Menjaga Kesehatan Jantung di Tengah Pandemi
Kesehatan Tubuh

Menjaga Kesehatan Jantung di Tengah Pandemi

21 November 2025 3 menit waktu baca
menjaga kesehatan jantung

Pandemi membuat banyak masyarakat mulai menyadari dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mencegah penularan virus COVID-19. Tetap waspada terhadap potensi terkena COVID-19 penting dilakukan, tapi bukan berarti mengabaikan risiko penyakit lainnya, seperti penyakit jantung dan pembuluh darah. Hal ini dikarenakan penyakit jantung merupakan penyakit dengan komplikasi serius dan penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Selain itu, kasus penyakit jantung di masyarakat masih terbilang tinggi sepanjang waktu, termasuk di masa pandemi. Menjaga kesehatan jantung sangat diperlukan di masa pandemi.

 

Penyakit jantung sendiri terdiri atas berbagai jenis dan faktor penyebabnya. Jenis penyakit jantung yang sering ditemukan di masyarakat meliputi penyakit jantung koroner, gagal jantung, gangguan irama jantung (aritmia), dan penyakit katup jantung. Biasanya penyakit jantung tersebut dipicu oleh sejumlah penyebab yang meliputi faktor risiko yang tidak dapat dihindari (jenis kelamin, usia, genetik, riwayat keluarga) dan faktor risiko yang dapat dimodifikasi terkait gaya hidup yang kurang sehat. 

 

Proses terjadinya penyakit jantung bersifat progresif sehingga penting untuk dilakukan deteksi dini sebelum penyakit diketahui saat telah pada tahap lanjut. Selain itu, pengobatan penyakit jantung terbilang kompleks dan jangka panjang. Maka itu, penting bagi masyarakat untuk mengetahui beberapa tips efektif dalam menjaga kesehatan jantung sebagai upaya pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah, termasuk selama pandemi ini. Berikut beberapa anjuran praktis yang dapat diterapkan:

 

1. Jauhi Kebiasaan Buruk

 

Perokok aktif memiliki risiko terkena penyakit jantung koroner yang lebih tinggi dibanding orang tidak merokok. Hal ini disebabkan oleh zat beracun pada rokok yang tidak hanya merusak paru-paru tapi juga mempengaruhi kesehatan jantung. Para perokok pasif juga memiliki risiko yang sama, oleh karena itu sebisa mungkin hindari aktivitas merokok dan paparan asap rokok dari lingkungan sekitar. 

 

2. Olahraga Teratur.

 

Jadwalkan olahraga secara berkala, contohnya luangkan waktu sekitar 20-30 menit untuk berolahraga setiap harinya. Olahraga yang dianjurkan adalah yang cukup intensitas menengah seperti berjalan cepat, berkebun, senam, berenang, dan bersepeda. Aktivitas fisik yang teratur mampu mengurangi risiko sakit jantung. 

 

3. Jaga Asupan Makan.

 

Perbanyak asupan beraneka ragam sayuran dan buah, kacang-kacangan, sereal dan biji-bijian, ikan, sertaminyak baik seperti minyak zaitun. Sebaliknya, batasi jenis diet yang mengandung banyak garam, gula, tepung-tepungan, lemak dan minyak trans serta jenuh, daging merah, serta produk olahan daging. Makanlah dalam porsi yang sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda untuk menghindari risiko kegemukan.

 

4. Istirahat Cukup dan Kelola Stres.

 

Pastikan tubuh mendapatkan istirahat cukup, seperti tidur cukup selama 7-8 jam setiap hari. Selain itu, belajar untuk mengelola stres. Stres yang tak terkontrol dan berujung kronis mampu memicu serangan jantung.

 

5. Lakukan Skrining Jantung Secara Rutin.

 

Selain menumbuhkan pola hidup sehat, skrining jantung secara rutin menjadi kunci utama menjaga kesehatan jantung, terutama bagi orang yang memiliki faktor risiko tinggi seperti genetik ataupun memiliki anggota keluarga dengan riwayat sakit jantung di usia relatif muda. 

 

Skrining jantung lengkap untuk dilakukan setidaknya sekali pada dewasa pria usia diatas 40 tahun serta dewasa wanita pasca menopause atau diatas usia 50 tahun. Sedangkan individu dengan usia muda yang memiliki risiko genetik atau turunan keluarga dianjurkan melakukan pengecekan standar pada usia diatas 20 tahun untuk mendeteksi dini adanya kelainan jantung bawaan.

 

Biasanya dokter akan memberikan rekomendasi tes jantung yang tepat dan sesuai dengan faktor risiko yang dimiliki dan temuan klinis yang ada. Oleh karena itu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter dokter Siloam Hospital terdekat untuk memperoleh diagnosis dan penanganan medis secara tepat.

 

Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, dan buat janji dengan dokter terkait. Atau, gunakan juga aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam dan percayakan kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!

 

Siloam at Home (1)

Dokter Kami
dr-leonardo-paskah-suciadi-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Leonardo Paskah Suciadi, SpJP, FIHA, FAPSC, FESC, FHFA

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Kebon Jeruk

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Sabtu, 30 Mei 2026

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail