Total Knee Replacement (TKR), Prosedur untuk Nyeri Lutut Kronis
Kesehatan Tubuh

Total Knee Replacement (TKR), Prosedur untuk Nyeri Lutut Kronis

26 Februari 2026 6 menit waktu baca
Total knee replacement

Total knee replacement adalah salah satu prosedur yang dapat membantu mengatasi keluhan nyeri lutut. Kondisi ini mungkin terdengar sepele, namun nyeri lutut yang terjadi secara berkelanjutan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari hingga membatasi kemampuan berjalan, berdiri, atau bahkan melakukan aktivitas sederhana seperti menaiki tangga. Lantas, bagaimana sebenarnya prosedur total knee replacement? Mari simak penjelasan selengkapnya dalam artikel berikut.

 

Apa Itu Total Knee Replacement (TKR)?

 

Total knee replacement adalah operasi untuk menggantikan bagian sendi lutut yang rusak dengan implan khusus. Penting untuk diketahui bahwa prosedur ini tidak mengganti seluruh sendi lutut, melainkan hanya bagian permukaan sendi lutut yang mengalami kerusakan. Tujuannya adalah untuk menghilangkan rasa nyeri yang terjadi secara terus-menerus dan meningkatkan fungsi lutut serta kualitas hidup pasien.

 

Prosedur yang dikenal juga dengan nama total knee arthroplasty ini biasanya menjadi pilihan terakhir ketika pengobatan konservatif seperti obat-obatan, fisioterapi, atau injeksi, sudah tidak dapat memberikan hasil yang efektif. Prosedur TKR direkomendasikan untuk pasien yang mengalami osteoartritis (OA) tingkat lanjut dengan gejala seperti:

 

  • Nyeri lutut berkepanjangan.

  • Keterbatasan gerakan, seperti kesulitan menekuk atau meluruskan lutut.

  • Sulit berdiri atau berjalan akibat rasa sakit.

 

Operasi penggantian sendi lutut ini umumnya disarankan bagi pasien berusia di atas 65 tahun karena penurunan kualitas hidup yang dialami akibat nyeri lutut kronis cukup signifikan. Pada pasien yang berusia lebih muda, mengatasi nyeri lutut parah dengan total knee replacement biasanya dipertimbangkan sebagai opsi terakhir mengingat risiko kegagalan implan dalam jangka panjang yang mungkin memerlukan prosedur penggantian ulang.

 

Karena itu, wajar jika sebagian pasien merasa memerlukan pendapat medis kedua (second opinion) sebelum operasi penggantian lutut, untuk memastikan bahwa rencana pengobatan yang dianjurkan sudah tepat. Guna memperoleh tinjauan ulang, pasien dapat berkonsultasi dengan dokter lain dari spesialisasi terkait.

 

Manfaat Total Knee Replacement

 

Total knee replacement diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien, membantu mengurangi rasa sakit yang muncul terus-menerus, memberikan kemampuan kepada pasien untuk kembali melakukan aktivitas yang mungkin sebelumnya sulit dilakukan karena rasa sakit, kesempatan untuk bergerak lebih bebas, serta kembali berolahraga atau menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman. Beberapa manfaat utama yang dapat dirasakan meliputi:

 

  • Pengurangan rasa nyeri: Setelah operasi, rasa sakit yang sering dirasakan biasanya akan berkurang secara signifikan.

  • Peningkatan kemampuan pergerakan: Lutut yang sebelumnya sulit ditekuk atau diluruskan akan kembali menjadi lebih fleksibel.

  • Kemampuan untuk beraktivitas: Pasien umumnya bisa kembali berjalan, bepergian, atau bahkan melakukan aktivitas-aktivitas yang sebelumnya sulit dilakukan.

  • Peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan: Pasien dapat kembali bekerja dan berinteraksi sosial tanpa rasa sakit yang mengganggu.

 

Prosedur Total Knee Replacement

 

Total knee replacement dilakukan oleh dokter spesialis ortopedi. Prosedur anestesi (bius) yang umumnya dilakukan untuk operasi ini adalah anestesi spinal atau epidural. Metode anestesi spinal atau epidural sering digunakan karena dapat memberikan kenyamanan kepada pasien selama dan setelah operasi. 

 

Metode anestesi ini memungkinkan pasien untuk tetap sadar selama operasi berlangsung tanpa merasakan nyeri, dengan obat-obatan penghilang rasa sakit yang terus disalurkan ke tubuh secara berkelanjutan. Pendekatan ini sangat bermanfaat bagi pasien yang khawatir akan nyeri pascaoperasi dan dapat mengurangi risiko komplikasi yang berkaitan dengan anestesi umum (bius total), seperti gangguan pernapasan.

 

Operasi total knee replacement memiliki beberapa tahapan, dimulai dengan pengangkatan bagian sendi lutut yang rusak, kemudian menggantinya dengan prostesis atau implan khusus yang umumnya terbuat dari kombinasi bahan logam dan plastik berkualitas tinggi. Seluruh proses operasi ini biasanya memakan waktu beberapa jam.

 

Selain itu, bagi pasien yang akan menjalani tindakan TKR, umumnya dokter akan menyarankan beberapa persiapan sebagai berikut:

 

  • Menjaga berat badan ideal: Pasien dengan berat badan berlebih dianjurkan untuk menurunkan berat badannya terlebih dahulu agar implan lutut dapat bertahan lebih lama.

  • Menjaga kesehatan tubuh: Menjaga kesehatan tubuh agar tetap dalam kondisi optimal sebelum operasi merupakan hal yang sangat penting untuk membantu mempercepat proses pemulihan setelah operasi.

 

Pemulihan Pascaprosedur Total Knee Replacement

 

Pemulihan yang cepat dan efektif sangat bergantung pada komitmen pasien untuk mengikuti program rehabilitasi pascaoperasi. Biasanya, pasien akan diminta untuk menjalani fisioterapi, yaitu tindakan atau terapi rehabilitasi yang bertujuan untuk mengembalikan kekuatan otot dan mobilitas lutut yang telah terganggu akibat osteoartritis.

 

Umumnya, pasien membutuhkan waktu hingga tiga bulan untuk dapat kembali beraktivitas normal. Fisioterapi mencakup latihan untuk memperkuat otot-otot sekitar lutut dan meningkatkan kelenturan sendi sehingga pasien dapat kembali bergerak dengan lebih lancar dan tanpa rasa sakit.

 

Selain fisioterapi, pasien disarankan untuk menghindari kegiatan atau aktivitas fisik yang dapat memberikan beban berlebih pada lutut dan menjaga berat badan ideal. Langkah preventif ini bertujuan untuk mengurangi risiko perburukan kondisi lutut dan menjaga kesehatan implan pada lutut.

 

Risiko Komplikasi Total Knee Replacement

 

Seperti prosedur medis lainnya, TKR juga memiliki risiko komplikasi yang perlu diperhatikan. Berikut beberapa komplikasi yang mungkin dapat terjadi:

 

  • Infeksi. Umumnya, risiko komplikasi ini dapat diminimalkan dengan menjaga kebersihan diri sebelum dan sesudah operasi. Dokter akan memeriksa kesehatan pasien secara menyeluruh, termasuk kebersihan mulut, sebelum operasi dilakukan. Selain itu, dokter juga akan memastikan ruang operasi dalam keadaan steril dan lingkungan perawatan di sekitar pasien dalam keadaan bersih.

  • Penyumbatan pembuluh darah (venous thromboembolism/VTE). Suatu kondisi ketika gumpalan atau bekuan darah terbentuk di pembuluh darah vena yang dapat mengancam nyawa. VTE mencakup deep vein thrombosis (DVT) dan emboli paru (PE). Oleh karena itu, pasien biasanya diberikan obat pengencer darah untuk mengurangi risiko ini.

  • Kekakuan sendi lutut. Jika pasien tidak rutin atau berkomitmen menjalani rehabilitasi, kekakuan sendi lutut dapat terjadi. Oleh karena itu, fisioterapi sangat penting untuk memaksimalkan pemulihan pascaoperasi.

 

Total knee replacement memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi, dengan prostesis atau implan lutut yang umumnya dapat bertahan hingga 15 tahun. Namun, usia implan lutut tentunya bergantung pada beberapa faktor, seperti berat badan pasien dan aktivitas atau gerakan yang dilakukan pasien sehari-hari. Pasien umumnya dapat kembali melakukan aktivitas sehari-hari dengan nyaman meskipun kekuatan lutut mungkin tidak bisa sepenuhnya pulih seperti sebelum terjadi osteoartritis.

 

Seperti yang telah dijelaskan di atas, prosedur total knee replacement utamanya direkomendasikan untuk pasien dengan osteoartritis tingkat lanjut yang mana kondisi tersebut telah memengaruhi kualitas hidup pasien secara signifikan dan metode pengobatan lainnya tidak lagi efektif. 

 

Dokter akan terlebih dahulu mendiskusikan dan mempertimbangkan dengan seluruh tim medis terkait kondisi pasien dan melakukan evaluasi serta pemeriksaan secara menyeluruh untuk memastikan pasien telah memenuhi persyaratan dalam menjalani tindakan tersebut.

 

Jika Anda membutuhkan informasi lebih banyak terkait operasi penggantian lutut, Anda juga dapat mencari second opinion melalui konsultasi dengan Dokter Spesialis Ortopedi (Tulang) Subspesialis Cedera Olahraga di Siloam Hospitals terdekat untuk mengonfirmasi ketepatan diagnosis dan kesesuaian rencana penanganan.

 

Dengan adanya fasilitas medis canggih dan dokter berpengalaman, Anda bisa memperoleh pendapat medis kedua tanpa perlu ke luar negeri. Pertimbangkan reputasi baik, rekam jejak unggul, dan layanan kesehatan berstandar internasional saat memilih rumah sakit ortopedi terbaik untuk proses pengobatan yang optimal.

 

Sebagai informasi, setiap tahapan pemeriksaan dan metode pengobatan yang Anda jalani terkait tulang dan sendi dapat berbeda bergantung pada fasilitas kesehatan masing-masing rumah sakit. Tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien. 

 

Anda juga dapat mengunjungi Siloam Hospitals Mampang sebagai pusat unggulan penanganan berbagai macam masalah kesehatan yang berkaitan dengan gangguan tulang, jaringan ikat, dan sendi di Siloam Hospitals Group.


Gunakan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang mempermudah perjalanan kesehatan Anda.

 

second opinion penanganan komprehensif

Dokter Kami
dr-andri-lubis-spot-k

Online & Kunjungi Rumah Sakit

Prof. Dr. dr. Andri Lubis, SpOT (K)

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Cedera Olahraga


Siloam Hospitals Mampang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-made-o-mahendra-spot-mbiomed

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed

Ortopedi (Tulang)

Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-su-djie-to-rante-m-biomed-spot

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail