Kesehatan Tubuh
Virus Zika - Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Table of Contents
Virus Zika adalah virus yang ditularkan oleh nyamuk. Virus ini pertama kali teridentifikasi pada monyet Rhesus di Hutan Zika, Uganda pada tahun 1947, kemudian diikuti dengan laporan bahwa virus ini telah menginfeksi manusia pada tahun 1950-an di negara-negara Afrika. Mari kenali lebih jauh mengenai penyakit virus Zika melalui ulasan di bawah ini.
Apa itu Infeksi Virus Zika?
Infeksi virus Zika atau demam Zika adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Kebanyakan orang yang terinfeksi virus ini tidak menunjukkan gejala apa pun atau hanya gejala ringan. Namun, pada ibu yang sedang hamil, infeksi Zika virus dapat menyebabkan perkembangan otak janin menjadi terganggu.
Penyebab Infeksi Virus Zika
Seperti yang telah dijelaskan, demam Zika disebabkan oleh infeksi virus Zika yang dibawa oleh nyamuk Aedes, yaitu jenis nyamuk yang sama yang menularkan demam berdarah dengue (DBD) dan chikungunya. Penularan bisa terjadi ketika nyamuk mengisap darah orang yang terinfeksi kemudian menggigit orang lain.
Namun, sebenarnya tidak hanya melalui gigitan nyamuk, virus ini juga bisa menular lewat transfusi darah dan hubungan seksual. Saat di dalam tubuh, virus Zika dapat bertahan di cairan tubuh, termasuk cairan semen, selama beberapa minggu bahkan bulan setelah seseorang terinfeksi. Sekalipun ia tidak merasakan gejala apa pun, ia tetap bisa menularkan virus ini kepada orang lain.
Ibu hamil yang terinfeksi virus Zika juga dapat menularkan kepada janinnya melalui plasenta. Hal ini perlu diwaspadai karena virus tersebut berisiko menyebabkan terjadinya gangguan pada perkembangan janin, keguguran, kelahiran prematur, hingga menyebabkan bayi terlahir dengan kelainan bawaan, seperti mikrosefalus.
Gejala Infeksi Virus Zika
Infeksi virus Zika jarang menimbulkan gejala, bahkan sebagian besar orang yang terinfeksi virus ini cenderung tidak mengalami gejala atau keluhan apa pun sehingga kerap tidak disadari oleh penderitanya. Kendati demikian, beberapa orang mungkin merasakan gejala, di antaranya:
-
Demam.
-
Mudah merasa lelah.
-
Sakit kepala.
-
Ruam kulit.
-
Nyeri otot dan sendi.
Diagnosis Infeksi Virus Zika
Dalam proses penegakan diagnosis demam Zika, dokter akan melakukan anamnesis (wawancara medis) terlebih dahulu untuk mengetahui tentang gejala yang dialami pasien, riwayat kesehatan, serta riwayat perjalanan terutama ke daerah endemis. Kemudian, guna mengonfirmasi diagnosis, dokter dapat melakukan tes penunjang, seperti tes urine dan tes darah.
Sementara itu, bila ibu hamil yang diduga terinfeksi Zika virus, dokter akan melakukan pemeriksaan dengan USG kehamilan untuk mengetahui ukuran kepala janin atau mendeteksi kelainan bawaan lainnya, serta melakukan prosedur amniosentesis untuk mendeteksi Zika virus pada air ketuban.
Komplikasi Infeksi Virus Zika
Infeksi virus Zika sering kali tidak menimbulkan gejala maupun komplikasi. Namun, bila terjadi pada ibu hamil, komplikasinya bisa lebih serius. Pasalnya, infeksi virus ini dapat menyebabkan keguguran dan komplikasi serius pada janin lainnya, di antaranya adalah:
-
Mikrosefali.
-
Kerusakan otak atau penyusutan jaringan otak.
-
Kerusakan di saraf bagian belakang mata.
-
Kerusakan di sebagian tulang tengkorak.
-
Terbatasnya kemampuan gerak akibat gangguan pada sendi atau tonus otot terlalu berlebihan (hipertonia) sehingga menyebabkan tubuh menjadi kaku dan sulit digerakkan.
Tidak hanya pada bayi, infeksi Zika virus juga berisiko menyebabkan komplikasi pada orang dewasa berupa sindrom Guillain-Barré.
Pengobatan Infeksi Virus Zika
Tidak ada obat khusus yang dapat mengobati atau menyembuhkan infeksi virus Zika. Demam Zika umumnya tidak memerlukan penanganan medis khusus. Dokter biasanya hanya meresepkan obat parasetamol untuk membantu meredakan gejala yang dialami pasien, seperti demam dan nyeri kepala. Selain itu, pasien akan dianjurkan untuk istirahat yang cukup dan minum air putih yang banyak agar tidak dehidrasi.
Pencegahan Infeksi Virus Zika
Cara paling efektif untuk mencegah demam Zika adalah menghindari bepergian ke negara atau daerah yang memiliki banyak kasus infeksi virus Zika, terlebih saat sedang hamil. Namun, jika memang diharuskan pergi ke sana, maka beberapa upaya pencegahan yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut:
-
Melakukan konsultasi dengan dokter sebelum bepergian.
-
Mencari informasi mengenai fasilitas kesehatan di daerah tersebut.
-
Tidak melakukan hubungan seksual tanpa pengaman (kondom).
Di samping itu, beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah gigitan nyamuk Aedes yang berpotensi menularkan virus Zika, antara lain:
-
Mengenakan baju lengan panjang dan celana panjang saat berada di luar ruangan atau di tempat yang banyak nyamuk.
-
Menggunakan losion antinyamuk yang mengandung DEET minimal 10%.
-
Memasang kawat nyamuk di dekat jendela atau pintu.
-
Memasang kelambu di tempat tidur bayi.
-
Membersihkan tempat penampungan air secara rutin, menutup tempat penampungan air, dan menaburkan bubuk larvasida untuk mematikan larva nyamuk.
-
Membuang atau menimbun barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat penampungan air.
Seperti yang sudah dijelaskan, infeksi virus Zika sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun, jika Anda atau kerabat merasakan sejumlah gejala yang mengarah pada penyakit infeksi virus Zika dan merasa terganggu akan kondisi itu, jangan ragu untuk mengunjungi Dokter Umum di Siloam Hospitals agar mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.
Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk menemukan Siloam Hospitals terdekat. Melalui aplikasi ini, Anda juga dapat membuat janji temu dengan dokter terkait serta memeriksa riwayat kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Dengue Antigen NS1 / Demam Berdarah
Darah, Infeksi
1 Service/Item
Rp424.800
TERPOPULER
Dengue IgG/IgM / Anti Dengue IgG-M (Demam Berdarah)
Darah, Infeksi
1 Service/Item
Rp443.700
TERPOPULER
Complete Blood Count + Diff / Pemeriksaan Darah Lengkap
1 Service/Item
Rp123.300
TERPOPULER
Dengue Duo (Antigen and Antibody) / Demam Berdarah
1 Service/Item
Rp518.400







