Renal Cell Carcinoma (RCC): Gejala, Penyebab, dan Penanganannya
Kesehatan Tubuh

Renal Cell Carcinoma (RCC): Gejala, Penyebab, dan Penanganannya

13 April 2026 4 menit waktu baca
renal cell carcinoma

Renal cell carcinoma (RCC) adalah jenis kanker ginjal yang paling sering terjadi pada orang dewasa. Kanker ini berkembang dari sel-sel di tubulus ginjal, yaitu bagian ginjal yang berperan penting dalam menyaring darah dan membuang zat sisa melalui urine.

 

Pada tahap awal, RCC sering tidak menimbulkan gejala yang jelas. Sehingga banyak kasus baru terdeteksi saat pemeriksaan lain atau ketika kanker sudah berkembang lebih lanjut. Agar lebih waspada, mari simak ulasan mengenai renal cell carcinoma di bawah ini.

 

Apa Itu Renal Cell Carcinoma?

 

Renal cell carcinoma (RCC) adalah jenis kanker ginjal yang terbentuk di saluran-saluran kecil di dalam ginjal yang disebut dengan tubulus. Fungsi tubulus adalah menjaga keseimbangan cairan dan nutrisi tubuh dengan menyaring darah sekaligus menyaring zat sisa yang kemudian dikeluarkan melalui urine.

 

Berdasarkan tahap perkembangannya, renal cell carcinoma terbagi menjadi empat stadium, berikut masing-masing penjelasannya:

 

  • Stage 1: Ukuran tumor 7 cm atau lebih kecil dan hanya ditemukan di ginjal.

  • Stage 2: Ukuran tumor lebih besar dari 7 cm dan hanya ditemukan di ginjal.

  • Stage 3: Pada stadium 3, dapat ditemukan salah satu dari kondisi berikut:

    • Kanker di ginjal bisa berukuran berapa pun dan telah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya.

    • Kanker telah menyebar ke pembuluh darah di dalam atau sekitar ginjal dan struktur ginjal lainnya.

  • Stage 4: Pada stadium 4, dapat ditemukan salah satu dari kondisi berikut:

    • Kanker telah menyebar (bermetastasis) ke kelenjar adrenal di atas ginjal.

    • Kanker telah menyebar ke organ tubuh lain, seperti tulang, hati, paru-paru, otak, atau kelenjar getah bening yang jauh.

 

Penyebab Renal Cell Carcinoma

 

Penyebab RCC belum diketahui secara pasti. Namun, jurnal JAMA (2025) menyatakan bahwa RCC sering ditemukan pada laki-laki dibandingkan dengan wanita. Selain itu, beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami RCC di antaranya:

 

  • Usia lanjut (60–70 tahun).

  • Merokok.

  • Obesitas.

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi).

  • Penyakit ginjal kronis.

  • Infeksi hepatitis C kronis.

  • Riwayat terapi radiasi pada area perut.

  • Paparan zat penyebab kanker (karsinogen).

  • Penyakit sel sabit.

  • Riwayat kanker ginjal dalam keluarga.

  • Mutasi genetik.

 

Gejala Renal Cell Carcinoma

 

Sebagian besar penderita RCC tidak merasakan gejala pada tahap awal. Biasanya, gejala mulai muncul jika tumor telah berkembang dan memengaruhi jaringan atau organ di sekitarnya. Adapun gejala yang muncul meliputi:

 

  • Terdapat darah dalam urine (hematuria).

  • Nyeri pinggang.

  • Benjolan keras yang dapat dirasakan di perut, punggung bawah, atau pinggang.

  • Demam yang berlangsung lama tanpa penyebab infeksi yang jelas.

  • Keringat malam.

  • Kelelahan berlebihan.

  • Penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas.

 

Diagnosis Renal Cell Carcinoma

 

Sebelum menegakkan diagnosis, dokter biasanya melakukan anamnesis (wawancara medis) mengenai gejala dan riwayat kesehatan pasien. Kemudian, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik, seperti melihat apakah ada benjolan di perut. Jika dokter mencurigai adanya tumor pada ginjal, beberapa pemeriksaan penunjang yang bisa digunakan untuk mendiagnosisnya adalah sebagai berikut:

 

  • USG.

