Nutrisi Ibu Hamil Trimester Pertama yang Wajib Dipenuhi
Pola Hidup Sehat

Nutrisi Ibu Hamil Trimester Pertama yang Wajib Dipenuhi

09 September 2025 5 menit waktu baca
nutrisi ibu hamil trimester pertama

Trimester pertama kehamilan merupakan fase penting yang menentukan perkembangan awal janin. Pada periode ini, berbagai organ vital mulai terbentuk sehingga kebutuhan nutrisi menjadi sangat krusial. Itulah sebabnya, asupan nutrisi ibu hamil trimester pertama yang tepat tidak hanya mendukung pertumbuhan janin, tetapi juga membantu menjaga kesehatan ibu selama mengalami perubahan fisik maupun hormonal. Simak ulasan selengkapnya mengenai nutrisi ibu hamil trimester pertama di bawah ini.

 

Nutrisi Ibu Hamil Trimester Pertama

 

Mengapa nutrisi selama kehamilan penting? Makan dengan baik adalah salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan oleh ibu hamil selama kehamilan. Nutrisi yang baik dapat membantu ibu hamil mengatasi beban tambahan pada tubuh seiring perkembangan kehamilan. Tujuannya adalah menyeimbangkan asupan nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan janin dan menjaga berat badan yang sehat.

 

Ungkapan populer menyatakan bahwa ibu hamil perlu “makan untuk dua orang”. Namun penelitian terkini menunjukkan bahwa mengonsumsi porsi makan dua kali lipat dari kebiasaan normal selama kehamilan dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Sebagai gantinya, lebih tepat bagi ibu hamil untuk fokus pada pola makan yang dua kali lebih sehat, dengan penekanan pada asupan nutrisi yang seimbang dan berkualitas tinggi.

 

Pencegahan masalah gizi pada ibu hamil perlu dilakukan sejak awal kehamilani. Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) Indonesia, standar kebutuhan zat gizi pada kelompok wanita usia 19–49 tahun berkisar 2150–2250 kkal dan 60 gram protein per hari.

 

Sementara pada ibu hamil normal, diperlukan tambahan energi sebesar 180–300 kkal dan protein sebesar 30 gram per hari. Namun pada ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK), dibutuhkan asupan energi tambahan sebesar 500 kkal/hari dari asupan energinya agar memperoleh penambahan berat badan sebesar 0,5 kg/minggu. 

 

Dilansir dari The American College of Obstetricians and Gynecologist (2023), jika Anda hamil janin tunggal, Anda membutuhkan tambahan 340 kalori per hari mulai trimester kedua dan sedikit lebih banyak di trimester ketiga. Sementara itu, jika Anda mengandung bayi kembar, Anda harus mendapatkan energi tambahan sekitar 600 kkal/hari atau 900 kkal/hari pada bayi kembar tiga.

 

Adapun beberapa daftar kebutuhan nutrisi ibu hamil trimester pertama adalah sebagai berikut:

 

  • Asam folat: Nutrisi ini dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan sel-sel tubuh serta organ pada janin, hingga membantu ibu hamil mengontrol tekanan darah. Penelitian berjudul Folic acid: The key to a healthy pregnancy – A prospective study on fetomaternal outcome (2024) menyebutkan bahwa kadar asam folat yang rendah selama kehamilan berhubungan dengan meningkatnya risiko terjadinya masalah kehamilan, seperti anemia, keguguran, persalinan prematur, dan gangguan pertumbuhan janin.

  • Kalsium: Kalsium adalah nutrisi yang berperan penting dalam pembentukan tulang dan gigi janin, sekaligus menjaga kesehatan tulang ibu hamil. Selain itu, kalsium juga bermanfaat untuk mengurangi risiko hipertensi pada ibu hamil dan kelahiran prematur.

  • Protein: Nutrisi ini berperan penting sebagai sumber kalori dan pembentukan darah bagi ibu hamil, serta membantu pertumbuhan jaringan tubuh dan janin. Ibu hamil bisa mendapatkan sumber protein dari ikan dan ayam, terutama yang tidak berlemak, serta telur. Namun, pastikan memasak ikan dan telur hingga benar-benar matang.

  • Lemak: Jenis lemak sehat, seperti asam lemak omega-3 dan DHA merupakan nutrisi yang mendukung perkembangan mata dan otak janin. Asupan lemak sehat bisa didapatkan dari alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan kaya lemak, seperti salmon, sarden, dan ikan tuna.

  • Zat besi: Selama kehamilan, zat besi diperlukan untuk mendukung pembentukan sel darah merah. Kekurangan zat besi bisa meningkatkan risiko bayi lahir prematur, berat badan lahir rendah, hingga depresi pascamelahirkan (postpartum depression).

  • Vitamin: Ibu membutuhkan asupan vitamin yang optimal selama kehamilan, terutama vitamin B dan D. Vitamin B membantu memberikan energi dan mengoptimalkan kondisi plasenta, sedangkan vitamin D, terutama D3, diperlukan untuk mendukung pertumbuhan tulang janin. Vitamin B bisa didapatkan dari daging ayam, kacang-kacangan, pisang, gandum utuh, dan roti. Sementara itu, vitamin D bisa diperoleh dari susu, ikan, jeruk, dan paparan sinar matahari pagi.

 

Seperti Apa Gizi Seimbang untuk Ibu Hamil?

 

Dilansir dari Kementerian Kesehatan RI, setiap piring ibu hamil setidaknya mengandung beberapa nutrisi berikut ini:

 

  • Protein nabati, seperti tempe, tahu, dan lainnya, 4 porsi per hari untuk trimester 1,2, dan 3:

    • 1 porsi = 50 gram atau 1 potong sedang tempe.

    • 1 porsi = 100 gram atau 2 potong sedang tahu.

  • Protein hewani, dari ikan, telur, ayam, dan lainnya, 4 prosi per hari untuk trimester 1,2, dan 3:

    • 1 porsi = 50 gram atau 1 potong sedang ikan.

    • 1 porsi = 55 gram atau 1 butir telur ayam.

  • Buah, 4 porsi per hari untuk trimester 1,2, dan 3:

    • 1 porsi = 100 gram atau 1 buah jeruk.

    • 1 porsi = 100 gram atau 1 potong sedang pisang.

  • Nasi atau makanan pokok, 5 porsi per hari untuk trimester 1 dan 6 porsi per hari untuk trimester 2 dan 3:

    • 1 porsi - 100 gram atau ¾ gelas nasi.

  • Sayur, 4 porsi per hari untuk trimester 1,2, dan 3:

    • 1 porsi = 100 gram atau 1 mangkuk sayur matang tanpa kuah.

  • Air putih, 8–12 gelas per hari untuk mencegah dehidrasi dan melancarkan pencernaan.

 

Seberapa Pentingkah Makanan Tambahan untuk Ibu Hamil?

 

Memenuhi asupan nutrisi ibu hamil trimester pertama tidak boleh terlewatkan. Ibu hamil yang tidak memperoleh kecukupan zat gizi berisiko mengalami KEK (kurang energi kronis). KEK pada ibu hamil ditandai dengan ukuran lingkar lengan atas di bawah 23,5 cm atau indeks massa tubuh (IMT) saat prahamil atau trimester I (usia kehamilan ≤12 minggu) di bawah 18,5 kg/m2 (atau dalam kategori kurus).

 

Kondisi KEK pada ibu hamil dapat menyebabkan risiko terjadinya anemia, perdarahan, berat badan ibu tidak bertambah secara normal, terkena penyakit infeksi, dan menjadi penyebab tidak langsung kematian ibu. Kondisi ini juga berpengaruh terhadap proses persalinan, seperti mengakibatkan persalinan sulit dan lama, persalinan sebelum waktunya (prematur), serta pendarahan.

 

Sementara pada janin, kondisi KEK dapat menimbulkan keguguran, bayi lahir mati, kematian neonatal, cacat bawaan, anemia pada bayi, bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Itulah sebabnya, asupan nutrisi ibu sangat penting untuk dipertimbangkan sejak awal kehamilan guna mencegah terjadinya KEK.

 

Menjaga asupan nutrisi ibu hamil trimester pertama adalah langkah penting untuk mendukung tumbuh kembang janin sekaligus menjaga kondisi tubuh ibu tetap prima. Untuk memastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi sesuai kondisi individu, ibu dapat melakukan pemeriksaan ke Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Siloam Hospitals terdekat agar mendapatkan pendampingan yang tepat sejak awal hingga persalinan.


Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan yang memudahkan Anda, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Dapatkan layanan kesehatan yang lebih praktis dengan mengunduh aplikasi MySiloam sekarang juga.

Sumber

Kemenkes. Kehamilan. Diakses pada 2025 | Kemenkes. Kebutuhan Nutrisi Ibu Hamil Terpenuhi, Kehamilan Pasti Lancar. Diakses pada 2025 | Johns Hopkins Medicine. Nutrition During Pregnancy. Diakses pada 2025 | My Healthfinder. Eat Healthy During Pregnancy: Quick Tips. Diakses pada 2025 | Tzu Chi Medical Journal. Folic acid: The key to a healthy pregnancy – A prospective study on fetomaternal outcome. Diakses pada 2025 | Kemenkes. Kurang Energi Kronis pada Ibu Hamil. Diakses pada 2025 | Ayo Sehat Kemkes. Kehamilan. Diakses pada 2025 | ACOG. Nutrition During Pregnancy. Diakses pada 2025 |

Dokter Kami
dr-lanny-christiawati-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lanny Christiawati, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-samuel-oetoro-spgk

Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)

Gizi Klinik

Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-christopher-andrian-mgizi-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Christopher Andrian, M.Gizi, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail