Cara Mengatasi Parental Burnout, Bukan Sekadar Stres Biasa
Kesehatan Mental

Cara Mengatasi Parental Burnout, Bukan Sekadar Stres Biasa

18 November 2025 4 menit waktu baca
Parental Burnout

Parental burnout adalah salah satu istilah yang perlu dipahami oleh setiap orang tua mengingat hal ini dapat berpengaruh pada pola asuh mereka pada anak-anaknya.

 

Sayangnya, masih banyak orang tua yang tidak menyadari kondisi tersebut. Sehingga, gejala-gejalanya pun diabaikan begitu saja.

 

Jadi, yuk mulai kenali apa itu parental burnout dan bagaimana cara mengatasinya agar tidak memperparah keadaan!

 

Apa itu Parental Burnout?

 

Menjadi orang tua merupakan salah satu anugerah terbesar dalam hidup. Dengan demikian, sebagai orang tua perlu menambah informasi, edukasi, dan bimbingan tentang parenting yang tepat dan terpercaya. 

 

Di kala pandemi, tantangan dalam membesarkan buah hati tentunya bertambah besar. Sebagai orang tua, terkadang kita terlalu fokus pada apa yang anak butuhkan. 

 

Kurangnya informasi orang tua mengenai edukasi dan bimbingan parenting yang tepat dan terpercaya, sering kali membuat orang tua lelah dan mengabaikan kebutuhan dirinya sendiri, hingga berujung pada parental burnout.

 

Sebuah studi yang dilakukan oleh Prof. Mikolajczak dari Université Catholique de Louvain di Belgia, menjelaskan bahwa parental burnout adalah sebuah kondisi yang timbul karena stres dan kelelahan jangka panjang, yang berujung pada perasaan berat saat mengasuh anak, bahkan merasa jauh secara emosional dengan anak.

 

Studi menunjukkan bahwa parental burnout memiliki konsekuensi lebih buruk dibandingkan job burnout karena orang tua tidak dapat mengundurkan diri dari peran dan tugas mereka sebagai orang tua.

 

Sebagai orang tua, menyembunyikan perasaan lelah karena malu atau merasa bersalah tidak akan membantu, justru dapat berdampak buruk bagi dirinya sendiri maupun bagi anak.

 

Parental burnout yang tidak diatasi dapat menyebabkan gangguan kesehatan, baik fisik maupun mental, pada orang tua.

 

Gejala Parental Burnout pada Kesehatan Mental

 

Apabila orang tua tidak menghiraukan tanda-tandanya, parental burnout dapat berujung pada pengabaian anak atau bahkan pola asuh yang melibatkan kekerasan.

 

Beberapa gejala yang dapat timbul pada kesehatan mental orang tua yang mengalami parental burnout adalah sebagai berikut, tergantung dari tingkat keparahannya:

 

  1. Perasaan kosong, kebingungan, dan sulit berkonsentrasi (kondisi ini sering disebut sebagai brain fog)
  2. Mudah marah
  3. Sering lupa
  4. Merasa terisolasi
  5. Gangguan tidur

 

Gejala-gejala di atas dapat berakibat pada kesehatan seluruh tubuh. Sebagai contoh, kesulitan tidur atau insomnia yang parah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes.

 

Parental burnout juga dapat mempengaruhi hubungan Anda dengan pasangan, khususnya dalam hal komunikasi. Komunikasi yang tidak baik dapat berujung pada konflik, kesalahpahaman, dan argumentasi.

 

Cara Mengatasi Parental Burnout

 

Apabila Anda melihat tanda-tanda parental burnout, berikut ini beberapa cara mengatasi stres yang bisa dilakukan:

 

1. Sampaikan Apa yang Anda Rasakan

 

Hal pertama yang dapat Anda lakukan adalah mengomunikasikan perasaan dan kebutuhan Anda kepada pasangan. 

 

Sampaikan bahwa Anda memerlukan dukungan lebih, khususnya dalam mengasuh buah hati.

 

Bagi single parent, berbicara kepada anggota keluarga terdekat atau sahabat yang terpercaya dapat membantu.

 

Anda tidak perlu merasa bersalah, karena mengalami parental burnout tidaklah menjadikan Anda orang tua yang buruk.

 

2. Jaga Makanan dan Minuman yang Anda Konsumsi

 

Ketika merasa lelah, pada umumnya kita akan mengonsumsi makanan dan minuman yang membantu kita untuk tetap terjaga. 

 

Sebagian orang akan memilih kopi atau makanan manis. Makanan dan minuman ini akan memberikan kita energi ekstra, namun sifatnya hanya sementara.

 

Sebagai pengganti, Anda dapat mengonsumsi makanan dengan nutrisi tinggi dan gizi yang seimbang. 

 

Mengonsumsi daging ayam, ikan, telur, buah-buahan, biji-bijian, dan sayuran jauh lebih baik bagi tubuh Anda. 

 

Sebagai camilan, pilihlah snack yang mengandung protein rendah lemak, seperti yoghurt dan kacang-kacangan.

 

3. Olahraga

 

Aktivitas fisik dapat meningkatkan energi dan melepaskan hormon yang membuat Anda merasa bahagia.

 

Tak perlu berjam-jam melakukan olahraga, minimal 15 menit berjalan kaki saja di sekitar rumah Anda. Olahraga menghilangkan stres dengan membuat Anda lebih rileks dan pikiran tenang.

 

4. Meminta Bantuan Profesional

 

Selanjutnya, cara mengatasi parental burnout adalah dengan mengambil waktu istirahat sejenak dari kesibukan Anda.

 

Berkonsultasi dengan psikolog atau dokter juga dapat membantu orang tua untuk mengatasi kondisi ini.

 

Mari jaga kesehatan mental Anda demi kehidupan yang lebih positif!

 

Cara Mencegah Terjadinya Parental Burnout

 

Orang tua hendaknya mengenal emosinya lebih dalam. Maksudnya adalah melakukan screening emosinya dari aspek pikiran dan perasaan yang terstimulasi dari permasalahan. 

 

Biasanya, penyebab utama parental burnout adalah karena orang tua tidak menyadari seberapa besar emosi yang ia miliki saat menghadapi suatu permasalahan. 

 

Meskipun kemungkinan parental burnout tetap dapat terjadi, khususnya bagi Anda yang memiliki anak kecil, beberapa tips ini dapat membantu menurunkan risiko terjadinya parental burnout:

 

  1. Minta bantuan atau mempekerjakan pengasuh anak
  2. Mempraktikkan self-care dengan cara melakukan aktivitas yang Anda senangi
  3. Mengatur ekspektasi pada diri sendiri dan pada kemampuan anak

 

Parental burnout memiliki konsekuensi bagi orang tua dan anak. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua untuk mengambil waktu istirahat dan mencari bantuan ketika mengalaminya. 

 

Merawat diri sendiri sebagai orang tua bukanlah hal yang egois. Anda dapat menjadi contoh yang baik bagi anak ketika Anda tetap dapat memperhatikan diri sendiri di tengah sibuknya mengasuh si kecil.

 

Jika Anda mulai merasakan gejala-gejala di atas, jangan ragu untuk konsultasikan ke psikolog Siloam Hospital terdekat untuk memperoleh diagnosis dan penanganan medis secara tepat.

 

Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, dan buat janji dengan dokter terkait. Atau, gunakan juga aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam dan percayakan kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!

 

telechat

message

ArticleDetail