6 Tanda Gigi Berlubang dan Cara Mengatasinya
Kesehatan Tubuh

6 Tanda Gigi Berlubang dan Cara Mengatasinya

28 Oktober 2024 4 menit waktu baca
Tanda gigi berlubang

Salah satu tanda gigi berlubang yang paling mudah diamati adalah adanya lubang pada gigi dan munculnya rasa nyeri yang cukup mengganggu pada gigi tersebut. Perlu diketahui, lubang pada gigi dapat terjadi karena enamel (lapisan terluar) gigi terkikis.

 

Meski kondisi ini merupakan keluhan yang umum terjadi, penting untuk mengenali gejala gigi berlubang agar dapat dilakukan penanganan lebih awal dan mencegah kerusakan gigi yang lebih parah. Simak artikel berikut ini untuk mengetahui sejumlah tanda gigi berlubang, penyebab, hingga cara mengatasinya.

 

Tanda Gigi Berlubang

 

Gigi berlubang merupakan salah satu masalah gigi yang paling umum. Jika dibiarkan, lubang pada gigi dapat semakin besar dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan gigi lainnya. Berikut adalah penjelasan mengenai tanda gigi berlubang dan beberapa gejala yang menyertainya.

 

1. Terdapat Lubang pada Gigi

 

Tanda gigi berlubang yang pertama adalah munculnya lubang pada gigi tertentu. Lubang ini terbentuk ketika bakteri telah berhasil merusak seluruh enamel dari gigi. Proses perusakan tersebut pun akan terjadi lebih cepat apabila penderita kurang menjaga kebersihan pada gigi.

 

Oleh karena itu, apabila sudah menyadari adanya lubang pada gigi, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Dokter akan menutup lubang tersebut agar gejala gigi berlubang tidak semakin meluas dan menyebabkan komplikasi lainnya.

 

2. Sensitif dan Nyeri

 

Gigi sensitif merupakan ciri-ciri gigi berlubang yang cukup sering diabaikan. Beberapa orang biasanya hanya menganggap rasa nyeri yang timbul sebagai sakit gigi biasa tanpa mengetahui adanya lubang pada gigi, sehingga kondisi ini sering kali tidak mendapat penanganan dengan segera.

 

Rasa nyeri atau sakit gigi akibat gigi berlubang biasanya muncul ketika penderita mengonsumsi makanan panas atau dingin, dan akan semakin parah ketika sedang mengonsumsi makanan manis. 

 

Munculnya nyeri terjadi karena berkurangnya atau hilangnya enamel pada gigi sehingga makanan langsung mengenai saraf. Nyeri saat mengunyah makanan ini dapat menyebabkan penderita kehilangan nafsu makan, yang jika terjadi berkepanjangan dapat memicu kelemahan tubuh dan kekurangan nutrisi.

 

3. Keluar Darah dari Gusi pada Gigi Berlubang

 

Pada beberapa kasus, penderita dapat mengeluhkan keluarnya darah dari gusi pada gigi berlubang. Darah tersebut dapat disebabkan oleh infeksi atau peradangan dari gigi yang sudah menyebar ke gusi sehingga membuat gusi menjadi mudah berdarah. 

 

4. Timbul Stain pada Gigi

 

Tanda gigi berlubang berikutnya adalah munculnya stain pada gigi. Stain merupakan noda pada gigi yang berwarna putih, cokelat, atau hitam. Noda ini bisa berkembang semakin luas mengikuti luas permukaan gigi apabila tidak segera ditangani. Jika hal tersebut terjadi, penderita disarankan untuk segera mengunjungi dokter gigi. Karena jika dibiarkan, kondisi ini dapat menimbulkan rasa nyeri pada gigi dan menandakan bahwa gigi sudah dalam keadaan yang buruk.

 

5. Bau Mulut

 

Bau mulut juga bisa menjadi salah satu tanda gigi berlubang yang jarang disadari. Pasalnya, bau mulut pun cenderung tidak disadari oleh penderitanya. Bau mulut tersebut terjadi karena adanya penumpukan bakteri yang berkembangbiak pada gigi berlubang yang tidak dibersihkan. 

 

Jika tidak segera ditangani, gigi berlubang tersebut dapat menyebabkan bau mulut berkepanjangan. Hal ini tentu akan mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari penderita.

 

6. Gangguan Tidur

 

Tanda gigi berlubang selanjutnya adalah munculnya rasa nyeri tanpa mengenal waktu, termasuk saat penderitanya tidur. Hal ini berisiko menyebabkan gangguan tidur karena penderita tidak dapat tidur dengan nyenyak dan kualitas tidurnya pun menurun. 

 

Penyebab Gigi Berlubang

 

Gigi berlubang disebabkan oleh tumpukan plak yang menempel di gigi. Plak tersebut berasal dari sisa-sisa makanan yang mengandung pati dan gula. Apabila tidak rutin dibersihkan, plak tersebut akan diubah menjadi asam oleh bakteri di dalam mulut.

 

Akibatnya, asam tersebut akan secara perlahan mengikis lapisan paling luar dari gigi (enamel). Seiring berjalannya waktu, akan terbentuk lubang pada gigi. Apabila terus dibiarkan, asam dan bakteri akan semakin menggerogoti hingga bagian dalam sampai ke pulpa gigi.

 

Adapun beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya gigi berlubang adalah sebagai berikut:

 

  • Faktor usia. Seiring bertambahnya usia, enamel gigi akan menipis secara alami dengan produksi air liur yang semakin menurun.

  • Terlalu sering mengonsumsi makanan dan minuman manis.

  • Jarang sikat gigi, terlebih setelah makan.

  • Tidak menggunakan pasta gigi dengan kandungan fluoride.

  • Mengidap gangguan makan, seperti bulimia atau anoreksia.

  • Menderita mulut kering dan penyakit refluks asam lambung (GERD).

  • Rutin mengonsumsi produk herbal atau suplemen yang mengandung gula maupun pemanis buatan.

 

Cara Mengatasi Sakit Gigi akibat Gigi Berlubang

 

Penting diingat bahwa tindakan medis dari dokter gigi adalah solusi terbaik untuk mengatasi gigi berlubang. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sakit gigi akibat gigi berlubang adalah sebagai berikut:

 

  • Perawatan menggunakan gel fluoride, varnish, atau pasta gigi pada area gigi berlubang.

  • Penambalan gigi berlubang.

  • Penggantian mahkota gigi, yaitu memasang selubung gigi palsu di atas gigi yang rusak.

  • Perawatan saluran akar gigi, apabila kerusakan gigi sudah menyebar ke pulpa.

 

Sementara itu, cara yang bisa dilakukan untuk mencegah gigi berlubang adalah menjaga kebersihan gigi dan mulut secara keseluruhan, salah satunya dengan menyikat gigi secara rutin atau 2–3 kali dalam sehari dan menggunakan obat kumur yang sesuai.

 

Perlu digarisbawahi bahwa informasi di atas hanya untuk tujuan edukasi sehingga tidak bisa menggantikan saran dari tenaga medis profesional. Maka dari itu, jika Anda mengalami masalah gigi yang cukup mengganggu, segera berkonsultasi dengan Dokter Gigi di Siloam Hospitals terdekat. Tenaga medis profesional akan memastikan prosedur medis yang dilakukan telah sesuai dengan kondisi pasien.

 

Agar lebih praktis, Anda juga bisa memanfaatkan aplikasi MySiloam yang dilengkapi dengan fitur untuk mencari informasi jadwal praktik hingga reservasi pertemuan dengan dokter terkait. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

 

Digital Booking Laboratorium

Dokter Kami
besar-riyantospkg

Kunjungi Rumah Sakit

drg. Besar Riyanto, SpKG

Kedokteran Gigi

Spesialis Konservasi Gigi Subspesialis Endodontik


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

drg-rudy-spkg

Kunjungi Rumah Sakit

drg. Rudy, SpKG, SH, FISQua, FICD

Kedokteran Gigi

Spesialis Konservasi Gigi Subspesialis Endodontik


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

drg-halida-

Kunjungi Rumah Sakit

drg. Halida

Kedokteran Gigi

Dokter Gigi


Siloam Hospitals Mataram

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail