Kanker Ginjal: Gejala, Penyebab, dan Penanganannya
Kesehatan Tubuh

Kanker Ginjal: Gejala, Penyebab, dan Penanganannya

21 April 2026 5 menit waktu baca
kanker ginjal

Kanker ginjal adalah kondisi medis berupa tumbuhnya sel pada organ ginjal secara tidak terkendali. Ginjal merupakan sepasang organ tubuh yang terletak pada bagian belakang perut dan berfungsi untuk menyaring darah serta memproduksi urine.

 

Kanker ginjal akan lebih mudah ditangani apabila terdeteksi sedini mungkin. Oleh karenanya, mengenal serta mewaspadai penyakit kanker ginjal menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Mari simak informasi mengenai kanker ginjal selengkapnya berikut ini.

 

Apa Itu Kanker Ginjal?

 

Kanker ginjal adalah kondisi medis berupa tumbuhnya sel tidak normal dan ganas pada organ ginjal. Kanker yang tumbuh pada ginjal akan memengaruhi fungsinya dalam menyaring darah, memproduksi urine, serta mengontrol tekanan darah.

 

Berdasarkan awal letak pertumbuhannya, penyakit kanker ginjal dikelompokkan ke dalam beberapa jenis, yaitu:

 

  • Renal cell carcinoma (RCC), yaitu jenis kanker yang awalnya tumbuh pada lapisan tubulus ginjal. Jenis kanker ginjal ini paling sering dialami oleh orang dewasa. 85% kasus kanker ginjal merupakan jenis RCC.

  • Transitional cell carcinoma, yaitu jenis kanker yang tumbuh di bagian di mana ureter dan ginjal bertemu. Kanker jenis ini juga dapat tumbuh pada bagian ureter dan kandung kemih.

  • Renal sarcoma, merupakan jenis kanker yang berawal pada jaringan ikat di sekitar ginjal. Renal sarcoma merupakan jenis kanker ginjal yang paling jarang terjadi.

  • Tumor Wilms, merupakan jenis kanker ginjal yang paling sering dialami oleh anak-anak. 

 

Penyebab Kanker Ginjal

 

Penyebab kanker ginjal hingga kini masih belum diketahui secara pasti. Namun, para ahli menduga bahwa penyebab dari kanker ginjal adalah adanya mutasi sel pada ginjal. Selain itu, terdapat beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya kanker ginjal, yaitu:

 

  • Riwayat keluarga.

  • Kebiasaan merokok.

  • Usia. Pertambahan usia diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker ginjal.

  • Obesitas atau berat badan berlebih.

  • Perawatan hemodialisis dalam jangka waktu lama sebagai tindakan medis untuk gagal ginjal.

  • Tekanan darah tinggi atau hipertensi.

 

Gejala Kanker Ginjal

 

Gejala dan tanda kanker ginjal stadium awal umumnya tidak dapat dideteksi dengan mudah. Gejala kanker ginjal biasanya baru muncul setelah tumor tumbuh dan berkembang, seperti:

 

  • Demam.

  • Kehilangan nafsu makan.

  • Nyeri pada bagian punggung bawah yang tidak kunjung menghilang.

  • Munculnya benjolan pada area pinggang atau perut bagian bawah.

  • Munculnya darah pada urine.

  • Berat badan turun drastis tanpa sebab.

  • Lemas dan mudah lelah.

  • Anemia.

 

Diagnosis Kanker Ginjal

 

Untuk menegakkan diagnosis kanker ginjal, dokter akan melakukan wawancara medis (anamnesis) mengenai gejala serta riwayat medis pasien dan keluarga. Setelah itu, dokter akan melanjutkan pemeriksaan fisik secara keseluruhan.

 

Selain itu, beberapa pemeriksaan penunjang yang akan dilakukan dokter untuk mendiagnosis penyakit kanker ginjal adalah sebagai berikut:

 

  • Urinalisis (tes urine), yaitu pemeriksaan sampel urine untuk mendeteksi keberadaan darah yang ikut keluar bersama urine.

  • Complete blood count test (CBC), yaitu pemeriksaan darah secara keseluruhan di laboratorium untuk memastikan fungsi ginjal dalam menyaring darah serta mendeteksi penanda tumor (tumor marker).

  • Biopsi, dilakukan dengan mengambil sampel jaringan ginjal untuk diperiksa di laboratorium.

  • CT scan, yaitu pemeriksaan menggunakan perpaduan teknologi komputer dan sinar X untuk memastikan keberadaan dan ukuran tumor yang tumbuh pada organ ginjal.

  • USG (ultrasonografi), yaitu pemeriksaan menggunakan gelombang suara untuk mendeteksi keberadaan dan ukuran tumor pada organ ginjal.

  • MRI (magnetic resonance imaging), yaitu pemeriksaan menggunakan gelombang radio dan magnet untuk mendapatkan gambaran tumor yang berada pada organ ginjal.

 

Pengobatan Kanker Ginjal

 

Setelah mengenal penyebab dan gejalanya, Anda mungkin akan bertanya-tanya apakah kanker ginjal bisa sembuh? Ya, kanker ginjal adalah jenis kanker yang bisa sembuh apabila kondisi tersebut terdeteksi lebih dini dan mendapatkan penanganan tepat. 

 

Beberapa tindakan medis yang dilakukan dokter untuk menangani kanker ginjal adalah sebagai berikut:

 

  • Perawatan radioterapi, dilakukan dengan menyinari area yang terdapat kanker menggunakan radiasi berenergi tinggi. Radioterapi bertujuan untuk menghambat pertumbuhan dan membunuh sel kanker.

  • Perawatan kemoterapi, dilakukan dengan memasukkan obat-obatan tertentu melalui intravena. Serupa dengan radioterapi, kemoterapi bertujuan untuk menghambat pertumbuhan serta membunuh sel kanker.

  • Prosedur krioterapi, yaitu tindakan medis menggunakan nitrogen cair untuk membekukan sel kanker.

  • Nefrektomi, yaitu tindakan bedah untuk mengangkat sebagian atau seluruh bagian ginjal yang terdampak kanker. Tindakan nefrektomi terdiri dari beberapa metode, yakni:

    • Open nephrectomy. Dokter mengangkat bagian ginjal yang bermasalah dengan membuat sayatan di sisi perut untuk membuka akses menuju ginjal.

    • Laparoscopic nephrectomy. Prosedur ini melibatkan beberapa sayatan kecil pada area perut. Melalui sayatan tersebut, dokter akan memasukkan laparoskop (selang tipis dengan lampu dan kamera di ujungnya) guna melihat bagian dalam perut, serta instrumen bedah untuk mengangkat ginjal.

    • Robotic nephrectomy. Dokter akan mengangkat bagian ginjal yang terdampak kanker dengan instrumen bedah robotik yang dikontrol melalui console. Dengan bantuan kamera 3D HD dan sistem tremor-filtration, tindakan dapat dilakukan dengan stabil dan presisi.

 

Sebelum mengambil keputusan medis, sebagian pasien mungkin merasa perlu mencari second opinion untuk memantapkan rencana pengobatannya. Dalam situasi ini, pasien dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis lain untuk memastikan bahwa terapi yang disarankan sudah sesuai dengan kondisinya.

 

Siloam International Hospitals menghadirkan prosedur operasi dengan teknologi bedah robotik generasi terbaru Da Vinci Xi. Teknologi robotic surgery ini dapat digunakan dalam berbagai jenis prosedur, salah satunya nefrektomi (robotic nephrectomy surgery). 

 

Didukung dokter bersertifikasi dan berpengalaman, tindakan bedah minimal invasif ini menawarkan keunggulan berupa waktu pemulihan yang lebih cepat, bekas luka yang lebih kecil, hasil bedah yang akurat, dan tingkat kenyamanan yang lebih tinggi pada pasien sepanjang prosesnya.

 

Itulah informasi mengenai kanker ginjal yang perlu Anda ketahui. Sebagai informasi, tanda dan gejala yang disebutkan di atas tidak secara khusus mewakili kanker ginjal saja. Artinya, tanda dan gejala tersebut dapat terjadi pada kondisi medis lainnya. Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Urologi di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan diagnosis dan rencana pengobatan yang tepat untuk kondisi Anda.

 

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut tentang Da Vinci Xi Robotic Surgery, Anda dapat mengunjungi Siloam Hospitals Kebon Jeruk, yakni rumah sakit pertama di Siloam International Hospitals yang menyediakan Da Vinci Xi Robotic Surgery. 

 

Tidak perlu jauh ke luar negeri, untuk memudahkan Anda memperoleh pendapat medis secara komprehensif, Anda dapat menghubungi layanan Siloam Medical Concierge. Melalui layanan ini, Anda dapat memperoleh informasi jadwal dokter spesialis serta akses ke fasilitas dan teknologi medis terkini dengan standar pelayanan yang diakui secara global. Mari, ambil langkah perjalanan kesembuhan Anda, di sini, di Indonesia.

 

second opinion teknologi terkini

message

ArticleDetail