Ibu dan Anak
Mengenal Mitos-Mitos Tanda Kehamilan, Jangan Mudah Percaya

Table of Contents
Ada banyak mitos tanda kehamilan yang beredar di masyarakat. Sehingga, munculnya beberapa gejala yang menyerupai gejala kehamilan, seperti mual, muntah, keputihan, dan sebagainya sering kali dianggap sebagai tanda bahwa ibu positif hamil.
Padahal, kehamilan baru bisa dipastikan jika telah melalui pemeriksaan, baik itu melalui pemeriksaan test pack maupun pemeriksaan oleh dokter. Lantas, apa saja mitos tanda kehamilan yang perlu diluruskan? Mari simak informasi selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Mengenal Berbagai Mitos Tanda Kehamilan
Mitos tanda kehamilan sebenarnya bukan hal baru di kalangan masyarakat. Sayangnya, hingga kini masih banyak yang belum memahami tentang fakta di balik mitos-mitos tersebut. Maka dari itu, mari simak beberapa fakta terkait mitos tanda kehamilan berikut ini.
1. Terlambat Menstruasi
Mitos tanda kehamilan yang pertama adalah terlambat menstruasi. Sebetulnya, terlambat menstruasi memang menjadi salah satu ciri-ciri hamil muda. Namun, perlu diketahui bahwa terlambat haid tidak selalu menandakan bahwa ibu sedang mengandung.
Selain kehamilan, terlambat menstruasi ini juga dapat terjadi karena beberapa faktor lain, seperti stres, kelelahan, dan penggunaan obat kontrasepsi. Selain itu, kelebihan dan penurunan berat badan serta faktor hormonal juga bisa menjadi penyebab haid terlambat.
2. Mual di Pagi Hari
Mual di pagi hari juga erat kaitannya dengan mitos tanda kehamilan di masyarakat. Meski sebagian besar ibu mengalami mual atau morning sickness saat hamil, terutama selama tiga bulan pertama masa kehamilan, mual di pagi hari tidak selalu menandakan kehamilan.
Pasalnya, mual di pagi hari dapat disebabkan oleh masalah kesehatan lainnya, seperti gangguan lambung, keracunan makanan, atau stres berlebihan. Dan jika memang disebabkan oleh kehamilan, morning sickness tidak selalu terjadi di pagi hari, melainkan bisa juga terjadi pada siang atau malam hari.
3. Keputihan
Munculnya keputihan sering disebut sebagai tanda-tanda hamil 1 hari. Padahal, keputihan adalah kondisi yang cukup umum dialami oleh setiap wanita dan dapat disebabkan oleh berbagai hal. Salah satunya, keluarnya keputihan ini dapat dipicu oleh rangsangan saat berhubungan seksual. Namun, keputihan patut diwaspadai jika disertai dengan bau abnormal (amis atau busuk) karena dapat menjadi tanda infeksi bakteri.
Selain itu, kehamilan tidak bisa dirasakan seketika. Sehingga, tidak mungkin untuk mengenali tanda kehamilan dalam rentang satu hari setelah pembuahan terjadi. Tanda-tanda kehamilan biasanya muncul dalam 6–12 hari setelah pembuahan (fertilisasi).
Bahkan, tes kehamilan dengan test pack tidak disarankan untuk dilakukan kurang dari 5 hari setelah pembuahan. Jika ingin lebih pasti, sebaiknya ibu melakukan tes kehamilan dengan test pack pada 1–2 hari setelah terlambat haid.
4. Spotting atau Bercak darah
Mitos tanda kehamilan berikutnya adalah munculnya bercak darah (spotting) beberapa hari setelah berhubungan intim berarti menandakan ibu positif hamil. Faktanya, bercak darah kehamilan baru akan terjadi dalam 6–12 hari setelah pembuahan.
Bercak darah dari vagina dapat disebabkan oleh penyakit infeksi menular seksual, vagina kering, atau menderita penyakit tertentu. Di sisi lain, bercak darah sebagai tanda kehamilan bisa terjadi karena proses penempelan embrio pada dinding rahim. Bahkan, sebenarnya tidak semua ibu hamil mengalami spotting di awal kehamilan.
5. Mitos Tanda Hamil Anak Perempuan
Selain mitos tanda kehamilan itu sendiri, ada pula mitos kehamilan lainnya yang berkaitan dengan tanda jenis kelamin anak. Pasalnya, perubahan pada payudara, warna urine, mood, hingga masalah kulit dan keinginan ngidam, sering dikaitkan dengan jenis kelamin anak yang sedang dikandung.
Salah satu mitos tanda hamil anak perempuan adalah perubahan pada wajah ibu selama hamil, seperti kulit menjadi lebih berminyak. Selain itu, perubahan bentuk payudara yang lebih besar sebelah kiri dibandingkan sebelah kanan juga sering diartikan sebagai tanda anak perempuan.
Faktanya, perubahan pada kulit maupun bentuk payudara berkaitan dengan perubahan hormonal selama kehamilan dan tidak berkaitan dengan jenis kelamin anak yang dikandung.
6. Mitos Tanda Hamil Anak Laki-Laki
Mitos tanda hamil anak laki-laki juga sering dikaitkan dengan bentuk perut ibu, tingkat stres, frekuensi detak jantung, pertumbuhan bulu kaki, hingga gejala morning sickness. Terdapat anggapan bahwa jika bentuk perut ibu kurang bulat, maka ibu berarti mengandung anak laki-laki.
Selain itu, ibu juga dikatakan mengandung anak laki-laki jika mengalami pertumbuhan bulu kaki yang cepat dan memanjang. Faktanya, mitos ini tidak memiliki dasar ilmiah dan tidak dapat diandalkan sebagai cara yang akurat untuk mengetahui jenis kelamin janin. Satu-satunya cara yang dapat mengungkap jenis kelamin janin dengan pasti adalah melalui pemeriksaan medis seperti ultrasonografi atau tes DNA.
Itulah penjelasan seputar fakta dan mitos tanda-tanda kehamilan yang penting untuk diketahui. Jika ingin memastikan kehamilan, ibu bisa melakukan pemeriksaan ke Siloam Hospitals terdekat. Jika dinyatakan hamil, jangan lupa untuk menjaga kesehatan selama kehamilan dengan melakukan pemeriksaan antenatal secara rutin.
Ibu bisa mengunjungi NEST yang terdapat di Siloam Hospitals TB Simatupang dan Siloam Hospitals Sriwijaya Palembang. Bersama NEST, ibu hamil akan mendapatkan layanan dan fasilitas lengkap yang didukung oleh tim dokter multidisiplin, seperti dokter spesialis kandungan, anak, anestesi, gizi klinis, konsultan laktasi, serta bidan dan tenaga medis profesional.
Sebelumnya, Anda dapat membuat janji temu dengan dokter melalui fitur Cari Dokter atau gunakan fitur dalam aplikasi MySiloam untuk menemukan Rumah Sakit Siloam terdekat dan melakukan Self Check In agar memudahkan Anda check in dan antri lewat virtual queue. Mari unduh aplikasinya dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Lenny Khosal, M.Kes, SpOG
Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)
Spesialis Obstetri dan Ginekologi
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Tia Indriana, SpOG
Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)
Spesialis Obstetri dan Ginekologi
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Danny Wiguna, SpOG
Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)
Spesialis Obstetri dan Ginekologi
Siloam Hospitals Yogyakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini







