Kesehatan Tubuh
Mengenal Fungsi Kelenjar Prostat dan Gangguan yang Bisa Terjadi

Table of Contents
Kelenjar prostat adalah organ yang berperan penting dalam sistem reproduksi pria. Organ ini terletak di dalam panggul, tepatnya di bawah kandung kemih. Terganggunya fungsi kelenjar prostat berisiko menimbulkan gangguan kesehatan serta masalah kesuburan pada pria.
Guna mencegah hal tersebut, penting bagi laki-laki untuk meningkatkan kesadarannya akan fungsi dari kelenjar prostat hingga cara menjaga kesehatannya seperti yang telah dijabarkan dalam ulasan di bawah ini.
Anatomi Kelenjar Prostat
Kelenjar prostat adalah kelenjar yang berada di bawah kandung kemih dan mengelilingi saluran kemih serta tempat keluarnya urine dan sperma dari tubuh. Organ yang hanya dimiliki oleh pria ini berbentuk seperti kacang kenari dan bisa membesar seiring bertambahnya usia.
Struktur jaringan kelenjar prostat terbagi menjadi empat zona utama. Berikut adalah penjelasan mengenai masing-masing zona kelenjar prostat dari yang paling luar ke paling dalam.
1. Zona Anterior Fibromusculer
Zona terluar dari prostat ini terbuat dari jaringan otot dan fibrous. Zona ini merupakan bagian dari kapsul serat otot atau pembungkus yang berada di sekeliling kelenjar prostat.
2. Zona Perifer
Zona perifer memiliki tempat sebesar 70% di dalam jaringan kelenjar prostat. Perifer merupakan zona yang dapat diraba saat dokter sedang melakukan tindakan digital rectal exam (DRE) atau colok dubur.
Zona perifer merupakan zona yang paling sering mengalami gangguan kesehatan, seperti adenokarsinoma prostat. Zona perifer juga menjadi lokasi yang paling sering terkena peradangan (prostatitis) atau infeksi kronis.
3. Zona Sentral
Zona sentral dikenal juga dengan istilah lobus medianus. Bagian ini mengelilingi zona transisi dan memiliki berat sekitar 25% dari keseluruhan prostat. Pada zona sentral juga terdapat beberapa bagian yang terdiri dari vesikula seminalis, saluran mani, dan saluran prostat.
4. Zona Transisi
Zona transisi merupakan bagian paling dalam sekaligus paling kecil dari kelenjar prostat dengan berat hanya sekitar 10% dari keseluruhan kelenjar prostat. Zona transisi ini mengelilingi sepertiga bagian atas uretra.
Zona transisi pada kelenjar prostat adalah satu-satunya bagian yang terus tumbuh seumur hidup. Itulah mengapa zona ini kerap menjadi tempat awal terjadinya penyakit pembesaran prostat jinak atau benign prostate hyperplasia (BPH).
Fungsi Kelenjar Prostat
Apakah fungsi kelenjar prostat? Perlu diketahui, kelenjar prostat memiliki peran penting terhadap sistem reproduksi atau kesuburan pria. Kelenjar prostat berfungsi untuk menghasilkan air mani, memproduksi hormon, mengatur aliran urine, dan masih banyak lagi.
Berikut adalah penjelasan mengenai fungsi kelenjar prostat selengkapnya.
1. Memproduksi Air Mani
Salah satu fungsi kelenjar prostat pada reproduksi pria adalah membantu testis memproduksi cairan alkali yang mengandung sel sperma. Cairan tersebut kemudian membentuk air mani (cairan semen) dan dikeluarkan ketika pria ejakulasi.
Cairan semen memiliki antibodi yang berguna melindungi sperma dan sistem urinaria dari bakteri penyebab penyakit. Cairan ini juga bertugas untuk menutrisi sel sperma agar mampu bergerak dengan efektif dalam rahim wanita agar tercapai fertilisasi.
2. Membantu Memompa Sperma
Selain memproduksi, fungsi kelenjar prostat adalah membantu memompa sperma selama berhubungan seksual. Hal ini bertujuan agar sel sperma mampu melakukan perjalanan jauh dan bertahan lama di dalam rahim untuk membuahi sel telur.
3. Menciptakan Ereksi
Kelenjar prostat rupanya menjadi salah satu G-Spot pada pria, yaitu titik rangsang yang berada di area kemaluan. Karena itu, kelenjar prostat dapat menciptakan dan mempertahankan ereksi ketika sedang berhubungan seksual.
4. Menghasilkan Enzim PSA
Fungsi kelenjar prostat lainnya adalah melepaskan enzim bernama Prostate specific antigen (PSA). Enzim tersebut berfungsi untuk mencairkan air mani atau cairan semen setelah dikeluarkan penis, sehingga sel sperma bisa bergerak secara aktif menuju sel telur.
Akan tetapi, jika kelenjar prostat memproduksi enzim PSA secara berlebihan, hal ini bisa menjadi salah satu indikasi kanker prostat. Itulah mengapa pria disarankan untuk memeriksakan kadar PSA secara rutin.
5. Mengontrol Aliran Urine
Mengontrol aliran urine dalam saluran kemih juga menjadi salah satu fungsi kelenjar prostat. Hal ini berguna untuk memastikan bahwa urine tidak bercampur dengan sperma ketika pria sedang berejakulasi.
Fungsi lain dari kelenjar prostat adalah mencegah terjadinya infeksi saluran kemih. Tahap sekresi prostat dapat membantu melindungi saluran kemih dari bakteri atau kuman lain yang dapat menyebabkan infeksi pada uretra.
6. Menunjang Hormon Pria
Fungsi kelenjar prostat selanjutnya adalah mendukung kinerja hormon testosteron pada pria. Tidak hanya itu, jaringan ini juga berperan dalam menghasilkan hormon DHT (dihidrotestosteron) yang berguna memberikan dorongan seksual pada pria.
Gangguan pada Kelenjar Prostat
Sejumlah gangguan atau kondisi medis yang dapat memengaruhi fungsi kelenjar prostat adalah sebagai berikut:
1. BPH
BPH (benign prostate hyperplasia) atau pembesaran prostat adalah kondisi ketika kelenjar prostat mengalami pembesaran, namun bukan dikarenakan kanker. Pembesaran ini dapat menekan saluran kemih dan membuat kandung kemih menebal. Sehingga, proses pengeluaran urine menjadi terganggu.
2. Prostatitis
Prostatitis adalah peradangan pada kelenjar prostat yang dapat disebabkan oleh infeksi. Kondisi ini biasanya dipicu oleh infeksi saluran kemih atau penyakit menular seksual. Prostatitis lebih sering dialami pada pria berusia 30–50 tahun atau pria dengan imun lemah.
3. Kanker Prostat
Kanker prostat adalah salah satu kanker yang harus diwaspadai oleh pria. Kondisi ini terjadi ketika sel-sel di dalam kelenjar prostat tumbuh secara tidak normal. Namun, hingga kini belum diketahui secara pasti apa penyebab kanker prostat.

Cara Menjaga Kesehatan Fungsi Kelenjar Prostat
Beberapa hal yang dapat dilakukan pria untuk menjaga kesehatan fungsi kelenjar prostat adalah sebagai berikut:
- Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi sembang, seperti buah dan sayuran.
- Berolahraga secara rutin.
- Menghindari konsumsi daging merah, daging berlemak, dan makanan tinggi garam secara berlebih.
Selain menerapkan gaya hidup sehat di atas, Anda juga bisa melakukan medical check up secara rutin untuk mencegah kanker prostat atau gangguan prostat lainnya menggunakan paket MCU Skrining Kanker Prostat dari Siloam Hospitals.
Apabila Anda memiliki keluhan lainnya, segera kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk mendapat diagnosis dan penanganan yang tepat dari dokter kami. Gunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, atau buat janji dengan dokter terkait. Anda juga dapat menggunakan aplikasi MySiloam untuk berkonsultasi dengan dokter secara online. Mari jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Ambon
Tersedia :
Tersedia hari ini








