Kesehatan Tubuh
Kenali Ventrikel Takikardi, Penyebab, Gejala, & Penanganannya

Table of Contents
Ventrikel takikardi adalah salah satu gangguan irama jantung ketika bilik jantung (ventrikel) berdetak dengan kecepatan yang tidak normal atau terlalu cepat. Kondisi ini dapat terjadi akibat adanya gangguan aliran listrik di jantung yang dipicu berbagai faktor.
Adapun gejala ventrikel takikardi yang dapat dialami oleh penderitanya meliputi jantung berdetak cepat lebih dari 100 kali per menit disertai rasa nyeri pada dada. Mari kenali penyebab hingga pengobatan ventrikel takikardi melalui artikel berikut.
Apa Itu Ventrikel Takikardi?
Ventrikel takikardi adalah kondisi ketika jantung berdetak terlalu cepat akibat gangguan pada ventrikel (bilik) jantung. Detak jantung yang sangat cepat dapat membuat waktu pengisian darah ke bilik jantung menjadi sangat pendek sehingga proses ini tidak berjalan optimal, dan hanya sedikit darah yang sampai ke bilik jantung. Alhasil, jantung tidak mampu memompa darah dan tubuh kekurangan oksigen.
Normalnya, jantung manusia berdetak sebanyak 60–100 kali per menit. Frekuensi dan interval tersebut sudah cukup untuk menyuplai darah ke sirkulasi periferal dan paru-paru. Namun, pada kondisi ventrikel takikardi, jantung akan berdetak lebih dari 100 kali per menit.
Ventricular tachycardia atau VT adalah kondisi yang bisa terjadi pada semua kalangan usia, jenis kelamin baik wanita maupun pria, dan berpotensi dialami oleh seseorang baik dengan riwayat penyakit jantung ataupun tanpa kelainan struktur jantung. VT merupakan kelainan irama jantung yang mematikan.
Penyebab Ventrikel Takikardi
Penyebab ventrikel takikardi adalah gangguan pada sinyal listrik jantung yang bertanggung jawab mengendalikan gerakan pompa pada ventrikel jantung. Dalam beberapa kasus, tidak diketahui secara pasti apa yang menjadi pemicu ventrikel takikardi. Namun, biasanya kondisi ini dipengaruhi oleh gangguan jantung yang sudah dimiliki sebelumnya, seperti:
-
Kelainan jantung bawaan.
-
Riwayat operasi jantung.
-
Ketidakseimbangan elektrolit.
-
Ketidakseimbangan asam basa.
-
Intoksikasi.
Faktor Risiko Ventrikel Takikardi
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena ventrikel takikardi adalah sebagai berikut:
-
Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti dekongestan dan obat pelangsing badan.
-
Penyalahgunaan obat-obatan, seperti kokain.
-
Kekurangan oksigen.
-
Berusia lanjut.
-
Memiliki keluarga dengan riwayat kondisi yang sama.
-
Olahraga yang terlalu berat.
-
Mengonsumsi minuman beralkohol dan berkafein secara berlebihan.
Gejala Ventrikel Takikardi
Gejala utama ventrikel takikardi adalah jantung berdetak terlalu cepat. Namun tak hanya itu, biasanya kondisi ini juga disertai dengan sejumlah gejala lain, seperti:
-
Pusing.
-
Nyeri dada (angina).
-
Palpitasi jantung (jantung berdegup kencang).
Seiring berkembangnya penyakit, akan muncul beberapa gejala lanjutan, seperti:
-
Kehilangan kesadaran atau pingsan.
-
Henti jantung (jantung berhenti berdetak secara tiba-tiba).
-
Jantung tidak lagi dapat memompa darah yang cukup (gagal jantung).
Diagnosis Ventrikel Takikardi
Pada tahap awal, dokter akan berusaha untuk menstabilkan kondisi pasien terlebih dahulu. Jika kondisi pasien sudah stabil, dokter akan melanjutkan dengan pemeriksaan penunjang untuk mencari tahu penyebab gejala yang dialami pasien. Pemeriksaan penunjang tersebut antara lain:
-
EKG (elektrokardiogram), untuk memantau dan merekam aktivitas listrik.
-
Treadmill test, untuk melihat rekaman aktivitas listrik jantung ketika pasien beraktivitas menggunakan alat treadmill.
-
Monitor Holter untuk memantau aktivitas listrik jantung dengan memasang alat EKG portabel selama 24 jam.
-
Echo jantung, untuk melihat secara detail gambaran struktur dan katup jantung.
-
MRI jantung, untuk melihat gambaran jantung secara detail menggunakan gelombang magnet.
-
Kateterisasi jantung, untuk mengevaluasi aliran darah ke otot jantung.
Pengobatan Ventrikel Takikardi
Apakah ventrikel takikardi dapat disembuhkan? Pada kasus ventrikel takikardi yang dipicu oleh faktor-faktor yang bersifat reversibel (dapat pulihkan), seperti gangguan elektrolit, efek samping obat-obatan tertentu, atau aktivitas fisik yang ekstrem, kondisi ini memiliki prognosis yang baik untuk diatasi sepenuhnya dengan menangani sumber penyebabnya.
Namun, pada kasus penyakit jantung struktural, seperti serangan jantung atau kardiomiopati, pengobatan yang diberikan oleh dokter spesialis jantung umumnya ditujukan untuk mengendalikan irama jantung dan mencegah komplikasi yang lebih serius.
Beberapa pengobatan dan tindakan yang umumnya digunakan untuk menangani ventrikel takikardi adalah:
-
Bantuan hidup dasar dan lanjutan dengan melakukan pemompaan jantung dan kejut jantung atau kardioversi.
-
Mengonsumsi obat-obatan antiaritmia, untuk mengatasi gangguan irama jantung.
-
Ablasi jantung, dilakukan untuk menghentikan jalur listrik abnormal yang memengaruhi detak jantung pasien.
-
Pemasangan ICD (implantable cardioverter defibrillator) untuk mengembalikan irama jantung dalam kondisi normal.
Pencegahan Ventrikel Takikardi
Salah satu cara mencegah terjadinya ventrikel takikardi adalah dengan mengobati gangguan pada jantung serta menjaga kesehatan jantung dengan menerapkan gaya hidup sehat, seperti:
-
Mengonsumsi makanan rendah kolesterol dan bergizi seimbang.
-
Mengelola stres.
-
Mengurangi konsumsi garam untuk menjaga tekanan darah.
-
Menghentikan kebiasaan merokok.
-
Membatasi minuman beralkohol dan berkafein.
-
Menghindari penggunaan kokain atau jenis NAPZA lainnya.
-
Menghindari penggunaan obat-obatan yang tidak sesuai dengan anjuran dokter.
Ventrikel takikardi adalah kondisi yang dapat mengancam nyawa apabila tidak segera ditangani. Karena itu, apabila Anda merasakan beberapa gejala yang mengarah pada gangguan ventrikel takikardi, seperti jantung berdebar kencang disertai sesak napas hingga nyeri pada dada, segera lakukan pemeriksaan dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat.
Pasalnya, setiap detik begitu berharga bagi kesehatan jantung Anda. Oleh sebab itu, penanganan yang cepat dan tepat harus diberikan untuk mencegah kerusakan jantung yang lebih parah. Dalam hal ini, pastikan untuk mempertimbangkan referensi, rekam jejak, serta layanan kesehatan unggulan dalam memilih rumah sakit jantung terbaik.
Di Siloam International Hospitals kini tersedia layanan Chest Pain Ready Hospitals untuk menangani masalah jantung dengan #CepatTepat. Layanan ini dilengkapi dengan 24/7 unit terintegrasi, dokter spesialis jantung siaga, cath lab, dan perawat bersertifikasi untuk kegawatan jantung. Segera kunjungi Siloam Hospitals atau hubungi emergensi 1-500-911.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC
Kardiologi (Jantung)
Subspesialis Kardiologi Intervensi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Paket Skrining Jantung Dewasa Muda (20-40 Tahun)
Skrining Jantung
10 Service/Item
Rp1.600.000
TERPOPULER
Paket Skrining Jantung Lansia (Di Atas 65 Tahun)
Skrining Jantung
16 Service/Item
Rp1.900.000
TERPOPULER
Paket Skrining Jantung Resiko Metabolik
Skrining Jantung
19 Service/Item
Rp2.200.000
TERPOPULER
Paket Skrining Jantung Aritmia
Skrining Jantung
13 Service/Item
Rp6.600.000
TERPOPULER
Paket Skrining Jantung Dewasa (41-64 Tahun)
Skrining Jantung
15 Service/Item
Rp1.700.000
TERPOPULER
Paket Skrining Jantung Olahraga
Skrining Jantung, Skrining Pelari
13 Service/Item
Rp2.000.000







