Prostatektomi Robotik, Solusi Modern untuk Kanker Prostat
Kesehatan Tubuh

Prostatektomi Robotik, Solusi Modern untuk Kanker Prostat

02 Juli 2025 5 menit waktu baca
prostatektomi robotik

 

Prostatektomi merupakan prosedur pembedahan untuk mengangkat seluruh atau sebagian kelenjar prostat, biasanya dilakukan pada pasien dengan kanker prostat stadium awal hingga menengah. Seiring perkembangan teknologi medis, banyak ahli medis yang mulai menggunakan teknik yang lebih modern, salah satunya adalah prostatektomi robotik. Mari simak informasi selengkapnya mengenai prostatektomi robotik di bawah ini.

 

Apa Itu Prostatektomi Robotik?

 

Pada dasarnya, prostatektomi adalah salah satu prosedur yang dilakukan untuk menangani kanker prostat, salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi pada pria. Dalam penanganannya, dokter biasanya merekomendasikan beberapa pilihan, termasuk prostatektomi radikal (pengangkatan seluruh prostat beserta jaringan sekitarnya) atau perawatan radiasi.

 

Kini, seiring perkembangan teknologi di dunia medis, prosedur pengangkatan prostat atau prostatektomi dapat dilakukan dengan bedah robotik, salah satunya sistem robotik Da Vinci Xi. Teknologi bedah robotik canggih ini mampu membantu dokter melakukan operasi dengan kontrol lebih presisi sehingga prosedur lebih aman dan rasa nyeri lebih minimal. Selain itu, waktu pemulihan pasien juga lebih cepat.

 

Menurut American Cancer Society (ACS), umumnya dokter merekomendasikan prostatektomi robotik ketika kanker prostat belum menyebar. Hal ini bertujuan untuk mengangkat sel kanker dengan mengangkat kelenjar prostat. Meski demikian, tak menutup kemungkinan bedah robotik juga digunakan saat kanker sudah menyebar.

 

Keunggulan Prostatektomi Robotik

 

Adapun beberapa keunggulan prostatektomi robotik untuk menangani kanker prostat adalah sebagai berikut:

 

  • Hanya memerlukan satu sayatan (single port).

  • Visualisasi lebih jelas. Mesin robotik dilengkapi kamera khusus dengan lensa stereoskopik dan perbesaran 10–12 kali sehingga anatomi internal terlihat lebih detail.

  • Instrumen robotik lebih fleksibel, seperti pergelangan tangan manusia sehingga memungkinkan gerakan yang presisi.

  • Kombinasi teknologi dan keterampilan yang memungkinkan operasi dilakukan dengan hasil yang setara atau lebih baik dari operasi terbuka.

 

Manfaat Prostatektomi Robotik Bagi Pasien

 

Selain memiliki beberapa keunggulan, prostatektomi robotik juga memberikan manfaat tersendiri bagi pasien, di antaranya sebagai berikut:

 

  • Hasil bedah lebih konsisten dan akurat.

  • Risiko infeksi lebih rendah.

  • Minim risiko operasi ulang (re-do surgery).

  • Menurunkan angka readmission.

  • Risiko perdarahan lebih sedikit.

  • Rasa nyeri lebih minimal.

  • Rawat inap lebih singkat.

  • Risiko inkontinensia dan impotensi lebih kecil.

  • Waktu pemulihan lebih cepat, biasanya pasien bisa kembali ke aktivitas normal dalam 2–3 minggu dan bekerja lagi dalam waktu 3–4 minggu.

  • Pasien mendapatkan pengalaman lebih nyaman dan optimal.

 

Di samping itu, sebuah studi dalam Translational Andrology and Urology menunjukkan bahwa pasien dengan tumor yang belum menyebar ke luar prostat memiliki tingkat kelangsungan hidup hingga 95% selama 15 tahun. Artinya, sebagian besar pasien tidak mengalami kematian dalam jangka waktu 15 tahun setelah menjalani operasi ini. 

 

Prosedur Prostatektomi Robotik

 

Sebelum menjalani prosedur prostatektomi robotik, pasien disarankan untuk:

 

  • Mengonsumsi makanan sehat bergizi.

  • Rutin berjalan kaki setiap hari jika sebelumnya jarang bergerak.

  • Berhenti merokok.

  • Mengusahakan berat badan ideal.

  • Melakukan latihan kegel tiga kali sehari.

 

Dokter mungkin juga menyarankan obat dosis rendah untuk mencegah disfungsi ereksi pascaoperasi. Prosedur ini dilakukan dengan pembiusan total. Apabila pasien ingin memiliki anak di masa depan, dokter biasanya merekomendasikan penyimpanan sperma sebelum operasi.

 

Operasi ini melibatkan dua unit mesin, yaitu unit pasien yang terdiri dari empat lengan (satu lengan untuk kamera dan tiga lengan untuk alat bedah) serta unit kontrol (console) yang digunakan oleh dokter untuk mengendalikan lengan robot. Secara umum, langkah-langkah selama prosedur prostatektomi robotik adalah sebagai berikut:

 

  • Pasien diberi anestesi umum atau bius total.

  • Dokter membuat 5–6 sayatan kecil di perut.

  • Lengan robot dimasukkan melalui sayatan.

  • Proses pengangkatan prostat.

  • Setelah prosedur selesai, luka sayatan akan dijahit.

 

Setelah menjalani prosedur ini, pasien umumnya bisa pulang dalam 1–2 hari, sedangkan waktu pemulihannya sendiri biasanya memakan waktu 6–8 minggu. Pasien akan dipasang kateter sementara dan mungkin sulit menahan buang air kecil di awal. Tim medis akan memberikan panduan perawatan luka dan jadwal kontrol lanjutan. 

 

Risiko Efek Samping dan Komplikasi Prostatektomi Robotik

 

Prostatektomi robotik adalah prosedur yang aman selama dilakukan oleh dokter bedah yang telah menyelesaikan pelatihan khusus dan mendapatkan sertifikat. Apabila dibandingkan dengan prostatektomi terbuka, penelitian dalam Journal of Robotic Surgery (2023) menunjukkan bahwa prostatektomi robotik lebih unggul dibandingkan dengan prostatektomi terbuka dalam berbagai aspek, termasuk perdarahan, komplikasi, pemulihan fungsi ereksi, dan kekambuhan kanker.

 

American Cancer Society (ACS) pun menyatakan terdapat bukti bahwa prostatektomi robotik menyebabkan rasa nyeri dan kehilangan darah yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan metode prostatektomi lainnya. Sementara itu, studi dalam Translational Andrology and Urology (2021) menunjukkan bahwa dari sisi hasil atau luaran onkologis (kanker), prostatektomi robotik dan metode lainnya menunjukkan hasil yang setara.

 

Lebih lanjut, seperti halnya prosedur medis lain, bukan tak mungkin prostatektomi robotik menimbulkan sejumlah efek samping, seperti:

 

  • Mual dan muntah akibat anestesi.

  • Perdarahan.

  • Pembekuan darah.

  • Kerusakan organ.

  • Infeksi.

  • Rasa nyeri.

 

Perlu diketahui bahwa prosedur ini biasanya direkomendasikan oleh dokter ketika pasien membutuhkannya dan dapat menjalaninya. Dokter tentu akan mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien guna memastikan apakah pasien memenuhi syarat untuk menjalani tindakan ini.

 

Apabila ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai prosedur ini atau mengalami keluhan yang mengarah pada kondisi medis yang berkaitan dengan gangguan urologi, Anda bisa mengunjungi Dokter Spesialis Urologi di Siloam Hospitals terdekat.

 

Sebagai informasi, operasi bedah robotik di Siloam Hospitals kini telah menggunakan Da Vinci Xi Robotic Surgery. Di mana, teknologi ini sudah dilengkapi dengan kamera 3D HD yang mampu memperbesar objek hingga 10x, sehingga visualisasi area operasi menjadi lebih jelas dan detail. 

 

Didukung dokter berpengalaman, pasien akan mendapatkan manfaat berupa waktu pemulihan yang lebih cepat, bekas luka yang lebih kecil, dan tingkat kenyamanan yang lebih tinggi selama proses perawatan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Da Vinci Xi Robotic Surgery Anda dapat mengunjungi Siloam Hospitals Kebon Jeruk.

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan langkah pengobatan di setiap rumah sakit mungkin berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang tersedia. Kendati demikian, tenaga medis profesional akan menentukan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan kondisi kesehatan pasien.

 

Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk menemukan Siloam Hospitals terdekat. Melalui aplikasi ini, Anda juga dapat membuat janji temu dengan dokter terkait serta memeriksa riwayat kesehatan secara virtual. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

NHS. Robotic-assisted (Da Vinci®) laparoscopic radical prostatectomy. Diakses pada 2025 | Medical News Today. What to know about robotic-assisted laparoscopic radical prostatectomy. Diakses pada 2025 | Translational Andrology and Urology. Comparative effectiveness of robotic and open radical prostatectomy. Diakses pada 2025 | American Cancer Society. Surgery for Prostate Cancer. Diakses pada 2025 | UF Health. Robotic Prostatectomy. Diakses pada 2025 | UC DAVIS Health. Robotic-Assisted Prostatectomy. Diakses pada 2025 |

message

ArticleDetail