Kenali Ventricular Tachycardia Ablation dan Tujuannya
Kesehatan Tubuh

Kenali Ventricular Tachycardia Ablation dan Tujuannya

26 Juni 2025 4 menit waktu baca
ventricular tachycardia ablation

 

Ventricular tachycardia ablation adalah salah satu metode penanganan medis yang efektif untuk mengatasi takikardia ventrikular. Prosedur ini bertujuan menghentikan jalur sinyal listrik abnormal di jantung yang menjadi penyebab detak jantung tidak normal. Lantas, bagaimana prosedur ini dilakukan dan siapa saja yang membutuhkan? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

 

Apa Itu Ventricular Tachycardia Ablation?

 

Ventricular tachycardia ablation atau VT ablation adalah prosedur medis yang dilakukan untuk mengatasi detak jantung yang terlalu cepat atau tidak beraturan. Prosedur ini menggunakan energi panas (radiofrekuensi) atau dingin (cryoablation) untuk membuat jaringan parut kecil di dalam jantung guna memblokir sinyal listrik yang salah.

 

Tujuan Ventricular Tachycardia Ablation

 

Tujuan utama ventricular tachycardia ablation adalah menangani kondisi takikardia ventrikular, yaitu kondisi ketika sinyal listrik yang salah membuat bilik bawah jantung berdetak terlalu cepat. VT ablation dapat membantu mengembalikan irama jantung menjadi normal dan stabil kembali.

 

Pada orang yang memiliki implantable cardioverter-defibrillator (ICD), VT ablation dapat membantu mengurangi jumlah kejutan yang diterima dari alat tersebut. Namun, prosedur ini tidak direkomendasikan untuk semua jenis takikardia ventrikular. Dokter mungkin akan menyarankan obat-obatan atau prosedur lainnya sebagai langkah penanganan awal.

 

Indikasi Ventricular Tachycardia Ablation

 

Untuk kasus ventricular tachycardia (VT) yang terjadi pada pasien dengan penyakit jantung struktural (misalnya riwayat serangan jantung atau pembesaran jantung), konsensus ahli jantung internasional menyarankan agar dilakukan VT ablation setelah terapi obat antiaritmia tidak berhasil. 

 

Ablasi juga direkomendasikan bila pasien tidak bisa menoleransi obat antiaritmia atau tidak ingin menggunakan obat tersebut. Dalam konsensus tersebut, kondisi ini disebut sebagai indikasi kelas I, yang berarti prosedur tersebut sangat dianjurkan karena manfaatnya lebih besar daripada risikonya.

 

Selain itu, pedoman medis dari asosiasi ahli jantung di Jepang (JCS/JHRS 2019) juga memberikan rekomendasi khusus mengenai penggunaan ventricular tachycardia ablation untuk kasus VT monomorfik menetap (sustained monomorphic VT) pada pasien dengan penyakit jantung struktural.

 

Prosedur Ventricular Tachycardia Ablation

 

Sejumlah persiapan atau instruksi yang perlu diperhatikan sebelum menjalani pemeriksaan VT ablation adalah sebagai berikut:

 

  • Membawa semua obat yang sedang dikonsumsi ke rumah sakit untuk diperiksa oleh dokter.

  • Dokter akan memberikan instruksi tentang kapan harus berhenti makan dan minum sebelum prosedur. Umumnya, minum sedikit air untuk menelan obat diperbolehkan.

  • Sangat penting untuk mengikuti instruksi tentang penghentian obat sebelum prosedur. Instruksi ini akan dikirimkan bersama surat masuk rumah sakit.

  • Jika bingung atau ragu dengan instruksi yang diberikan, hubungi perawat yang menangani sesegera mungkin.

 

Sebelum pemeriksaan ini dimulai pasien biasanya diberikan obat penenang agar lebih rileks. Tingkat sedasi yang diberikan tergantung pada jenis gangguan irama jantung dan kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan. Ada pasien yang tetap terjaga, hanya dibius ringan, atau bius total.

 

Jika pasien sudah tenang, dokter akan memasang kateter ke dalam pembuluh darah (biasanya melalui selangkangan), lalu diarahkan ke jantung. Ujung kateter dilengkapi sensor yang membaca dan mengirim sinyal listrik jantung untuk menentukan lokasi ablasi yang tepat. Ablasi bisa dilakukan dari:

 

  • Dalam jantung (endokardial): Jika gangguan berasal dari bagian dalam jantung.

  • Luar jantung (epikardial): Jika gangguan berasal dari jaringan di luar jantung. Pada teknik ini, jarum akan dimasukkan ke dalam rongga di sekitar jantung, lalu kateter diarahkan ke permukaan luar jantung untuk melakukan ablasi.

 

Durasi prosedur ini biasanya berkisar antara 3–6 jam. Setelahnya, pasien akan dipantau di ruang pemulihan dan biasanya perlu rawat inap semalam untuk observasi lebih lanjut. Setelah sadar, perawat akan memeriksa tekanan darah, denyut nadi, dan luka di area selangkangan tempat kateter dimasukkan.

 

Risiko Efek Samping Ventricular Tachycardia Ablation

 

Ventricular tachycardia ablation adalah prosedur yang umumnya aman dan rutin dilakukan. Namun seperti semua prosedur medis, tetap ada kemungkinan komplikasi, meskipun kecil. Komplikasi yang jarang terjadi namun mungkin termasuk:

 

  • Perdarahan hebat atau cedera pembuluh darah.

  • Penggumpalan darah.

  • Robekan pada dinding jantung.

  • Kerusakan pada sistem listrik jantung.

 

Penting untuk dipahami bahwa prosedur ventricular tachycardia ablation hanya disarankan bagi pasien yang telah memperoleh diagnosis dari dokter. Sebelum memutuskannya, dokter akan terlebih dahulu mempertimbangkan kondisi medis pasien guna memastikan bahwa pasien telah memenuhi persyaratan untuk menjalani tindakan ini.

 

Apabila Anda atau kerabat ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai ventricular tachycardia ablation, Anda bisa mengunjungi Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Kardiologi Intervensi di Siloam Hospitals terdekat guna memperoleh diagnosis dan penanganan yang tepat.

 

Jika disarankan oleh dokter, Anda juga bisa memesan paket Skrining Kesehatan Jantung yang tersedia di Siloam Hospitals. Praktis, Anda dapat melakukan pemesanan dan transaksi melalui aplikasi MySiloam dari mana saja, lalu tinggal datang ke rumah sakit sesuai tanggal janji temu yang sudah dijadwalkan.

Sumber

Cardiac Service BC. Ablation for Ventricular Tachycardia. Diakses pada 2025 | Journal of Cardiology. Catheter ablation of ventricular tachycardia associated with structural heart disease: Current status and perspectives. Diakses pada 2025 | NHS. Catheter Ablation for Ventricular Tachycardia. Diakses pada 2025 |

Dokter Kami
dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-magma-purnawan-putra-spjp

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail