Mammografi: Tujuan dan Orang yang Perlu Menjalaninya
Kesehatan Tubuh

Mammografi: Tujuan dan Orang yang Perlu Menjalaninya

19 November 2025 3 menit waktu baca
mammografi adalah

Kanker payudara merupakan penyakit yang sering kali tak disadari kemunculannya. Hal ini membuat banyak pasien kanker payudara baru tahu bahwa ia mengidap penyakit ini setelah memasuki stadium lanjut. Padahal, prosedur pemeriksaan mammografi adalah salah satu langkah pencegahan yang bisa dilakukan. 

 

Lantas, apa itu mammografi dan siapa saja yang perlu menjalaninya? Berikut ulasannya.

 

Apa itu Mammografi?

 

Sekitar 60 sampai 70 persen pasien datang ke saya dalam keadaan kanker yang sudah masuk stadium lanjut. Padahal, hal ini bisa dicegah jika pasien melakukan deteksi dini kanker payudara salah satunya dengan mammografi.

 

Mammografi adalah pemeriksaan radiologi yang ditujukan untuk melihat ada atau tidaknya kelainan yang mengarah pada kanker di area payudara. Prosedur ini menggunakan foto X-Ray dan disarankan untuk pasien yang berusia di atas 35 atau 40 tahun. Pemeriksaan mammografi penting untuk dilakukan karena cukup sensitif untuk mendeteksi tanda dan gejala awal kanker payudara.

 

Selain termasuk pemeriksaan yang sederhana, biaya mammografi juga relatif murah. Saat ini pemeriksaan mammografi pun sudah tersedia di banyak rumah sakit. Meski memeriksa benjolan payudara bisa dilakukan di rumah dengan pemeriksaan payudara sendiri (metode SADARI), hal ini tidaklah cukup. 

 

Ini karena metode SADARI terkadang dilakukan dengan teknik yang kurang tepat. Akibatnya, benjolan tidak terdeteksi. Oleh sebab itu, mammografi adalah salah satu solusinya. Jadi, apakah hasil mammografi akurat? Perlu diketahui juga bahwa mammografi memang tidak 100% efektif.

 

Itu sebabnya dokter biasanya akan mengombinasikan mammografi dengan pemeriksaan lain seperti USG atau MRI payudara. Kombinasi pemeriksaan ini dilakukan jika hasil mammografi mengarah pada kanker payudara.

 

Kelompok Orang yang Perlu Menjalani Mammografi

 

Setiap wanita yang berusia di atas 40 tahun disarankan untuk melakukan mammografi. Ini karena risiko kanker payudara meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Lantas mengapa harus mammografi? Ini karena di usia lanjut, payudara penuh dengan jaringan lemak, bukan lagi kelenjar susu seperti saat muda.

 

Mammografi adalah pemeriksaan yang mampu mendeteksi keberadaan sel kanker pada jaringan lemak yang memenuhi payudara. Mammografi hanya diperuntukkan bagi wanita berumur 40 tahun ke atas karena paparan radiasi dari X-Ray sejak usia muda justru meningkatkan risiko kanker.

 

Mammografi juga sangat direkomendasikan apabila Anda memiliki riwayat penyakit keluarga yang mengidap kanker payudara atau ovarium. Pasalnya, risiko Anda untuk terkena penyakit yang sama juga meningkat.

 

Bagi Anda yang berusia di atas 40 tahun, sebaiknya lakukan mammografi setiap 1 atau 2 tahun sekali. Anda bisa mendatangi Siloam Hospitals terdekat yang menyediakan pemeriksaan mammografi, termasuk salah satunya MRCCC Siloam Hospitals Semanggi.

 

Tapi, Tidak Semua Orang Dianjurkan Mammografi

 

Meski tujuan pemeriksaan mammografi adalah sebagai skrining kanker payudara, ibu hamil dan atau menyusui tidak disarankan melakukan pemeriksaan yang satu ini. 

 

Mammografi adalah prosedur dengan teknologi X-Ray yang dapat memancarkan radiasi. Radiasi pada mammografi bisa mengganggu perkembangan janin. Apabila mammografi sangat diperlukan, prosedur ini bisa saja dilakukan dengan menutup area perut dengan timbal.

 

Namun, secara etika memang tidak diperbolehkan karena berpotensi mengganggu kesehatan janin, terutama jika prosedur dilakukan di trimester pertama kehamilan. Selain itu, bahkan jika ternyata sang ibu memiliki sel kanker pada payudaranya, tidak ada prosedur pengobatan yang bisa dilakukan sebelum bayi dilahirkan. Oleh karena itu, mammografi tidak direkomendasikan untuk ibu hamil.

 

Selain itu, mammografi juga lebih disarankan pada mereka yang berusia 40 tahun ke atas. Artinya, kebanyakan wanita hamil di usia lebih muda dari 40 tahun. Hal ini membuat USG payudara lebih direkomendasikan ketimbang mammografi.

 

Selain ibu hamil, ibu menyusui juga tidak disarankan melakukan mammografi. Pada ibu menyusui, prosedur pemeriksaan mammografi akan terasa sangat menyakitkan. Pasalnya, payudara ibu menyusui penuh dengan ASI. Menekan payudara dengan alat mammografi hanya akan membuat payudara yang sudah nyeri semakin terasa nyeri dan menyiksa.

 

Sekian informasi seputar tujuan pemeriksaan mammografi yang dapat kami rangkum. Mammografi adalah prosedur yang sangat direkomendasikan bagi setiap wanita, khususnya apabila Anda memiliki keluarga dengan riwayat kanker.

 

Segera lakukan deteksi dini dengan melakukan pemeriksaan di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. Tersedia paket Medical Check Up - Skrining Kanker untuk Anda pilih sesuai kebutuhan.

 

Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk memudahkan akses pelayanan kesehatan di Siloam Hospitals. Fitur tersebut telah dilengkapi dengan informasi mengenai jadwal dokter dan pembuatan janji temu dengan dokter terkait.


Selain itu, Anda juga bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan secara mudah dan cepat. Segera miliki aplikasinya sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Digital Booking Radiologi

Dokter Kami
dr-jeffry-beta-tenggara-sppd-khom

Online & Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Jeffry Beta Tenggara, SpPD-KHOM

Onkologi (Kanker)

Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Hematologi Onkologi Medik


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-widjoyo-spb

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Widjoyo, SpB

Bedah Umum

Spesialis Bedah


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-roland-octavianus-karema-spb

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Roland Octavianus Karema, SpB

Bedah Umum

Spesialis Bedah


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Sabtu, 30 Mei 2026

message

ArticleDetail