Apa itu Metastasis? Ini Proses, Gejala, dan Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Apa itu Metastasis? Ini Proses, Gejala, dan Pengobatannya

21 Agustus 2025 4 menit waktu baca
metastasis adalah

Table of Contents

Sel kanker memiliki kemampuan untuk tumbuh dan menginfeksi sel sehat disekitarnya. Selain itu, sel kanker juga dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Sel kanker yang telah menyebar tersebut dikenal dengan istilah metastasis. Metastasis adalah kondisi yang terjadi ketika kanker telah memasuki stadium lanjut dan terlambat ditangani.

 

Metastasis adalah komplikasi yang berbahaya dan cenderung sulit diobati. Kendati demikian, penanganan metastasis tetap diperlukan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker dan menjaga kualitas hidup pengidapnya.

 

Mari pahami proses penyebaran, gejala, serta penanganan metastasis dalam ulasan berikut ini.

 

Apa itu Metastasis?

 

Metastasis artinya sel kanker telah menyebar dari tempat kanker pertama kali muncul ke jaringan-jaringan di luarnya. Penyebaran sel kanker tersebut umumnya terjadi melalui pembuluh limfatik (getah bening) atau pembuluh darah.

 

Seluruh jenis kanker berisiko menyebabkan metastasis, terutama jika telah memasuki stadium lanjut dan tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Namun, jenis kanker yang paling sering menyebabkan metastasis adalah kanker payudara, kanker prostat, kanker tulang, kanker hati, kanker ginjal, dan kanker pankreas.

 

Tahapan Metastasis

 

Metastasis umumnya terjadi pada area sekitar tempat kanker pertama kali tumbuh. Namun, tidak menutup kemungkinan sel kanker juga menyebar ke organ tubuh yang lebih jauh. Bagian-bagian tubuh yang sering kali menjadi tempat penyebaran metastasis adalah otak, paru-paru, tulang, dan hati.

 

Proses penyebaran metastasis tersebut terjadi melalui beberapa tahap, di antaranya:

 

  1. Menyerang sel atau jaringan sehat di sekitarnya.
  2. Menyebar ke dinding kelenjar getah bening atau pembuluh darah di sekitarnya.
  3. Memasuki aliran darah dan getah bening ke organ tubuh lain.
  4. Sel kanker menembus dinding pembuluh darah dan bergerak menuju jaringan organ tubuh tersebut untuk membentuk tumor baru.
  5. Sel kanker akan membentuk pembuluh darah pada tumor baru untuk mendapatkan suplai darah dan terus tumbuh.

 

Gejala Metastasis

 

Metastasis biasanya tidak menimbulkan gejala khusus. Bila ada, gejala metastasis cenderung bervariasi menyesuaikan dengan organ tubuh yang terdampak. Adapun penjelasan lengkap dari gejala metastasis adalah sebagai berikut:

 

1. Gejala Metastasis Otak

 

Metastasis yang terjadi pada otak menyebabkan pengidapnya mengalami sejumlah gejala tertentu, seperti:

 

  • Gangguan penglihatan.
  • Sakit kepala.
  • Kejang atau penurunan kesadaran.
  • Gangguan keseimbangan.
  • Mual dan muntah.

 

Sel kanker yang menyebar ke otak juga dapat menimbulkan gejala serius, seperti gangguan memori, perubahan kepribadian, dan penurunan kemampuan berpikir.

 

2. Gejala Metastasis Paru-Paru

 

Bila sel kanker menyebar ke paru-paru, metastasis cenderung menimbulkan gejala yang sukar dideteksi. Hal ini dikarenakan gejala metastasis paru-paru mirip dengan masalah kesehatan lain, yaitu Infeksi Saluran Napas Akut (ISPA) atau tuberkulosis. Sejumlah gejala tersebut di antaranya:

 

 

3. Gejala Metastasis Tulang

 

Gejala awal dari metastasis tulang adalah kerusakan tulang yang berangsur-angsur memburuk, baik setelah cedera ringan maupun tidak mengalami cedera. Gejala lain dari metastasis tulang adalah nyeri punggung, rasa kebas pada kaki, dan sulit mengontrol buang air besar.

 

4. Gejala Metastasis Hati

 

Adapun sejumlah gejala yang dialami oleh pengidap metastasis hati di antaranya:

 

  • Penurunan berat badan secara drastis.
  • Penumpukan cairan pada perut (asites).
  • Mual.
  • Penyakit kuning.
  • Kehilangan nafsu makan.

 

Diagnosis Metastasis

 

Pada umumnya dokter akan melakukan prosedur pemeriksaan tertentu untuk memastikan penyebaran sel kanker pada pasien. Beberapa prosedur pemeriksaan yang dilakukan dokter untuk mendiagnosis metastasis adalah sebagai berikut:

 

  • Biopsi, yaitu pengambilan sampel jaringan untuk mendeteksi keberadaan sel kanker.
  • Tes darah yang bertujuan mengevaluasi kadar enzim hati (untuk mendeteksi metastasis hati) serta protein penanda kanker di dalam darah.
  • Tes pencitraan, yaitu prosedur pemeriksaan menggunakan alat tertentu untuk mendapatkan gambaran struktur organ di dalam tubuh. Beberapa tes pencitraan yang umum digunakan untuk mendiagnosis metastasis adalah pemeriksaan MRI, CT scan, PET, serta USG.

 

Penanganan Metastasis

 

Metastasis hingga saat ini cenderung sulit diobati. Tujuan utama dari pengobatan metastasis adalah untuk menghambat pertumbuhan kanker, mengurangi gejala yang muncul, serta meningkatkan kualitas hidup pengidapnya.

 

Tindakan medis yang dilakukan untuk menangani metastasis tidak berbeda jauh dengan pengobatan kanker pada umumnya. Adapun sejumlah tindakan medis untuk menangani metastasis adalah sebagai berikut:

 

  • Perawatan kemoterapi, yaitu tindakan medis dengan memasukkan obat-obatan melalui intravena atau oral untuk mengecilkan massa tumor serta membunuh sel kanker.
  • Perawatan radioterapi, merupakan tindakan medis menyinari area tubuh tertentu menggunakan sinar X untuk menghancurkan sel kanker.
  • Tindakan operasi yang bertujuan mengangkat sel-sel kanker di dalam tubuh.
  • Perawatan paliatif yang bertujuan untuk mengurangi gejala akibat kanker dan meningkatkan kualitas hidup pengidapnya.

 

Kondisi metastasis dapat dihindari apabila kanker terdeteksi sejak dini dan mendapatkan penanganan medis yang tepat. Untuk itu, Anda bisa melakukan deteksi dini serta menjalani pengobatan kanker secara optimal di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. MRCCC Siloam Hospitals Semanggi merupakan pusat unggulan dalam menangani keluhan seputar penyakit kanker.


Segera buat janji temu dengan menghubungi call center kami di 1-500-911 atau gunakan fitur yang terdapat pada aplikasi MySiloam. Mari jaga selalu kesehatan tubuh Anda #BersamaSiloam!

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 5

message

ArticleDetail