Ketahui Hubungan Risiko dari Hipertensi ke Serangan Jantung
Kesehatan Tubuh

Ketahui Hubungan Risiko dari Hipertensi ke Serangan Jantung

09 Mei 2025 4 menit waktu baca
Punya Hipertensi? Waspada Serangan Jantung!

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi klinis dimana tekanan darah sistolik mencapai ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg yang diukur pada saat istirahat. Penyakit ini disebut juga sebagai "silent killer" karena penyakit ini tidak menimbulkan keluhan ataupun gejala yang nyata pada penderitanya.

 

Penyakit ini umumnya terdiagnosa melalui skrining atau saat memeriksakan diri terkait penyakit lain. Namun, pada sebagian orang, keluhan seperti sakit kepala, pusing, telinga berdenging, gangguan penglihatan, nyeri di daerah dada, serta sulit bernapas bahkan seperti ingin pingsan, bisa jadi merupakan tanda-tanda dari hipertensi.

 

Mungkin Anda selama ini hanya mengenal hipertensi secara umum saja, namun nyatanya terdapat beberapa tingkat dari kondisi ini atau biasa disebut sebagai kategori hipertensi. Oleh karena itu, pengukuran tekanan darah penting dilakukan untuk menentukan sudah sampai tahap mana hipertensi yang dialami. 

 

Pemeriksaan darah sendiri yang diukur adalah tekanan sistolik dan diastolik, dimana tekanan darah Anda dikatakan normal jika sistoliknya kurang ≤ 120 mmHg dan diastoliknya ≤ 80 mmHg atau biasa ditulis dengan 120/80 mmHg. 

 

Kategori Hipertensi 

 

Secara umum, hipertensi dapat dikategorikan menjadi 4 bagian, yakni:

  • Hipertensi stage 3: ≥ 180/110 mmHg

  • Hipertensi stage 2: 160 - 179/100 - 109 mmHg

  • Hipertensi stage 1: 140 - 159/90 - 99 mmHg

  • Hipertensi sistolik: ≥ 140/< 90 mmHg

 

Faktor Risiko Hipertensi 

 

Risiko terkena penyakit ini bisa dialami oleh seseorang yang memiliki kolesterol tinggi, penyakit ginjal, obesitas, asam urat tinggi, dan diabetes melitus. Namun ada juga faktor risiko hipertensi lain yang dipengaruhi oleh gaya hidup, antara lain seperti:

 

1. Stres

 

Kondisi ini tentunya dapat membuat Anda tertekan sehingga menyebabkan tekanan darah ikut meningkat. Oleh karena itu, sangat penting untuk melatih dan mengasah manajemen stress agar Anda dapat terhindar dari hipertensi.

 

2. Terlalu banyak konsumsi garam 

 

Garam memiliki sifat menahan cairan di dalam tubuh. Jadi, bila terlalu banyak cairan yang tertahan bisa menambah beban kinerja jantung dan pembuluh darah sehingga tekanan darah pun meningkat. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk memahami takaran garam agar sesuai dengan kebutuhan agar terhindar dari hipertensi.

 

3. Kekurangan vitamin D

 

Ginjal memproduksi enzim yang sangat berpengaruh pada tekanan darah. Kekurangan vitamin D bisa mempengaruhi kerja dari enzim tersebut sehingga membuat tekanan darah meningkat dan menyebabkan hipertensi. Oleh karena itu, Anda harus memahami seberapa pentingnya vitamin D bagi tubuh kita.

 

4. Tidak aktif secara fisik 

 

Seseorang yang rutin melakukan aktivitas fisik seperti olahraga memiliki detak jantung yang lebih rendah atau lebih tenang daripada yang tidak aktif secara fisik. Semakin tinggi detak jantung, maka semakin berat kerja jantung dan semakin kuat pula tekanan pada dinding arteri. 

 

Benarkah Hipertensi Menyebabkan Masalah Jantung? 

 

Hipertensi memang dinyatakan sebagai salah satu faktor penyebab dari penyakit jantung koroner. Hal ini dikarenakan tekanan darah tinggi bisa membuat otot-otot jantung mengalami penebalan dan kekakuan sehingga membuat jantung kesulitan untuk memompa darah.

 

Kondisi ini pada akhirnya dapat menyebabkan kegagalan fungsi karena menopang beban yang terlalu berat untuk memompa darah. Penyakit ini juga bisa menyebabkan arteri yang mengelilingi jantung mengeras, yang pada akhirnya dapat memicu timbulnya serangan jantung. 

 

Apa Saja Tanda Serangan Jantung?

 

Serangan jantung merupakan kondisi serius yang tidak bisa Anda sepelekan karena bisa mengancam nyawa, sehingga sangat penting untuk mengetahui tanda apa saja yang mengindikasikan kondisi tersebut. Beberapa diantaranya adalah:

  • Sesak napas.

  • Rasa mual.

  • Nyeri atau seperti ada tekanan pada dada atau lengan atas.

  • Berkeringat meskipun tidak melakukan banyak kegiatan. 

 

Ada beberapa cara pencegahan hipertensi yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari serangan jantung, seperti diet seimbang dan rendah garam, berolahraga secara teratur, tidak merokok dan konsumsi alkohol, serta menurunkan berat badan jika obesitas. Anda dapat mengonsumsi obat untuk mengontrol tekanan darah sesuai anjuran dokter.

 

Oleh karena itu mari kontrol tekanan darah sejak dini dengan melatih dan menerapkan gaya hidup sehat dan melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala untuk menghindari komplikasi hipertensi terhadap penyakit jantung. 

 

Jika Anda berkenan melakukan pemeriksaan tekanan darah Anda agar terhindar dari penyakit jantung, Anda bisa kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan informasi mengenai medical check up yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda dan mendapatkan pemeriksaan langsung, serta diagnosis dari dokter.

 

Anda juga dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk memudahkan akses pelayanan kesehatan di Siloam Hospitals. Fitur tersebut telah dilengkapi dengan informasi mengenai jadwal dokter dan pembuatan janji temu dengan dokter terkait.

 

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan secara mudah dan cepat. Segera miliki aplikasinya sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Aplikasi My Siloam (1)

Dokter Kami
dr-jeffrey-wirianta-spjp-fiha

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Jeffrey Wirianta, SpJP (K), FIHA

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Heart Hospital

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail