedaan tumor dan kanker yang pertama bisa dilihat dari definisinya. Tumor merupakan sekumpulan sel abnormal yang membentuk massa di dalam tubuh. Tumor bisa tumbuh di berbagai bagian tubuh, mulai dari jaringan, kelenjar, organ, kulit, hingga tulang, dengan ukuran yang berbeda, serta bisa hanya tumbuh satu atau lebih.
Banyak yang mengira tumor sebagai kanker, padahal tidak semua tumor bersifat kanker. Justru, banyak di antaranya yang jinak. Tumor jinak bisa membesar, namun tidak menyebar ke jaringan di sekitarnya maupun bagian tubuh lain.
Sementara itu, kanker adalah kondisi ketika sebagian sel tubuh abnormal tumbuh tak terkendali dan menyebar ke bagian tubuh lain. Kanker dapat menyerang jaringan di sekitarnya dan menyebar ke bagian tubuh lain untuk membentuk tumor ganas baru (metastasis). Banyak kanker membentuk tumor padat. Namun, pada beberapa kasus, seperti leukemia, kanker tidak membentuk suatu tumor padat.
Jadi, melalui definisi dari masing-masing tumor dan kanker, dapat disimpulkan bahwa kanker adalah tumor yang sifatnya ganas, sedangkan tumor tidak selalu bersifat kanker (ganas). Selain itu, tumor tidak menyebar, sedangkan kanker berpotensi menyebar ke bagian tubuh lain.
2. Penyebab
Perbedaan tumor dan kanker juga bisa dilihat dari penyebabnya. Tumor terbentuk ketika sel-sel abnormal menumpuk dan membentuk pertumbuhan berlebih (massa). Normalnya, tubuh biasanya memproduksi sel baru untuk menggantikan sel lama atau rusak yang mati. Namun, pada tumor, sel tidak mati seperti seharusnya melainkan tumbuh dan berkembang biak lebih cepat dari normal.
Menurut jurnal berjudul The Evolution and Ecology of Benign Tumor (2022), beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko tumor adalah sebagai berikut:
-
Mutasi (perubahan) genetik kecil yang menumpuk seiring waktu sehingga sel jadi tumbuh berlebihan meskipun tidak berubah menjadi kanker.
-
Penyakit genetik bawaan yang meningkatkan kerentanan terhadap pertumbuhan tumor jinak.
-
Faktor imunologis, penurunan fungsi sistem imun atau kegagalan pengawasan imun memungkinkan sel abnormal bertahan dan berkembang.
-
Faktor usia, semakin tua seseorang, semakin besar perubahan genetik yang dapat terjadi dan fungsi sistem pengawasan seluler oleh tubuh berkurang, sehingga peluang terbentuknya tumor jinak meningkat.
-
Faktor hormonal, ketidakseimbangan atau paparan hormon tertentu (misalnya estrogen) dapat memicu pertumbuhan sel berlebihan pada jaringan tertentu.
-
Obesitas.
Dilansir dari National Cancer Institute, kanker adalah penyakit genetik yang disebabkan oleh perubahan pada gen yang mengatur fungsi sel, khususnya cara sel tumbuh dan membelah. Perubahan gen yang memicu kanker bisa terjadi karena:
-
Kerusakan DNA (deoxyribonucleic acid) akibat adanya paparan zat berbahaya dari lingkungan, seperti bahan kimia pada asap rokok dan sinar ultraviolet dari matahari.
-
Kesalahan saat sel membelah.
-
Faktor keturunan, gen yang diwariskan dari orang tua.
Sebagai informasi, setiap kanker memiliki kombinasi perubahan genetik yang unik. Ketika kanker berkembang, perubahan genetik tambahan bisa muncul, bahkan dalam satu tumor pun sel-selnya dapat memiliki perubahan gen yang berbeda-beda.
3. Jenis
Tumor dan kanker juga memiliki jenis yang berbeda. Jenis tumor terbagi menjadi tiga, yaitu tumor jinak, tumor prakanker, dan tumor ganas (kanker). Berikut masing-masing penjelasannya:
-
Tumor jinak (benign/noncancerous): Kondisi ini umumnya tidak mengancam jiwa, bersifat lokal, dan tidak menyerang atau menyebar ke jaringan dan bagian tubuh lain. Sebagian besar tumor tidak memerlukan perawatan, namun bisa membutuhkan perawatan jika ukurannya besar dan menekan organ atau jaringan lainnya, atau mengganggu secara estetika.
-
Tumor prakanker (precancerous): Tumor yang bisa berkembang menjadi kanker jika tidak mendapatkan penanganan. Sel-sel ini sering digambarkan sebagai hiperplasia (sel yang membelah cepat) atau displasia (sel abnormal dan membelah cepat).
-
Tumor ganas (malignant/cancerous): Tumor yang bersifat ganas (kanker) dan bisa menyebar ke jaringan, kelenjar, serta bagian tubuh lain. Penyebaran ini membentuk tumor baru yang disebut sebagai metastasis.
Sementara itu, jenis-jenis kanker biasanya dinamai sesuai organ atau jenis sel tempat kanker pertama kali muncul. Misalnya, kanker prostat bermula di prostat dan kanker paru-paru bermula dari paru-paru. Jenis kanker sendiri dapat dikelompokkan ke dalam beberapa kategori besar, antara lain:
-
Karsinoma: Kanker yang dimulai di kulit atau jaringan yang melapisi organ dalam, seperti karsinoma sel basal atau karsinoma sel skuamosa.
-
Sarkoma: Kanker yang bermula di tulang, lemak, otot, pembuluh darah, atau jaringan penunjang lainnya, seperti osteosarkoma.
-
Leukemia: Kanker yang dimulai di jaringan pembentuk sel darah, seperti sumsum tulang. Misalnya, leukemia mieloid akut.
-
Limfoma dan mieloma: Kanker yang muncul pada sel-sel sistem kekebalan tubuh, seperti limfoma Hodgkin dan multiple myeloma.
-
Kanker sistem saraf pusat: Kanker yang dimulai di otak atau sumsum tulang belakang, seperti glioma.
4. Diagnosis
Baik tumor atau kanker, dokter akan memulai proses diagnosis dengan anamnesis (wawancara medis) mengenai gejala dan riwayat kesehatan pasien. Kemudian, dokter akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk melihat tanda-tanda tumor atau kanker, seperti tumbuhnya benjolan di bagian tubuh tertentu.
Untuk memastikan tumor atau kanker, dokter biasanya menggunakan pemeriksaan penunjang, seperti tes darah untuk mengecek tumor marker dari jenis kanker tertentu, dan pemeriksaan pencitraan, seperti USG, CT scan atau MRI. Penelitian berjudul Diagnostic Performance of Magnetic Resonance Imaging in Discriminating Benign and Malignant Soft Tissue Tumors (2023) menyebutkan bahwa ciri pada MRI yang menunjukkan kemungkinan tumor ganas meliputi:
-
Ukuran tumor besar, yang mana semakin besar ukuran tumor, semakin tinggi kemungkinannya bersifat ganas.
-
Adanya kista di dalam massa, nekrosis (jaringan mati), dan perdarahan.
-
Batas tumor tidak jelas (ill-defined margin) atau tepi tumor berliku-liku (lobulated margin).
-
Edema di sekitar tumor.
-
Peningkatan kontras yang tidak merata.
-
Area gelap pada pencitraan T2.
-
Keterlibatan pembuluh darah, biasanya tumor tampak menempel atau menekan pembuluh darah besar di sekitarnya.
Selain tes darah dan pencitraan, dokter biasanya juga memerlukan pemeriksaan lain untuk kanker, seperti biopsi. Biopsi adalah prosedur yang dilakukan dengan mengambil sampel jaringan abnormal. Sampel ini kemudian diperiksa oleh ahli patologi di bawah mikroskop dan diuji guna memastikan apakah jaringan tersebut bersifat kanker atau tidak.
Kapan Benjolan Menjadi Tanda Bahaya
Meski tidak semua benjolan bersifat kanker dan berbahaya, namun tetap diperlukan pemeriksaan untuk memastikan bahwa benjolan tersebut bukanlah masalah serius. Sebaiknya, segera konsultasikan dengan dokter jika menemukan benjolan baru atau perubahan pada benjolan di bagian tubuh. Adapun beberapa gejala yang juga perlu diwaspadai adalah sebagai berikut:
-
Kelelahan ekstrem.
-
Nyeri hebat yang mengganggu tidur atau aktivitas sehari-hari.
-
Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
Memahami perbedaan antara tumor dan kanker dapat membantu dalam mengenali kondisi sejak dini serta menentukan langkah penanganan yang tepat. Jika terdapat benjolan atau gejala yang mencurigakan, pemeriksaan lebih lanjut sangat disarankan agar penyebabnya dapat dipastikan.
Untuk evaluasi dan penanganan yang komprehensif, sebaiknya konsultasikan kondisi ini dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Hemato Onkologi Medik di Siloam Hospitals terdekat. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan diagnosis yang akurat dan rencana perawatan yang sesuai.
Namun, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi ini mungkin berbeda di satu fasilitas kesehatan dengan yang lain. Tenaga medis akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.
Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan yang memudahkan Anda, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Dapatkan layanan kesehatan yang lebih praktis dengan mengunduh aplikasi MySiloam sekarang juga.
Sumber
National Cancer Institute. Tumor. Diakses pada 2025 | National Cancer Institute. What Is Cancer? Diakses pada 2025 | Australian Government. What is cancer?. Diakses pada 2025 | Cleveland Clinic. Tumor. Diakses pada 2025 | International Journal of General Medicine. Diagnostic Performance of Magnetic Resonance Imaging in Discriminating Benign and Malignant Soft Tissue Tumors. Diakses pada 2025 | National Cancer Institute. How Cancer Is Diagnosed. Diakses pada 2025 | Biochimica et Biophysica acta. Reviews on Cancer. The evolution and ecology of benign tumors. Diakses pada 2025 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Skrining Hidup Sehat Basic
Penawaran Spesial, Skrining Lite
11 Service/Item
Rp649.000
TERPOPULER
Skrining Hidup Sehat Mini
Skrining Lite
7 Service/Item
Rp449.000
TERPOPULER
Kanker Payudara Komprehensif
Skrining Kanker
5 Service/Item
Rp3.400.000
Kanker Hati Komprehensif
Skrining Kanker
7 Service/Item
Rp3.300.000