  • CT scan.

  • MRI.

  • Biopsi.

 

Diagnosis kanker sering kali datang dengan keputusan besar yang harus diambil dalam waktu singkat, sehingga wajar bila pasien merasa memerlukan pendapat kedua atau second opinion untuk memberikan rasa tenang. Dengan mendapatkan second opinion, pasien mendapatkan penilaian dan informasi tambahan secara menyeluruh dari dokter ahli atau spesialis lain yang mengevaluasi kondisinya.

 

Pengobatan Renal Cell Carcinoma

 

Pengobatan RCC akan disesuaikan dengan stadium kanker dan kondisi kesehatan secara keseluruhan. Penanganan RCC yang masih belum menyebar (lokal) berbeda dengan RCC yang telah menyebar (metastatik). Berikut masing-masing penjelasannya:

 

  • Pengobatan RCC lokal:

    • Nefrektomi radikal: Pengangkatan seluruh ginjal yang terkena beserta jaringan di sekitarnya.

    • Nefrektomi parsial: Hanya bagian ginjal yang terkena tumor yang diangkat, biasanya untuk tumor yang berukuran kecil sehingga fungsi ginjal tetap terjaga.

    • Krioterapi: Prosedur pembekuan sel kanker.

 

  • Pengobatan RCC metastatik:

    • Imunoterapi: Bertujuan meningkatkan kemampuan sistem imun melawan sel kanker.

    • Terapi target: Bertujuan menghambat pertumbuhan dan suplai darah ke sel kanker dengan menargetkan bagian spesifik dari sel kanker.

 

Itulah penjelasan mengenai renal cell carcinoma yang perlu Anda ketahui. Namun, perlu diingat bahwa informasi di atas hanya bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan diagnosis yang akurat secara medis.

 

Untuk mencapai pemulihan, diagnosis dan rencana terapi yang tepat akan memegang peranan penting bagi kesembuhan pasien. Karenanya, perhatikan reputasi serta layanan kesehatan berstandar internasional ketika memilih rumah sakit kanker terbaik untuk berobat atau mencari second opinion guna mendapatkan informasi menyeluruh tentang diagnosis dan rencana terapi Anda.

 

Namun, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi ini mungkin berbeda di satu fasilitas kesehatan dengan yang lain. Tenaga medis akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.

 

Dengan adanya teknologi medis modern dan tim dokter berpengalaman, Anda bisa memperoleh second opinion di Indonesia, tanpa harus ke luar negeri. Oleh sebab itu, bila Anda mengalami sejumlah gejala yang mengarah pada gangguan ginjal, seperti nyeri di area pinggang dan urine berdarah, jangan ragu berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Urologi di Siloam Hospitals terdekat.

 

Untuk memudahkan Anda memperoleh pendapat medis kedua, Anda dapat menghubungi layanan Siloam Medical Concierge. Melalui layanan ini, Anda dapat memperoleh informasi jadwal dokter spesialis serta akses ke fasilitas dan teknologi medis terkini dengan standar pelayanan yang diakui secara global. Mari, ambil langkah perjalanan kesembuhan Anda, di sini, di Indonesia.

 

second opinion dokter spesialis

Sumber

National Cancer Institute. Renal Cell Cancer Treatment (PDQ®)–Patient Version. Diakses pada 2026 | JAMA. Renal Cell Carcinoma. Diakses pada 2026 | Cleveland Clinic. Renal Cell Carcinoma. Diakses pada 2026 | JAMA. What Is Renal Cell Carcinoma?. Diakses pada 2026 |

Dokter Kami
dr-eric-sebastian-hutauruk-spu

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Eric Sibastian Hutauruk, SpU, FICS, FICRS

Urologi

Spesialis Urologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-bobby-sutojo-

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Bobby Sutojo, SpU

Urologi

Spesialis Urologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-stefanus-cahyo-ariwicaksono-spu

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Stefanus Cahyo Ariwicaksono, SpU

Urologi

Spesialis Urologi


Siloam Hospitals Ambon

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail