Kesehatan Tubuh
5 Cara Mengatasi CTS (Carpal Tunnel Syndrome), Efektif!

Table of Contents
Carpal tunnel syndrome atau CTS adalah suatu sindrom di mana telapak dan pergelangan tangan terasa nyeri dan kesemutan. Kondisi ini dapat terjadi akibat adanya tekanan berlebih pada saraf median di sekitar pergelangan tangan. Lantas, bagaimana cara mengatasi CTS tersebut?
Untuk mengetahui cara mengatasi CTS selengkapnya, mari simak ulasan di bawah ini hingga tuntas.
Berbagai Cara Mengatasi CTS (Carpal Tunnel Syndrome)
Seseorang dengan rutinitas yang melibatkan pergerakan tangan berulang kali, seperti mengetik dan menggunakan mouse komputer atau mengalami cedera pada pergelangan tangan, cenderung berisiko lebih tinggi untuk mengalami carpal tunnel syndrome (CTS). Kondisi ini biasanya dapat menimbulkan sejumlah gejala, seperti:
-
Kesemutan.
-
Nyeri dan mati rasa di sekitar jari-jari tangan (kecuali kelingking) dan tangan.
-
Melemahnya otot tangan dan jari-jari tangan sehingga kekuatan genggaman dan motorik halus tangan menjadi lebih lemah.
Gejala CTS tersebut dapat hilang timbul dalam jangka waktu tertentu sehingga berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari penderitanya. Oleh karenanya, untuk mencegah kondisi tersebut, terdapat sejumlah cara mengatasi CTS yang dapat dilakukan, di antaranya sebagai berikut.
1. Mengistirahatkan Pergelangan Tangan
Saat merasakan gejala CTS, sebaiknya hentikan aktivitas dan istirahatkan pergelangan tangan yang terasa nyeri untuk sementara waktu. Lalu, letakkan kompres dingin di sekitar pergelangan tangan selama 10–15 menit dan lakukan setiap 1–2 jam sekali untuk membantu meredakan rasa nyeri.
2. Melakukan Peregangan
Salah satu pengobatan CTS tanpa operasi adalah melakukan peregangan di sekitar jari-jari tangan, tangan, dan pergelangan tangan secara rutin. Cara ini diketahui dapat membantu mengurangi tekanan pada saraf median sehingga dapat mengurangi rasa nyeri, kesemutan dan mati rasa pada tangan.
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah sejumlah metode peregangan sederhana yang dapat dilakukan untuk meredakan gejala CTS.
-
Peregangan jari-jari tangan: Kepalkan tangan, lalu buka jari tangan hingga mengarah ke atas secara perlahan. Ulangi langkah tersebut hingga gejala CTS mereda.
-
Peregangan karpal: Letakkan telapak tangan pada dinding dengan posisi jari tangan mengarah ke bawah. Lalu, tarik ibu jari ke arah belakang menggunakan satu tangan lainnya.
-
Peregangan otot pergelangan tangan: Kepalkan tangan, lalu tarik kepalan tangan tersebut ke arah bawah menggunakan satu tangan lainnya. Tahan posisi tersebut selama beberapa detik, lalu lepaskan.
3. Penggunaan Obat-obatan
Cara mengatasi gejala CTS berikutnya adalah dengan menggunakan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), seperti ibuprofen dan sodium (natrium) diclofenac untuk meredakan rasa nyeri pada tangan. Selain itu, dokter juga dapat memberikan suntikan kortikosteroid untuk mengurangi peradangan dan pembengkakkan di sekitar pergelangan tangan. Namun, perlu diketahui bahwa efek dari suntikan kortikosteroid biasanya hanya bersifat sementara.
4. Penggunaan Penyangga Khusus pada Pergelangan Tangan (Wrist Support)
Penanganan carpal tunnel syndrome juga dapat dilakukan dengan menggunakan penyangga khusus (wrist support) untuk meminimalkan gerakan, menjaga agar pergelangan tangan tetap lurus, dan mencegah tekukan pada pergelangan tangan. Alat ini biasanya digunakan pada malam hari dalam kurun waktu setidaknya selama 3 minggu.
5. Tindakan Operasi
Jika keluhan pasien CTS tidak kunjung membaik meskipun telah menerapkan cara-cara di atas, dokter dapat menindaklanjutinya dengan melakukan tindakan operasi atau dikenal dengan dekompresi lorong karpal.
Sebelum melakukan tindakan ini, dokter dapat melakukan sejumlah pemeriksaan pencitraan terlebih dahulu, seperti MRI, CT scan, serta elektromiografi untuk mengevaluasi kondisi saraf, jaringan, dan tulang di sekitar pergelangan tangan. Setelah itu, dokter dapat melakukan tindakan pembedahan melalui operasi terbuka atau operasi lubang kunci (endoskopi).
Setelah prosedur operasi selesai dilakukan, dokter akan meletakkan bebat atau gips pada tangan pasien dan memosisikannya hingga setinggi dada. Pasien juga diminta untuk menggerakkan jari-jari tangan secara perlahan untuk mengurangi pembengkakan dan mencegah kekakuan tangan pascaoperasi.
Demikian berbagai cara mengatasi CTS baik secara medis maupun dengan perawatan mandiri di rumah yang penting untuk dilakukan. Namun, jika gejala CTS tidak kunjung mereda, sebaiknya segera konsultasikan hal tersebut dengan dokter Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan diagnosis serta penanganan yang tepat dan sesuai dengan kondisi tubuh.
Sebelum itu, manfaatkan fitur Cari Dokter untuk memudahkan Anda dalam mencari informasi dan menjadwalkan pertemuan dengan dokter pilihan. Atau, gunakan juga aplikasi MySiloam untuk pemesanan paket pemeriksaan radiologi seperti Rontgen Pergelangan Tangan sesuai dengan anjuran dokter.
Seluruh paket Cek Radiologi ini dapat ditemukan di dalam fitur Siloam Digital Lab & Radiologi yang telah dilengkapi fitur Online Queue sehingga memungkinkan pasien untuk antre secara online. Unduh MySiloam sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kelvin Yuwanda, SpN, CIPS, AIFO-K
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Spesialis Neurologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Jerry Hartawan Saputra, SpN, M.Si.Med
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Spesialis Neurologi
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Dorothea Fortuna Meita Caturwulan, M.Kes, Sp.N, F.MIN, CIPS, FIPP
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Spesialis Neurologi
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini







