Ibu dan Anak
Penyebab Hiperlaktasi pada Ibu Menyusui & Cara Mengatasinya

Table of Contents
Sekitar 3 bulan pertama kelahiran bayi biasanya produksi ASI memang melimpah. Namun, jika terus berlanjut beberapa bulan berikutnya, bisa jadi ibu mengalami hiperlaktasi. Hiperlaktasi adalah kondisi tubuh ibu yang memproduksi ASI lebih banyak dari yang dibutuhkan oleh bayi. Hal ini ditandai dengan keluarnya ASI yang begitu deras tanpa adanya rangsangan seperti dipompa atau disusui bayi.
Gejala Hiperlaktasi
Hiperlaktasi dapat dikenali dengan gejala yang dialami ibu menyusui sebagai berikut:
- Payudara terasa penuh dan kencang.
- Payudara terasa membesar sepanjang waktu.
- Nyeri dan sakit pada payudara (Mastitis).
- ASI yang tercecer saat menyusui.
Penyebab Hiperlaktasi
Kondisi hiperlaktasi yang dialami ibu menyusui biasanya disebabkan oleh:
1. Ketidakseimbangan Hormon
Salah satu penyebab hiperlaktasi adalah karena adanya ketidakseimbangan hormon. Perubahan kadar hormon yang diakibatkan efek samping obat-obatan seringkali membuat ibu memiliki kelenjar ASI yang jauh lebih banyak dibanding normal.
Umumnya, ibu memiliki kelenjar ASI dalam payudara sebanyak 100-300 ribu. Namun pada ibu yang mengalami hiperlaktasi, kelenjar ASI yang diproduksi melebihi angka tersebut.
2. Jumlah Kelenjar Alveoli
Kelenjar alveoli adalah kelenjar yang memproduksi susu di payudara dan menyimpannya sebelum melewati saluran ke puting susu. Ibu yang mengidap hiperlaktasi biasanya memiliki jumlah kelenjar alveoli yang meningkat hingga 3 kali lipat.
3. Kelebihan Hormon Prolaktin
Penyebab lain terjadinya hiperlaktasi adalah karena adanya hormon prolaktin yang berlebih. Hormon prolaktin adalah hormon yang merangsang produksi ASI. Kandungan tinggi hormon prolaktin dalam darah menjadi penyebab ibu mengalami hiperlaktasi.
Cara Mengatasi Hiperlaktasi
Ibu tak perlu khawatir karena kondisi hiperlaktasi dapat diatasi dengan sejumlah cara mengatasi hiperlaktasi berikut:
1. Pompa Payudara Sebelum Menyusui
Cara mengatasi hiperlaktasi yang pertama adalah dengan memompa payudara sebelum menyusui bayi. Pompa payudara sebelum menyusui bayi diharapkan untuk mengurangi arus ASI yang keluar. Setelah memompa payudara, jangan lupa untuk membersihkan pompa ASI agar tetap steril.
2. Menyusui dengan Posisi Berbaring
Cara mengatasi hiperlaktasi selanjutnya adalah dengan menyusui posisi berbaring. Menyusui dengan posisi berbaring atau bersandar digunakan untuk mengontrol keluarnya ASI.
3. Kompres Payudara
Kompres dingin payudara untuk mengatasi pembengkakan dan mencegah proses produksi susu yang berlebihan.
4. Menggunakan Breast Pads
Menggunakan breast pads atau bantalan menyusui sangat berguna untuk ibu menyusui. Breast pads berguna untuk menyerap ASI yang tercecer.
5. Hindari Menggunakan Suplemen Laktasi
Hindari minuman seperti teh ataupun suplemen laktasi yang berguna untuk meningkatkan ASI. Konsultasikan kembali dengan dokter untuk konsumsi obat-obatan dan suplemen tersebut.
Jika ibu telah melakukan sejumlah cara di atas namun produksi ASI masih berlebih dan tetap mengalami hiperlaktasi, segera konsultasikan dengan dokter Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan penanganan tepat.
Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, atau buat janji dengan dokter terkait. Atau, gunakan aplikasi MySiloam untuk mendapatkan banyak fitur kesehatan bermanfaat lainnya. Mari jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Isaias Budi Cahaya, SpOG
Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)
Spesialis Obstetri dan Ginekologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Lenny Khosal, M.Kes, SpOG
Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)
Spesialis Obstetri dan Ginekologi
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Tia Indriana, SpOG
Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)
Spesialis Obstetri dan Ginekologi
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Post Birthing Basic Package - Homecare
Lainnya, Perawatan Bersalin Homecare
Rp490.000
TERPOPULER
Post Birthing Complete Package - Homecare
Perawatan Bersalin Homecare
Rp1.350.000
Pasca Operasi Maternal Care - Homecare
Perawatan Bersalin Homecare
Rp990.000
Basic Female - SHBS
5 Service/Item
Rp830.000






